33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Gagal Bendung Awan ke Bhayangkara

Maksimalkan Aji dan Satria di Bawah Mistar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Kekhawatiran  PSIS kehilangan kiper utama mereka, Awan Setho Raharjo menjadi kenyataan. Eks kiper Timnas U-19 itu saat ini telah merapat ke tim asalnya Bhayangkara FC hingga waktu yang tidak ditentukan.

Status pinjaman kiper asal Semarang itu sebenarnya berlangsung hingga Liga 2 berakhir. Namun karena Bhayangkara FC mengalami krisis penjaga gawang maka Awan Setho diminta merapat ke timnya yang kini berlaga di Liga 1. “Awan saat ini sudah kembali ke Bhayangkara untuk memenuhi panggilan. Kami masih menunggu kabar selanjutnya meskipun tentunya kami berharap masih bisa menggunakan tenaga Awan,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Atas kenyataan tersebut, berarti tim berjuluk Mahesa Jenar saat ini tinggal memiliki stok dua penjaga gawang yaitu Aji Bayu Putra dan Satriawan Eka Putra. Sedangkan seorang kiper lainnya Feri Bagus Kurniawan masih dalam masa penyembuhan cedera bahu.

Stok dua kiper yang ada bisa dikatakan cukup minim. Apalagi satu diantaranya yaitu Satriawan Eka Putra adalah pemain magang yang akhirnya didaftarkan lantaran Feri Bagus membutuhkan waktu yang lama untuk pemulihan cedera.

Otomatis Mahesa Jenar tinggal memiliki Aji Bayu Putra yang siap main. Kiper asal Brebes tersebut juga sudah dijajal turun sebagai starter ketika PSIS menjamu PPSM kemarin. Aji juga telah turun di bawah mistar PSIS selama beberapa kali laga uji coba lalu. “Ya mau bagaimana lagi mau tidak mau kami harus memaksimalkan kiper yang ada. Persoalan dua kiper yang ada hanya jam terbang saja. Kalau dari segi kualitas mereka layak untuk turun di Liga 2. Dan kami berharap mereka bisa maksimal,” sambung Liluk. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Siapa Bisa Mengisi Tempat yang Ditinggalkan Didi Kempot? (19/Habis)

Hanya yang mampu menghadirkan corak baru dan memandang musik sebagai ritus hidup bersama yang bisa setara atau melampaui Didi Kempot. Berikut adalah tulisan penutup...

Pendidikan Budi Pekerti Bentuk Karakter Siswa

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pendidikan budi pekerti sangat dibutuhkan bagi pembentukan karakter siswa, termasuk ditingkat SLTA. Sebab, dengan bekal budi pekerti ini, siswa dapat membentengi...

Fokus Majukan Pariwisata Jawa Tengah

Bagi Joko Suratno, pariwisata merupakan sebagian dari nafasnya. Bagaimana tidak, selain sebagai pengusaha tour and travel di Semarang dan Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata...

Jadi Wadah Kelompok Usaha Berkreasi

SEMARANG - Tangan Terampil merupakan kelompok usaha bersama yang bergerak di bidang pemberdayaan usaha kecil menengah, khususnya bagi para pelaku bisnis. Franssisca Nugraheni yang...

Junjung Sportivitas Lewat Lomba Panahan

MUNGKID-Bupati Magelang Zaenal Arifin secara resmi membuka lomba panahan Bupati Cup 2017 di Sirkuit Panahan Gondang Lor, Desa Pakunden Kecamatan Ngluwar, Senin (30/1). Kegiatan...

Dukung 2019 Bebas Pasung

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG-Pemasungan, apapun alasannya, merupakan tindakan merampas kebebasan dan hak asasi seseorang termasuk hak untuk medapatkan pelayanan kesehatan. Data epidemiologi dan laporan kasus pasung...