33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Laga Lawan Persis Paling Ditunggu

PSIS Tanpa M Yunus

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – PSIS dan Persis Solo terus saling mengkudeta posisi capolista alias pemuncak klasemen sementara. Saat ini PSIS akhirnya harus puas menjadi raja semalam setelah posisi puncak klasemen sementara Grup 4 kembali diambil alih oleh Persis Solo yang pada matchday kelima Jumat (19/5) kemarin secara mengejutkan sukses menggulung tuan rumah Persipon 3-0.

Atas hasil tersebut baik PSIS maupun Persis saat ini sama-sama mengoleksi 13 poin hasil dari empat kali kemenangan dan sekali seri. Namun Persis lebih unggul dalam jumlah selisih gol sehingga menempatkan tim berjuluk Laskar Sambernyawa di puncak klasemen sementara Grup 4.

“Sejak awal kami memprediksi kompetisi bakal berjalan ketat karena banyaknya degradasi dan semua tim juga ingin lolos 16 besar. Makanya tidak cukup hanya mengamankan poin penuh di kandang kami juga harus bisa mencuri poin di laga tandang. Dan kami juga masih harus fokus menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya,” kata Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho.

Penentuan juara grup antara PSIS dan Persis Solo akan kembali dntentukan melalui duel yang mempertemukan kedua tim dimana akan berlangsung pada 6 Juli 2017 di Stadion Manahan Solo. Pemenang di laga tersebut tentunya akan menghuni Capolista (pemuncak klasmen sementara, red) Grup 4. Sedangkan jika laga berakhir imbang, sudah pasti Persis Solo masih bertahan di puncak klasemen. “Di semua grup hanya akan diambil dua tim untuk lolos 16 besar. Saat ini peringkat di bawah kami juga masih berpeluang karena masih menyisakan 9 hingga 10 pertandingan jadi perjalanan masih cukup panjang,” sambung Agung.

Tak pelak, laga PSIS melawan Persis Solo adalah yang paling ditunggu. Laga dua tim yang sama-sama belum terkalahkan ini akan digelar setelah jeda bulan Ramadan dan Lebaran mendatang. Namun duel big match tersebut PSIS dipastikan tidak bisa menggunakan tenaga gelandang M Yunus yang harus menepi lantaran hukuman akumulasi kartu. Gelandang yang sudah tiga musim berkostum PSIS itu telah mengantongi tiga kartu kuning.

Sebagai gantinya, di pos breaker yang dihuni Yunus, tim Mahesa Jenar masih memiliki beberapa nama seperti Saddam Sudarma Hendra, Ruud Gulid dan juga wonderkid mereka, Tegar Infantrie Sukamto yang di lima pertandingan kemarin telah dijajal turun. “Kami masih banyak waktu untuk mempersiapkan diri sebelum melakoni pertandingan keenam lawan Persis. Termasuk pemain-pemain pengganti Yunus juga akan kami siapkan selama libur panjang besok,” sambung head coach PSIS, Subangkit. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ekonomi Sulit, Pertumbuhan BMT Lambat

WONOSOBO - Kondisi perekonomian masyarakat yang lesu, juga membuat pertumbuhan koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah (KSPPS) di Wonosobo melambat. Kondisi itu berbeda dengan...

Tunggu Hasil Verifikasi Ulang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG—Manajemen PSIS Semarang telah memilih Stadion Moch Soebroto Kota Magelang sebagai homebase selama kompetisi Liga 1 tahun 2018. Pemkot Magelang sedang menyusun draft...

Sanksi Sesuai Kesepakatan Bersama

Panti Sosial Marsudi Putra (PSMP) Antasena Salaman Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, bisa dibilang bengkelnya anak-anak bermasalah. Misi lembaga ini, mengembalikan anak-anak yang tersangkut masalah...

Sita Puluhan Botol Minol

SALATIGA - Puluhan botol minuman beralkohol (minol) berbagai merek disita dalam operasi gabungan yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga. Kegiatan...

Berebut Ganjel Rel di Puncak Dugderan

SEMARANG - Puncak tradisi Dugderan menyambut puasa Ramadan di Kota Semarang berlangsung meriah. Sedikitnya 12 ribu peserta dari kalangan siswa sekolah, mahasiswa, perusahaan, dan...

Lacak Nasib Imam Nahrowi

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinakerin) Pemkab Demak melacak keberadaan nasib, Moh Imam Nahrowi, 43, warga Desa Harjowinangun, Kecamatan Dempet yang...