33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Poster Anti Pancasila Gemparkan Undip

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Poster dan spanduk bergambar Garuda Pancasila dengan tulisan ”Garuda Ku Kafir” menggemparkan Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) Tembalang, Rabu (17/5). Belum diketahui pelaku penyebaran poster penghinaan terhadap lambang negara tersebut. Hingga kemarin, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu pelakunya.

Selain tulisan ”Garuda Ku Kafir,” di bagian bawah tertulis ”Depan Gedung A FISIP UNDIP 20 Mei 2017 Pukul 15.30 WIB”. Ada empat poster dan satu spanduk  yang dipasang. Masing-masing di kantin kampus, perpustakaan dan majalah dinding fakultas tersebut sejak Selasa (16/5) sekitar pukul 16.00.

Kemarin, Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, sempat datang ke FISIP Undip untuk melakukan pengecekan poster. Ia mengaku mengetahui beredarnya poster anti Pancasila  tersebut dari media sosial. Namun sampai di FISIP Undip, ternyata poster tersebut sudah dilepas oleh pihak kampus dan diserahkan ke Mapolsek Tembalang.

”Saat saya tanyakan ke pihak fakultas, ternyata sudah dilepas. Salah satu poster masih berada di dekanat, dan lainnya sudah diserahkan ke Polsek Tembalang,” kata Supriyadi, Rabu (17/5).

Menurut Supriyadi, poster tersebut dinilai sangat mencederai lambang dan arti Pancasila. Poster itu juga sangat meresahkan. Sebab, gambar dan tulisan yang ada merupakan ajakan untuk anti Pancasila dan mengancam kedaulatan NKRI.

Informasi koran ini menyebutkan, sebelum kejadian tersebut, satpam fakultas tersebut mendapati dua orang mahasiswa yang datang kepadanya untuk meminta izin memasang poster, Selasa (16/5) sekitar pukul 10.00. Namun entah kenapa mereka tidak jadi untuk memasang poster tersebut.

Kepala UPT Humas Undip, Nuswantoro Dwiwarno mengaku telah mencopot poster yang sebelumnya tertempel di sejumlah lokasi di FISIP tersebut pada Selasa (16/5) malam. Pihaknya juga mengaku tidak tahu siapa pelaku yang menempel poster tersebut. ”Sudah kita lepas (poster). Belum tahu apakah ada rencana kegiatan yang akan dilakukan 20 Mei mendatang. Karena kegiatan itu belum ada izin,” ungkapnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, merespons adanya temuan poster bernada provokatif tersebut. ”Ini tidak hanya isu lokal, tapi nasional. Kasus ini harus segera dituntaskan dan pelaku yang memprovokasi bisa segera ditangkap,” kata Hendi. (mha/amu/aro/ce1)

Berita sebelumyaHobi Traveling
Berita berikutnyaPameran Revitalisasi Pancasila

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

SMA Kesatrian 1 Gelar Outdoor Education

SEMARANG - Sebanyak 358 siswa kelas XI SMA Kesatrian 1 Semarang mengikuti Outdoor Education 2017 pada Sabtu (13/5). Kegiatan olah fisik dengan berjalan kaki...

Dorong Percepatan Pembangunan Setelah Ada Perubahan Konstruksi

MUNGKID—DPRD Kabupaten Magelang melakukan inspeksi pembangunan Pasar Muntilan dan Perpustakaan Daerah, kemarin. Kegiatan pengawasan lapangan, diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan, sekaligus pengawasan terhadap progress...

Kelola Aset Daerah, Pemkab Gandeng PPA

KAJEN-Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, menggandeng lembaga profesional di bidang pengelolaan aset daerah, yakni PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA) (Persero). Dengan harapan bisa melakukan...

Alumni SMP 5 Semarang Berbagi Paket Lebaran

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Alumni SMP 5 Semarang (Apelmas) berbagi dengan sesama dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1429 H. Sebanyak 330 paket bingkisan Lebaran dibagikan pada...

BPBD Fokus Pemulihan 12 Titik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, mulai fokus melakukan pemulihan dan rekonstruksi paska bencana. Melakukan pembersihan dan perbaikan saluran. Kabid Rehabilitasi...

Motor Kena Aturan Nopol Ganjil Genap?

JawaPos.com – Hati-hati jika Anda menerima informasi yang tidak disertai sumber tepercaya. Bisa jadi info itu memang dibuat untuk bikin kegaduhan. Contohnya kabar pemberlakuan...