33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

PAUD Penting untuk Anak

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG –Pemkot Magelang menyelenggarakan Semarak Anak 2017 di Kecamatan Magelang Tengah, Rabu (17/5). Sekitar 198 anak antusias mengikuti beragam kegiatan yang ada. Meliputi, lomba mewarnai, lomba bercerita bahasa Jawa, lomba defile, lomba permainan tradisonal, serta lomba gerak dan lagu tradisional. Lomba yang diikuti 18 Kelompok Bermain (KB) di wilayah Kecamatan Magelang tersebut memperebutkan trofi dan piagam.

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Magelang Yetty Biakti Sigit menyampaikan, masa keemasan anak dengan rentang usia 0-5 tahun merupakan periode kondusif untuk menumbuhkembangkan kemampuannya. Yakni dari beberapa aspek, seperti moral agama, fisik, motorik kasar dan halus, bahasa, kognitif, sosial, dan seni. “Pada masa ini, memori anak terbilang tajam,” katanya, kemarin.

Pendidik dan orang tua harus memberikan contoh sekaligus pembelajaran yang positif secara terarah. Tujuannya agar tidak terjadi kebingungan anak dalam menerima lingkungan sekitarnya.

“Peran orang tua juga sangat diharapkan agar mendidik, merawat, mengayomi dan melindungi anak-anak karena anak-anak adalah amanah dari Allah SWT,” tambahnya.

Ia menyebut, digelarnya gebyar PAUD bertema Magelang Kota Sejuta Bunga ini untuk melatih keberanian anak, mendukung bakat seni, dan kreativitas anak usia dini. Selain itu, mendukung Kota Layak Anak (KLA). “Ikatan emosional antara orang tua, murid dan guru akan semakin dekat dalam suasana kekeluargaan yang terjalin harmonis melalui acara ini.”

Camat Magelang Tengah Tugono mengakui, belum semua lapisan masyarakat mengerti akan pentingnya PAUD. “Ini yang harus diluruskan. Bahkan Pemkot Magelang sudah tiga tahun berturut-turut mengandeng Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) guna mendukung kegiatan seperti ini,” tuturnya. (put/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pelangi Ramadan di Mal Ciputra Semarang

RADARSEMARANG.COM - MULAI 24 Mei–4 Juni, di atrium lantai dasar Mal Ciputra Semarang menyelenggarakan event Pelangi Ramadan, dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1439 H. Acara...

Harus Ada Upaya Konkret Untuk GTT/PTT

SEMARANG - Wakil Ketua DPRD Jateng, Ahmadi mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat dalam meningkatkan pendidikan di Jateng. Sebab, dengan meningkatkan kualtias pendidikan maka akan...

Perang Dagang Sampai ke Caviar

Oleh: Dahlan Iskan Makanlah caviar. Sesekali. Atau sekali seumur hidup. Sekedar untuk tahu: mengapa Amerika menyasar caviar. Dalam perang dagangnya. Dengan Tiongkok. Sekarang ini. Di Jakarta...

Sembunyikan WNA, Didenda Rp 2 Juta

"Ini sebagai pembelajaran bagi masyarakat, bahwa tidak melaporkan keberadaan orang asing di rumahnya yang ternyata masa tinggalnya telah habis itu dapat juga dipidana dengan...

Potensi Pajak UMKM Rp 2 T

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah memangkas tarif pajak UMKM dari 1 persen menjadi 0,5 persen. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I berharap kebijakan ini...

Belum Berizin, Kampoeng Rawa Disegel  

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Penutupan Kampoeng Rawa, di Desa Bejalen Kecamatan Ambarawa berlangsung alot, Senin (16/4). Sebelum dilakukan penyegelan oleh Satpol PP Kabupaten Semarang, mediasi...