33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Truk Masuk Jurang, Sopir Tewas, Tiga Luka Parah

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KENDAL—Sebuah truk bermuatan gabah disruduk truk lain di Jalan Lingkar Weleri, sehingga masuk ke dalam jurang sedalam 20 meter dan masuk ke kolam ikan. Akibatnya sopir truk bernopol AE 8000 UJ bernama Heru tewas karena ikut masuk jurang bersama truknya yang kala itu sedang parkir.

Sedangkan kernetnya yang diketahui bernama Bagas, berhasil selamat. Namun menderita luka parah. Sementara kondisi, Bambang sopir truk lainnya bernopol AD 1429 KQ berikut kernet yang belum diketahui identitasnya mengalami luka parah lantaran tergencet dalam kabin setelah menabrak truk milik Heru.

Kronologi kejadian bermula ketika truk yang dikendarai oleh Heru dan Bagas sedang parkir di tepi jalan lantaran kondisi ban yang kempes. Keduanya berhenti, dengan maksud untuk mengganti ban. Heru saat itu sedang memasang balok penahan ban bagian belakang. Sementara Bagas sang kernet memasang dongkrak bagian depan. “Kemudian dari arah belakang melaju kencang truk bernopol AD 1429 KQ dan menabrak truk yang sedang parkir hingga terdorong dan terjun ke jurang,” kata saksi mata, Nirwan, warga sekitar.

Kernet truk yang sedang memasang dongkrak terluka. Sementara Heru sang sopir yang memasang balok penahan ban truk, saat itu belum diketahui keberadaannya. Bahkan sempat dicari-cari oleh kernet dan juga petugas kepolisian.

Baru diketahui kalau Heru tewas, saat dilakukan evakuasi truk dari dalam kolam. Sebuah mayat dari dalam air mengambang. Setelah diperiksa ternyata mayat tersebut adalah Heru yang ikut masuk jurang bersama mobilnya.

Sementara Bagas, kernet truk yang mengalami luka luka, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal. Begitu juga dengan sopir truk Bambang dan kernetnya yang menabrak dalam kondisi luka parah, juga diangkut ke RSI Kendal.

Menurut sopir truk yang menabrak, kendaraannya berjalan beriringan. Sampai di lokasi kejadian kaget, melihat truk bermuatan gabah berhenti. Karena tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya, akhirnya tabrakan tidak bisa dihindari. “Saya sedang berjalan iring-iringan. Jadi tidak melihat kalau di depan ada truk yang pakir. Begitu ingin menyalib, kaget ada truk berhenti di pinggir jalan,” tandasnya.

Kernet truk mengatakan, saat itu sedang mengganti ban yang pecah. Posisinya berada di depan truk memasang dongkrak. Sedangkan sopirnya bernama Heru warga Ngawi Jawa Timur memasang balok di samping truk. “Tiba-tiba saja truk dari arah belakang menabrak hingga truk terdorong dan saya terpental. Sopir saya tidak tahu kalau ternyata jatuh ke bawah,” jelas Bagas, kernet truk.

Evakuasi truk terkendala medan yang susah dan muatan truk yang berat. Posisi truk yang berada di kolam ikan juga menyulitkan derek mengangkat badan truk. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

63 Ribu Warga Terima BPNT

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Peralihan bantuan beras sejahtera (rastra) ke Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)  di Kendal mulai dilakukan. Sebanyak 63 ribu warga kurang mampu...

Gudang Jamu Ilegal Dibongkar

SEMARANG - Ribuan jamu ilegal berbentuk pil, kapsul dan serbuk disita aparat kepolisian Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng. Barang tersebut diamankan dari sebuah gudang...

Jateng Berpotensi Ambil Pasar Tiongkok

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perang dagang Amerika Serikat dengan Tiongkok dinilai memberikan sejumlah peluang sekaligus dampak negatif yang perlu diantisipasi, khususnya oleh Jawa Tengah. Ketua...

Bidik Generasi Milenial

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Peritel  elektronik modern kini mulai membidik generasi milenial dengan memasarkan produk elektronik secara online. Ini seiring  berkembangnya tren “ritel elektronik modern” yang...

Pengelolaan Polder Banger Berbasis Masyarakat

SEMARANG- Pengelolaan sistem Polder Banger dan Kota Lama menjadi salah satu fokus perhatian Pemerintah Kota Semarang. Hal inilah yang mendorong Badan Perencanaan Daerah (Bappeda)...

Anak Muda Diajak Kampanye Antikorupsi yang Kekinian

SEMARANG - Materi tentang "Cara Sosialisasi, Kampaye, dan Propoganda kepada Masyarakat untuk Menanamkan Sikap Antikorupsi" dikupas tuntas dalam pertemuan kedua Sekolah Anti Korupsi (SAKSI)...