33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Amankan Lebaran, Siap Tidur di Jalan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

DIDAPUK menjadi Kepala Satuan Lalulintas Polres Batang, AKP Muhammad Adiel Aristo, siap mengemban tugasnya dengan maksimal. Menghadapi, musim mudik dan balik dalam waktu dekat, alumni Akpol tahun 2008 ini, siap 24 jam di jalur pantura Batang.

“Saya siap mengamankan Pantura Batang. Bahkan saya siap tidur di jalan agar pemudik aman dan nyaman saat lewat Batang,” ucap komandan gaul asal Bandar Lampung ini.

Menurut AKP Aristo- panggilan akrabnya- Kepolisian bukanlah super hero, yang bisa jalan sendiri dan melayani masyarakat. Butuh dukungan semua pihak, agar layanan bisa lebih baik. Terutama saat musim sibuk puasa dan Lebaran besok. Sehingga butuh dukungan dan kerjasama dari semua pihak, meliputi Pemerintah Kabupaten Batang, stakeholder, massa media, serta masyarakat pada umumnya.

“Apalagi, tahun ini ada perbedaan jalur dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan berfungsinya tol, walaupun belum maksimal, namun tetap akan merepotkan semua pihak,” ujarnya.

Terkait karirnya kini, dia cukup bersyukur bisa bertugas di pulau Jawa. Setelah petualangannya di bagian Timur Indonesia.

“Awal dinas, setelah lulus AKP langsung ke Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Pulau Bima. Menjabat dari Kanit Patroli sampai jadi Kasatlantas Polres Bima,” ucap mantan Kasat Sabhara Polres Salatiga ini.

Tinggal di pulau yang cukup eksotis tersebut, banyak pengalaman menarik yang didapatkan Aristo selama bertugas. Dari menghadapi budaya disana hingga menjadi saksi sejarah kerusuhan. “Saya salah satu saksi sejarah saat terjadi kerusuhan di Bima tahun 2012. Termasuk pembakaran Kantor Bupati, itu lokasinya tepat di depan rumah,” kisahnya.

Petualangan Aristo, berlanjut saat dirinya pindah ke Polres Sumbawa Barat, juga menjadi Kasatlantas. Kemudian kembali ke Polda NTB jadi Kaur STNK.

Kemudian melanjutkan pendidikan di PTIK tahun 2015 selama enam bulan. Lulus, ayah 3 orang anak (1 almarhum) ini masuk 20 besar terbaik dari 135 angkatan. Masuk Polda Jateng, Aristo langsung ditugaskan menjadi Kasatsabhara Polres Salatiga sampai April 2017 kemarin. Dan kini menjadi Kasatlantas Polres Batang. “Saya beserta jajaran, di bawah pimpinan Kapolres Batang pada musim mudik dan balik nanti siap all out. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Batang dan pemudik di jalur pantura Batang,” tutupnya. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jateng Minim Pegawai Spesialis

SEMARANG – Pemprov Jateng diminta terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Ini menjadi tantangan bagi pejabat baru yang menempati Struktur Organisasi Perangkat Daerah...

Maksimalkan Potensi Air Terjun

SURUH – Desa Dadapayam memiliki sejumlah potensi alam yang akan dikembangkan menjadi wisata. Potensi tersebut adalah  air terjun Gedad, dan air terjun Sabrangan. Potensi air...

Semua Anak Bisa Jadi Pahlawan

SEMARANG – Ratusan siswa SD, TK dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), tampak antusias ketika Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menghadiri peringatan hari Pahlawan...

Jalin Komunikasi Berkualitas

RADARSEMARANG.COM - Di tengah-tengah kesibukannya menjadi konselor, dosen dan di sejumlah organisasi, termasuk berwirausaha, Heri selalu menyempatkan diri untuk menjalin komunikasi dengan keluarganya. Dengan...

Sambil Syuting, Mendaki Gunung Ungaran selama 10 Jam

Mendaki gunung sekaligus membuat film pendek merupakan dua hobi yang bertolak belakang. Namun Anti Mokah Klub mampu mengembangkan dua hobi tersebut secara bersamaan. Seperti...

Berulangkali Bangkrut, Berulangkali Bangkit Lagi

Mental wirausaha nyata melekat dalam diri Eko Pujianto. Selama 18 tahun ia menggeluti berbagai usaha dan berulangkali mendapatkan kegagalan. Tapi ia tak pernah menyerah. EKO...