33 C
Semarang
Sabtu, 24 Oktober 2020

Bupati Sidak Jalan Rusak Banjarnegara

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

KAJEN – Lantaran banyaknya laporan terkait jalan rusak, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi kemarin melakukan sidak ke jalan raya Banjarnegara, Desa Simego. Sidak dilakukan bersama warga Desa Simego dan Desa Kertosari, Kecamatan Petungkriono. Juga warga desa dari Kabupaten Banjarnegara.

Ketika sampai pada jalan perbatasan Kabupaten Pekalongan dengan Kabupaten Banjarnegara, Bupati Asip bersama rombongan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pekalongan serta warga, terpaksa harus turun dari kendaraan roda empat. Mereka jalan kaki sepanjang 500 meter, dengan kondisi jalan bebatuan tajam dan menurun.

Rusmadi, 61, warga Desa Simego, Kecamatan Petungkriono, mengungkapkan jalan raya Desa Simego yang berbatasan langsung dengan Banjarnegara, kondisinya sangat rusak dan sulit dilalui. Kendaraan roda empat dan dua harus ekstra hati-hati jika melalui jalan tersebut.

Menurutnya kondisi jalan tersebut sudah rusak sejak 10 tahun yang lalu, dan tidak pernah ada perbaikan, baik dari pihak Kabupaten Pekalongan maupun Kabupaten Banjarnegara. Padahal jalan tersebut merupakan jalan penghubung antar Kabupaten, yang setiap hari digunakan kedua warga daerah untuk aktivitas ekonomi.

“Warga Desa Simego kalau mau menjual atau membeli barang ke Pasar Banjarnegara harus melalui jalan ini. Demikian juga warga Banjarnegara kalau membali kentang di Desa Simego, ya harus melalui jalan ini. Ini jalan satu-satunya,” ungkap Rusmadi.

Rusmadi juga mengatakan jika turun hujan, warga kedua Kabupaten tidak berani melalui jalan perbatasan tersebut. Karena kondisi jalan yang licin den menurun dari arah Desa Simego, dan menanjak dari arah Banjarnegara.

Menurutnya warga kedua Kabupaten sudah berulangkali mengajukan surat permohonan perbaikan jalan. Namun belum ada satupun Bupati yang merespon. Baru kali ini Bupati Pekalongan Asip Kholbihi langsung turun ke lokasi, untuk melihat jalan rusak di perbatasan tersebut. “Jalan perbatasan ini rusak, karena sering dilalui oleh truk besar dari Banjarnegara, untuk mengangkut kentang dari Desa Simego, dan sudah 10 tahun tidak pernah diperbaiki,” katanya.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menegaskan Pemda dalam minggu ini atau paling lambat akhir Mei akan melakukan perbaikan jalan yang ada di Kecamatan Petungkriono. Menurutnya untuk jalan rusak parah sepanjang 500 meter, yang berada di Kecamatan Kalibening, Kabupaten Pekalongan, pihaknya akan langsung melakukan komunikasi, untuk dilakukan perbaikan bersama. Karena Jalan Kalibening yang menghubungkan Desa Simego, adalah jalur ekonomi yang vital untuk kedua Kabupaten.

“Saya akan silaturahmi dengan Bupati Banjarnegara. Kebetulan saya kenal baik dengan Bupati Banjarnegara, untuk membicarakan jalan rusak ini, karena jalan ini sangat dibutuhkan warga Kabupaten Banjarnegara dan Pekalongan, dan yang rusak parah ada di Kabupaten Banjarnegara,” tegasnya. (thd/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...