31 C
Semarang
Sabtu, 5 Desember 2020

Komisi A Anggap Komisi C Salahi Aturan

Menarik

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

KENDAL—Komisi C DPRD Kendal melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD) di Kendal. Dalam sidak, Komisi C tidak menyoroti masalah kinerja, melainkan mengkritisi soal penataan kantor pemerintahan yang dinilai tidak layak sebagai kantor.

Beberapa kantor yang disidak yakni kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP). Selain itu, kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan bangunan lama yang berada di kantor Pelajar.

Saat sidak di tiga kantor yakni DPU PR, DLH dan DPKP, Komisi yang diketuai oleh Nashri melihat penataan kantor yang berdesak-desakan. Bahkan ruang arsip tidak tertata dengan baik. “Ini lebih kaya gudang, bukan ruang arsip,” ujar Nashri, kemarin.

Sedangkan saat sidak ke Kantor DPKP, Nashri mengaku prihatin. Pasalnya kantor merupakan bekas garasi mobil dan tempat truk sampah. Namun dijadikan kantor karena keterbatasan tempat.

Menurut Nashri, dulunya kantor DPUPR, DLH dan DPKP sebenarnya hanya untuk satu kantor saja yakni Kantor Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Tapi sejak adanya perubahan SOTK malah dijadikan tiga kantor OPD. “Inilah yang menjadi kendala kinerja dari dinas-dinas tidak maksimal,” tandasnya.

Ia berencana akan merekomendasikan kepada Bupati Kendal ataupun Bagian Aset Daerah agar tiga dinas tersebut dipecah. “Dalam arti dipisah agar tidak berdesak-desakan, karena sistem kerja yang seperti ini kurang nyaman,” tandasnya.

Menurutnya DPUPR membutuhkan kantor yang representatif, meskipun bukan kantor pelayanan masyarakat. Namun paling tidak, kantor DPUPR agar disediakan ruang rapat yang representatif. “Sebab jika nanti lelang pekerjaan jalan dimulai, maka intensitas rapat pasti akan lebih sering dilakukan,” paparnya.

Namun sidak tersebut justru mendapat sorotan Komisi lain, karena dianggap menyalahi aturan. Sebab yang lebih berwenang mengenai mengenai penataan kantor dan ruang perkantoran sedianya Komisi A yang berhubungan langsung dengan Bagian Pemerintahan Setda Kendal.

Menanggapi sidak yang dilakukan Komisi C, Rubiyanto Anggota Komisi A DPRD Kendal menyatakan jika sidak yang dilakukan oleh Komisi C tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang ditetapkan.

Menurutnya, sedianya yang disidak bukan pada tata letak perkantoran melainkan kinerja. Sebab sesuai tupoksi, perihal tata letak pemerintahan merupakan kewenangan Komisi A. “Kalau sampai Komisi C memberikan rekomendasi agar kantor-kantor dipindah, itu namanya  sudah menyalahi tupoksi,” ujar Rubiyanto. (bud/zal)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...