29 C
Semarang
Selasa, 20 April 2021

Jadi Prototipe Program KB, Wujudkan Keluarga Berkualitas

Bupati Magelang Zaenal Arifin Resmikan Kampung KB di Dusun Tlahap Desa Bandungrejo Kecamatan Ngablak

spot_img
spot_img

MUNGKID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang mencanangkan program kampung Keluarga Berencana (KB) untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. Kegiatan pencanangan kampung KB ini berlangsung akhir pekan lalu di Dusun Tlahap Desa Bandungrejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP.

Dalam arahannya, Zaenal mengatakan, kampung KB adalah kampung yang memiliki kriteria tertentu dalam pembangunan keluarga yang dilaksanakan secara terus-menerus dan berkesinambungan. Dengan tujuan meningkatkan taraf hidup dalam mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas.

“Tentu juga bertujuan untuk meningkatkan peran pemerintah dan nonpemerintah dalam mewujudkan program keluarga berencana menuju keluarga sejahtera,” ujar Zaenal dalam sambutannya, seraya menyebut jika kepada masyarakat dengan pencanangan kampung KB di desa setempat bisa meningkatkan pemahaman warga tentang Keluarga Berencana.

Menurutnya, pencanangan kampung KB yang merupakan program dari pemerintah pusat untuk menekan jumlah pertumbuhan penduduk tidak hanya berlangsung di desa tersebut. Program pencanangan kampung KB sebelumnya telah dilakukan di desa-desa lain.

Pemerintah setempat menyediakan fasilitas layanan KB serta tenaga teknis untuk melayani warga. “Apalagi kita melihat pencapaian hasil program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga belum menunjukkan hasil sebagaimana yang kita harapkan,” kata Zaenal.

Hal ini ditandai dengan adanya kecenderungan naiknya total mortality rate (angka kematian ibu) yang masih dirasakan cukup tinggi. Masih tingginya proporsi pasangan usia subur status kawin yang tidak menggunakan alat kontrsepsi, serta kurangnya sinergis penggarapan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dengan lintas sektor.

Lebih lanjut katanya, inti dari kampung KB adalah mengoptimalkan partisipasi masyarakat agar lebih banyak dalam pengelolaan dan pelaksanaan program KKBPK di wilayah masing–masing. Sehingga seluruh program KKBPK dapat dilaksanakan secara holistic integrative dan maksimal.

“Kunci keberhasilan kampung KB terletak pada revitalisasi pengelolaan program KKBPK di tingkat lapangan, yaitu dengan membentuk kelompok kerja kampung KB yang keanggotaannya terdiri dari para tokoh masyarakat setempat.  Disamping itu, melalui kampung KB, diharapkan ke depan laporan pelaksanaan program KKBPK tidak hanya ditujukan kepada SKPD pengelola program saja, tetapi juga kepada setiap pimpinan wilayah secara berjenjang,” paparnya.

Selain itu, katanya, keberhasilan kampung KB sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor utama yaitu, komitmen yang kuat dari para pemangku kebijakan di semua tingkatan, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa dan kelurahan. Kemudian, optimalisasi fasilitasi dan dukungan mitra kerja, semangat dan dedikasi para pengelola program di seluruh tingkatan wilayah serta para petugas lini lapangan KB dan partisipasi aktif masyarakat. (adv)

spot_img

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here