33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Langkah PPSM Makin Berat

Seri 0-0 Lawan Persipon

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MAGELANG – Langkah PPSM Sakti untuk maju ke babak 16 besar Liga 2 makin berat. Bahkan untuk tetap bertahan di Liga 2 tahun depan, anak asuhan Siswanto “Kancil” harus kerja keras di laga sisa. Selain harus memetik poin penuh di kandang, PPSM harus bisa memaksimalkan tambahan poin saat tandang.

Kondisi ini tak lepas hari hasil seri yang diperoleh saat melawan Persipon Pontianak, Sabtu (13/5) sore. Bermain di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, kedua tim berbagi skor 0-0.

Banyak peluang terbuang percuma yang tidak mampu diciptakan oleh kedua tim. Kedua tim sama-sama bermain hati-hati dan terkesan menunggu.

Babak pertama, PPSM mencoba peruntungan dengan menekan lini pertahanan. Pemain tengah PPSM, Rezza Ajie mencoba menyisir lini sayap kiri Persipon bekerja sama dengan Sambung Prakoso. Kerjasama cukup apik ditampilkan kedua pemain, Rezza Ajie pada menit ke-25 mampu melepaskan tendangan keras ke gawang Persipon yang dijaga oleh Rifki Fauzi Adam. Namun, Rifki mampu memblok tendangan keras Rezza dan berbuah sepak pojok.

Persipon tidak mau kalah. Para pemain tengah yang dimotori Naldy Renaldy, Muhammad Rian Firmansyah dan Daeng Lukman mampu membuat barisan pertahanan PPSM Sakti cukup kewalahan. Penyerang Persipon, Hezron Benyamin Hamokwarong mampu tampil apik dan seringkali terlepas dari kawalan bek-bek PPSM.

Pada menit ke-40, Hezron mampu mengecoh tiga pemain PPSM mendekati kotak penalti dan melepaskan tendangan keras. Namun sayang, tendangan hanya mampu melayang jauh di atas mistar gawang PPSM yang dijaga oleh Muhammad Refi Jaelani.

Di babak kedua, Persipon mampu mendominasi permainan. Banyak peluang tercipta namun buruknya finishing touch penyerang Persipon sehingga tidak mampu menghasilkan gol. Hingga babak kedua berakhir, tidak ada gol yang tercipta, skor akhir 0-0.

Pelatih Persipon Pontianak Inyong Lolombulan saat jumpa pers mengatakan, penyelesaian akhir para pemainnya buruk. “Kami mampu menciptakan peluang namun tidak bisa dikonversi menjadi gol. Kami bermain dari kaki ke kaki sehingga cukup kesulitan memainkan bola-bola panjang,” beber Inyong.

Pelatih PPSM Sakti Magelang Siswanto ‘Kancil, mengatakan, harusnya timnya mampu meraih tiga poin. “Namun para pemain kami tidak bermain lepas dan kurang pede, sehingga banyak peluang terbuang sia-sia. Ke depan kami akan berkonsentrasi pada persiapan fisik pemain, karena memang faktor fisik menjadi momok,” tutup Siswanto.

Kamis (18/5) mendatang, PPSM akan menjalani laga berat dalam matchday kelima. Yakni bertandang ke Stadion Jatidiri Semarang untuk menghadapi runner up sementara grup 4, PSIS Semarang. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Cheongsam Meriahkan Perayaan Imlek

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Suasana kegembiraan dan kemakmuran tahun baru Imlek menyelimuti Grand Wahid Hotel Salatiga (GWHS). Dalam perhitungan kalender Tiongkok, tahun baru Imlek 2569...

Persitema Lolos ke 12 Besar

TEMANGGUNG - Prestasi ditunjukkan tim Persitema U-17 yang berlaga di Piala Soeratin 2017. Anak asuhan Ripto Susilo memastikan maju ke babak 12 besar usai...

PDI Perjuangan Tak Persoalkan Patroli Polisi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG  - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan tidak mempermasalahkan patroli yang dilakukan kepolisian di kantor mereka. Termasuk jika petugas yang datang bersenjata lengkap. Ketua...

Berbagi dengan Anak Ponpes

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Bulan puasa yang penuh berkah, dimanfaatkan PT Jasa Raharja Perwakilan Magelang untuk berbuka puasa bersama anak-anak Pondok Pesantren Slamet Kota Magelang....

Mahasiswa Tolak Aksi Perusak Lingkungan

MAGELANG - Puluhan mahasiswa dari Universitas Tidar (Untidar), Sabtu (22/4) lalu, menggelar aksi damai di Alun-alun Kota Magelang. Mereka kemudian long march mengitari alun-alun...

Dokter Harus Tingkatkan Kompetensi

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) akan terus mempertahankan profesionalisme, bahkan terus ditingkatkan. Pengurus dan anggota IDI harus bisa meningkatkan kesejahteraan, kemampuan dokter...