33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Ganggu Pelayanan E-KTP

Teror Virus WannaCry

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

ANTISIPASI: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan tinjauan di RSUD KRMT Wongsonegoro terkait ancaman virus WannaCry, kemarin. (Rizal Kurniawan/Jawa Pos Radar Semarang)

UNGARAN – Serangan virus Ransomware WannaCrypt atau WannaCry mengakibatkan pelayanan e-KTP (KTP elektronik) di Kabupaten Semarang terganggu. Setidaknya, layanan e-KTP di 19 kantor kecamatan mengalami gangguan terkait pengiriman data dan perekaman. Pasalnya, untuk antisipasi serangan virus tersebut, kemarin koneksi internet di perangkat komputer layanan e-KTP untuk sementara diputus.

Baca Juga : Hanya Dienkripsi, File Data Masih Utuh

Administrator Database (ADB) Disdukcapil, Kabupaten Semarang, Padang Setiyarto, mengatakan, virus tersebut menyerang perangkat komputer yang memiliki sistem Microsoft Windows dan terhubung langsung dengan internet.

”Sementara masih kita lakukan instruksi dari Kementerian Kominfo dan arahan Dirjen Dukcapil untuk back up data dan penguatan security,” ujar Padang kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (15/5). Teknis penyebaran virus tersebut yakni melalui internet.

Dijelaskan Padang, setidaknya pelayanan e-KTP terganggu hingga pukul 14.00 kemarin. Sebab, proses back up data di Disdukcapil untuk Sistem Informasi Akta Kelahiran (SIAK) dan perekaman e-KTP baru selesai pukul 12.00. Sedangkan untuk data pencetakan e-KTP sedang dalam proses back up.

”Sementara firewall kita tutup dari kecamatan kita off-kan, sebab karakter virus ini jika sudah mengenai satu komputer bisa nyebar tanpa ada jaringan internet sekalipun. Namun untuk pelayanan sidik jari tidak terganggu, kita pakai area network,” jelasnya.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Semarang, Budi Kristiono, menambahkan, jika pihaknya sudah melakukan langkah-langkah yang dianjurkan oleh Diskominfo Jateng. ”Kalau pelayanan perekaman tidak masalah, kami tetap melayani warga. Tetapi, yang menjadi kendala, yakni pengiriman data karena koneksi internet terputus sementara,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tiga Pelaku Aborsi Diringkus

SALATIGA-Tiga pelaku yang diduga terlibat dalam pengguguran bayi atau aborsi berhasil diringkus Resmob Polres Salatiga. Penangkapan tersebut hasil dari pengembangana perkara yang menyeret Clara,...

Inspektorat Terinformatif, Gabungan Perusda Terkreatif

WONOSOBO—Pemenang lomba kreasi peserta karnaval pembangunan bertema Gelar Informasi Daerah 2017 kemarin bertemu Bupati Eko Purnomo. Pertemuan berlangsung di ruang kerja bupati. Bupati Eko menyampaikan...

Musthofa Tawadu dengan Ulama sejak Kecil

PEKALONGAN- Sudah menjadi rahasia umum bila Bupati Kudus H Musthofa seorang kepala daerah yang sangat dekat dengan ulama. Bahkan lebih dari itu, bupati dua...

Udinus Minimalisir Perusahaan Abal-abal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) telah melakukan seleksi dan verifikasi kepada perusahaan peserta job fair yang diselenggarakan pada 21-22 April mendatang. Langkah...

Tak Kapok Terkepung Bentrok

MENONTON Langsung pertandingan sepak bola di Stadion bagi sebagian perempuan dianggap hal yang cukup asing. Namun tidak bagi Elsa Putri Damayanti, Stadion baginya seperti...

Bikin Ketagihan

AWALNYA Ade Fitri Ayu tak tertarik nonton sepak bola. Bahkan dara kelahiran Semarang, 13 Februari 1997 mengaku sempat takut datang ke stadion yang mayoritas...