33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

Kembangkan Alat Peraga, Matematika Jadi Mudah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Matematika merupakan ilmu pasti dan masuk dalam cabang ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern. Sayangnya banyak siswa yang malas belajar matematika karena menganggap jika mata pelajaran ini cukup sulit dimengerti.

Empat dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang terdiri dari Isti Hidayah, Margunani, Dwijanto, dan Sugiarto, mengadakan penelitian alat peraga matematika untuk siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan alat peraga matematika yang dapat merangsang dalam proses belajar dan menumbuhkan motivasi belajar sehingga siswa tidak menjadi bosan.

“Alat peraga ini sebagai alat komunikasi guru untuk menyampaikan pesan  kepada siswa. Sehingga siswa lebih mudah memahami materi pelajaran,” kata Isti Hidayah.

“instrument audio maupun visual yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran matematika akan menjadi menarik, akan membangkitkan minat siswa dalam mendalami suatu materi,” imbuhnya.

Ia berharap kedepan alat peraga yang sudah tercipta dapat diproduksi secara masal dan bisa bermanfaat untuk penguasaan materi pembelajaran matematika.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono menyampaikan, penelitian tersebut mendorong UNNES sebagai LPTK yang meningkatkan kualitas pendidikan yang diselenggarakan baik oleh masyarakat maupun pemerintah. Selain itu untuk memantapkan sistem pendidikan yang efektif dan efisien dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kerap Roadshow Istighotsah, Tugas PNS Tetap Utama

Aparat penegak hukum tidak selamanya bertindak dengan kekerasan. Di balik ketegasan, mereka juga bisa menertibkan masyarakat lewat jalan agama. Seperti apa? MAKSUM adalah salah satu...

Petani di 13 Daerah Belum Terdata

SEMARANG - Keinginan Pemprov Jateng untuk segera merealisasikan program kartu tani sepertinya sulit terwujud. Sebab, saat ini jumlah petani di 13 kabupaten/kota masih belum...

Empat Kios PKL Ludes Terbakar

SEMARANG - Empat kios pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Citarum, tepatnya di depan RS Pantiwilasa Citarum ludes terbakar, Kamis (25/5) sekitar pukul 16.45...

Jempol Misterius di Makam Ulama

KEBUMEN—Sepotong jempol tangan manusia sebelah kanan ditemukan di kawasan makam ulama Syekh Baribin di Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen. Polisi masih menyelidiki pemilik...

Prasasti Rukam, Misteri Desa yang Terkubur

TEMANGGUNG—Ratusan foto yang memotret benda dan situs bersejarah di berbagai kecamatan di Kabupaten Temanggung dipamerkan selama enam hari. Tepatnya, mulai 2-7 Oktober 2017 di...

PKL Barito Segera Direlokasi

SEMARANG–Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana segera memulai pembanguanan normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) dalam waktu dekat ini. Diperkirakan, awal Desember mendatang...