32 C
Semarang
Jumat, 25 Juni 2021

Buka Puasa, Menu Tradisional Lebih “Nendang”

Tak sampai sepekan ke depan, bulan Ramadan telah tiba. Menyambut bulan suci tersebut, biasanya disiapkan menu-menu special, baik untuk berbuka maupun makan sahur. Resto-resto di hotel tak terkecuali. “Perang” kuliner berbuka nan lezat pun saat ini tengah disiapkan.

SEPERTI yang dilakukan Star Hotel. Prima Restaurant Star Hotel, tengah menyusun menu-menu khas buka puasa maupun makan sahur yang siap dinikmati para tamu hotel maupun masyarakat umum yang akan berbuka puasa di hotel yang berada di kawasan Peterongan, Semarang, tersebut.

Sajian tradisional tampaknya dipilih oleh Prima Restaurant, dengan sajian yang begitu menggugah selera. Bahan dasar manu rumahan seperti tempe, bakso, ikan dengan lalapan serta aneka sambal khas daerah yang pasti tepat sebagai hidangan buka puasa siap disajikan.

Aneka menu tersebut diolah dengan cita rasa tradisional yang kaya bumbu rempah. Prima Restaurant Star Hotel Semarang menilai, masyarakat lebih menyukai makanan ibu (tradisional) sebagai pilihan berbuka pada bulan Ramadan, dibanding masakan western misalnya.

ALA SUNDA: Karedok, menu tradisional biasa yang menjadi luar biasa di tangan Chef Iskandar. (FOTO-FOTO: NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ALA SUNDA: Karedok, menu tradisional biasa yang menjadi luar biasa di tangan Chef Iskandar. (FOTO-FOTO: NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

ALA SUNDA: Karedok, menu tradisional biasa yang menjadi luar biasa di tangan Chef Iskandar. (FOTO-FOTO: NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ALA SUNDA: Karedok, menu tradisional biasa yang menjadi luar biasa di tangan Chef Iskandar. (FOTO-FOTO: NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

 

Beberapa menu yang siap memanjakan lidah tersebut di antaranya Ayam. Dengan mengusung tema “Indonesian Tradisional Food”, Ayam kremes dimasak dengan bumbu rempah dan lalapan segar. Serta tambahan menu pelengkap lain, Ikan Sambel Matta dengan Karedok, Telur, Tempe, dan Tahu. Sederhana, namun begitu menggoda selera.

“Konsep Indonesian Tradisional Food ini luar biasa peminatnya, saat disajikan sebagai menu berbuka. Pernah kami menghidangkan menu western, namun nyatanya masyarakat lebih menggemari makanan ibu,” kata Chef Prima Restaurant Star Hotel, Iskandar.

Dia juga pernah membuat sajian makanan untuk buka puasa ala Timur Tengah. Namun nyatanya masyarakat lebih cocok lidahnya ketika menikmati makanan daerah sendiri sebagai menu sehari-hari.  “Kami sengaja memberikan makanan indonesia karena berkaca pada tahun sebelumnya. Ternyata makanan sendiri itu lebih dinikmati, sehingga saya yakin bila teman-teman lebih menikmati makanan Indonesia,” ujarnya. (mg30/smu)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here