33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Persibat Ditahan Imbang PSS

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

BATANG – Pertandingan lanjutan Liga 2 Group 3 yang mempertemukan Persibat Batang dengan julukan Laskar Alas Roban dengan simbol Banteng dengan PSS Sleman alias Super Elang Jawa, berakhir imbang 0 – 0. Tuan rumah, kembali gagal meraih poin penuh di kandang sendiri, setelah sebelumnya kalah dengan tim tetangga, Minggu (14/5) di Stadion Moh Sarengat.

Ingin memberikan pertandingan yang menarik bagi pendukung setia yang memenuhi hampir seluruh tribun, pemain Persibat langsung stel kencang. Permainan dengan tensi tinggi, sudah mulai digelar sejak menit awal permainan.

Tidak mau kalah, didukung ribuan suporternya yang turut hadir di markas lawan, PSS berani melayani permainan tuan rumah. Terus saling serang dan menyerang, namun kedua tim tak mampu membuahkan gol.

Kerasnya permainan kedua tim membuat tensi pertandingan meningkat. Memaksa bermain keras untuk mendapat bola, pemain depan Persibat dengan nomor 8 Honi Makrufan, memaksa menekel keras pemain belakang PSS Sleman, sehingga mendapat kartu kuning.

Ingin terus menguasai permainan, Persibat terus melakukan serangan tapi tak berhasil membuahkan gol. Hingga wasit Ginanjar Rahman Latih dari Bandung meniup peluit tanda turun minum, dengan kedudukan masih imbang dengan skor kacamata, 0 – 0.

Memasuki babak kedua, kedua kesebelasan tetap saling unjuk serangan. Pemain PSS Sleman yang dikapteni oleh Busori dengan nomor 17, banyak peluang didapat. Namun tidak dimanfaatkan dengan baik.

Upaya kedua tim, belum membuahkan hasil hingga waktu semakin menipis. Tak ingin mengecewakan pendukung, kedua tim terus serang-menyerang. Beberapa pelanggaran pun terjadi. Hingga peluit babak kedua dibunyikan skor kacamata tetap terpajang di papan skor di tribun sebelah timur Moh Sarengat.

Pelatih PSS Sleman Freddy Mulli mengatakan, peluang timnya pada pertandingan ini cukup banyak, namun skenario tidak terlaksana. ” Hasil pertandingan ini, akan kita evaluasi. Kualitas permainan akan kami benahi untuk kondisi untuk persiapan dengan Jepara. Namun kita juga cukup puas sengan pertandingan ini,” jelasnya.

Pelatih Persibat Lukas Tumbuhan mengatakan, untuk hasil tersebut, dia tidak puas karena tuan rumah. Namun timnya mengalami progres yang bagus. Karena lawan mainnya bukan tim sembarangan. Timnya dengan pemain seadanya menghadapi tim berkelas dengan PSS Sleman.

“Perjuangan pemain sangat luar biasa saya hormati, ini merupakan motivasi ke depan agar lebih baik. Dengan waktu yang sangat mepet akan kita laksanakan secara maksimal agar bisa bermain bagus ke depannya,” tandas Lukas. (han/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Menanti Gebrakan Edy Prayitno

MUNGKID—Manajemen Persikama Kabupaten Magelang tak butuh waktu lama untuk mencari pengganti Tommy Parsep yang mundur dari kursi pelatih. Edy Prayitno telah dipilih untuk menukangi...

Reuni Akbar dan Diklat UPGRIS

RADARSEMARANG.COM - IKATAN Alumni Universitas PGRI Semarang menggelar reuni akbar dan diklat 2018. Reuni akbar akan dilaksanakan Sabtu (17/2) di Balairung UPGRIS. Selain reuni...

Harga Properti Komersial Meningkat

SEMARANG – Indeks harga properti komersial Kota Semarang pada Triwulan III 2017 mengalami kenaikan sejalan dengan meningkatnya pasokan dan permintaan properti komersial. Baik secara...

Dita Oepriarto, Pelaku Bom Gereja Surabaya Dibilang Kurir Barang

JawaPos.com - Hoax terkait tragedi bom di Surabaya tidak ada habisnya disebar orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Pelaku pengeboman, Dita Oepriarto yang jelas-jelas kelompok Jamaah...

Dua Drum Ciu Disita

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Satuan Sabhara Polres Wonosobo menggelar razia di beberapa lokasi yang dicurigai menjual minuman keras, Rabu (18/7) dini hari. Hasilnya, dari sebuah...

Golkar Berikan Dukungan untuk Ganjar-Yasin

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Partai Golongan Karya (Golkar) memutuskan untuk mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin (Gus Yasin). Keputusan itu diungkapkan Ketua Bidang Koordinator Pemenangan Pemilu...