33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Ngantuk, Mobdin Pemkab Semarang Hajar Shelter BRT

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Brigjend Soediarto, tepatnya di depan Swalayan ADA Majapahit. Mobil dinas berpelat merah H 164 C yang diduga milik Pemkab Semarang menabrak shelter Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang hingga terguling. Bahkan saking kerasnya tabrakan, membuat separo atap shelter nyaris runtuh. Beruntung, pengemudi mobil, Ahmad Surya Fuadi, 31, warga Desa Gaji, Guntur, Demak berhasil selamat dari maut. Yang bersangkutan langsung kabur pasca kejadian.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kecelakaan tunggal terjadi Senin (15/5) sekitar pukul 04.50. Bermula ketika mobil Toyota Avanza berpelat merah H 164 C meluncur dari arah barat (Simpang Lima) ke timur (Penggaron). Tiba-tiba mobil yang disopiri Ahmad Surya Fuadi itu oleng ke kanan hingga menabrak shelter BRT. Diduga saat itu pengemudi sedang mengantuk. Tabrakan keras itu menyebabkan bagian atap shelter sebelah kiri nyaris runtuh. Sedangkan mobil dalam posisi terguling tepat di depan shelter.

Kanit Laka Lantas Polrestabes Semarang AKP Sugito mengatakan, pasca kecelakan, pengemudi mobil tidak diketahui keberadaannya. Saat polisi mendatangi TKP, hanya mendapati mobil Avanza warna hitam dalam posisi miring.

”Dari keterangan saksi di lapangan, pengemudinya laki-laki. Begitu menabrak, pengemudi itu turun, lalu pergi diboncengkan sepeda motor oleh seseorang yang datang menjemput,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (15/5).

Sugito mengakui, pelat nomor mobil tersebut asli. Namun pihaknya enggan membeberkan instansi pemerintah pemilik mobil dinas tersebut. Dugaan sementara, mobil dinas itu milik Pemkab Semarang. ”Masih ditangani. Diduga pengemudinya ngantuk. Tidak ada korban jiwa,” katanya.

Plt Kepala UPTD Trans Semarang, Nurul Falaq, mengakui adanya kecelakaan tersebut hingga mengakibatkan sebuah shelter rusak parah. Saat ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Pemkab Semarang. Sebab, akibat kecelakaan itu, pihaknya mengalami kerugian mencapai Rp 80 juta sampai Rp 100 juta, karena shelter mengalami rusak parah. ”Saya sudah menghubungi pihak Sekda Kabupaten Semarang, memang mobilnya milik sana. Dipakai pribadi atau bagaimana belum tahu,” ujarnya. (mha/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Imigrasi Perketat Penerbitan Paspor

MAGELANG–Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo menolak 159 penerbitan paspor sepanjang Januari-Mei 2017. Ketegasan diambil, karena pemohon tidak bisa menjelaskan secara gamblang tujuan pengajuan paspor...

Pungli Rp 597 Juta, Setoran 169 PPAT

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang mendakwa Kepala Subseksi Pemeliharaan Data Pertanahan Nasional pada Kantor Agraria dan Tata Ruang...

Sudah Menulis 182 Puisi

BERTA Kristina memiliki hobi menulis puisi. Gadis yang pernah menyandang Denok Kenang Kota Semarang 2016 ini telah memiliki karya puisi mencapai ratusan judul.   "Iya,...

Polsek Kepil Sita Puluhan Botol Miras

WONOSOBO – Jelang bulan Ramadan 2017, polsek jajaran Polres Wonosobo turut aktif melaksanakan operasi, terutama yang berkaitan dengan penyakit masyarakat (pekat). Seperti yang dilaksanakan...

Anggota Polrestabes Semarang Diburu

SEMARANG - Seorang anggota Polrestabes Semarang diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan total lebih dari Rp 600 juta. Saat ini, oknum tersebut...

Minim Ruang, Andalkan Oudetrap

SEMARANG- Gedung Oudetrap di kawasan Kota Lama saat ini dalam proses penataan ulang dengan total anggran Rp 10 miliar. Rencananya, salah satu cagar budaya...