33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

6 Orang Disandera, Gasak Rp 150 Juta

Bank Jateng Dirampok

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN – Pelaku aksi perampokan di Kantor Bank Jateng kompleks perkantoran Tarubudaya, Kabupaten Semarang, Kamis (18/5) kemarin, tergolong profesional. Pelaku yang diduga berjumlah empat orang berhasil melumpuhkan enam orang yang ada di dalam kantor tersebut.

Hanya dalam waktu 5 menit, mereka berhasil menggasak uang kas Bank Jateng senilai Rp 150 juta. Aksi perampokan sendiri diperkirakan terjadi pada pukul 13.20 WIB. Dari keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, aksi perampokan diketahui setelah beberapa pegawai Bank Jateng yang disekap menggedor-gedor sekat pembatas ruangan.

Kebetulan kantor Bank Jateng Cabang Tarubudaya tersebut bersebelahan dengan kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng. Sekat antarkantor yang hanya berupa kalsiboard membuat suara gedor-gedor tersebut terdengar PNS yang berada di dinas tersebut.

”Saat itu saya kebetulan mendengar langsung saat ada orang gedor-gedor dari ruang sebelah (kantor Bank Jateng). Lalu banyak orang berlarian keluar mencari sumber suara ternyata dari dalam kantor Bank Jateng,” kata Eko Susilo, 41, salah satu saksi mata.

Saat hendak dibuka, terlihat pintu kantor Bank Jateng terkunci dari luar. ”Setelah kita buka ternyata usai dirampok,” katanya.

Saksi melihat ada enam orang tersekap di dalam ruang tersebut. Mereka adalah seorang satpam Bank Jateng, tiga PNS (nasabah), dan dua pegawai bank. ”Tangan mereka diikat dan mulut ditutup menggunakan lakban. Mereka terlihat shock,” ujarnya.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas Polres Semarang datang dan  melakukan olah TKP lebih dari dua jam.

Olah TKP dilakukan secara tertutup. Tak satu orang pun diperbolehkan masuk kecuali dari pihak Bank Jateng dan kepolisian. Beberapa awak media hanya bisa menunggu di depan pintu Kantor Bank Jateng.

Enam korban penyanderaan langsung dievakuasi oleh pihak kepolisian menggunakan mobil Avanza hitam. Dari hasil olah TKP juga ditemukan sebuah airsoft gun laras pendek yang diduga milik pelaku tertinggal di lokasi kejadian.

Saat ditemui usai olah TKP, Kapolres Semarang, AKBP V Thirdy Hadmiarso menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari pihak Bank Jateng bahwa telah terjadi perampokan pada pukul 13.55.

Kapolres juga membenarkan jika enam orang disandera saat perampokan berlangsung. ”Dalam hal ini kita masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang diduga berjumlah 4 orang dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU dan satu sepeda motor lagi yang belum kita ketahui mereknya,” kata Kapolres.

Selain berhasil menggasak uang sebesar Rp 150 juta, pelaku juga melucuti beberapa perhiasan dan jam tangan milik para sandera. ”Korban posisinya diikat oleh pelaku dengan kabel dan lakban. Tidak ada yang dilukai,” katanya.

Selain itu, pelaku juga mengambil DVR CCTV kantor Bank Jateng tersebut. Untuk melakukan penyelidikan, pihaknya akan menggunakan rekaman CCTV lain yaitu CCTV induk yang ada di depan kantor Tarubudaya.

”Empat orang (pelaku) langsung masuk ke kantor kas kemudian melakukan penyekapan dengan mematikan lampu. Kami dari Polres Semarang akan melakukan penyelidikan dan mengupayakan menangkap pelaku,” ujarnya.

Dijelaskan Thirdy, saat melakukan aksi terduga keempat pelaku menggunakan jaket serta menggunakan helm. ”Aksi diperkirakan hanya 5 menit. Saat ini kantor Bank Jateng Tarubudaya kita tutup sementara sampai besok,” ujarnya.

Saat itu juga Kapolres Semarang langsung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan razia kendaraan di semua pintu masuk Kabupaten Semarang. ”Itu untuk mempersempit ruang gerak pelaku,” kata kapolres sembari menambahkan, kejadian perampokan bank seperti ini merupakan kali pertama terjadi di Kabupaten Semarang. (ewb/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

KMP Dharma Fery II Kandas, Ratusan Penumpang Telantar

JawaPos.com - Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Dharma Fery II kandas di Muara Sungai Pawan, Kabupaten Ketapang, Jumat (6/7) sekitar pukul 19.00 WIB. Akibatnya, 668...

Ingin Jadi Auditor BPK

AWALNYA, Rosiana Mujahidah tak menyukai jurusan akuntansi. Namun setelah terinspirasi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, akhirnya Rosiana masuk jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri...

Meriah, Lomba Masak Nasi Goreng

SEMARANG - Lomba 17-an yang digelar Yayasan Panti Asuhan Katolik (YPAK) Semarang berlangsung meriah. Kegiatan dalam rangka menyemarakkan  HUT RI ke-72 ini diperuntukkan bagi...

Wali Kota Hendi Pastikan Bandara Baru Semarang Siap Untuk Pemudik

RADARSEMARANG.COM - WALI Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama jajaran muspida, Rabu (6/6) kemarin, melakukan pantauan untuk memastikan kesiapan Kota Semarang dalam menerima arus mudik...

Kurangi Pengangguran, Gelar Latihan Kerja

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Untuk mengurangi angka pengangguran, Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja(BLK) Kabupaten Wonosobo menggelar pelatihan berbasis kompetensi ke-3 Jumat (6/7) di aula gedung BLK. Pada tahap ke tiga...

Suzuki Nex II, Jadi Andalan Rebut Pasar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) hendak mengulang kejayaannya beberapa tahun lalu. Kini, meluncurkan produk matik terbarunya di wilayah Jawa Tengah (Jateng), yakni low...