33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Dorong Guru Menulis di Surat Kabar

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANGSebesar apapun teori menulis dipelajari, kalau tidak berlatih keras dan membiasakan menuangkan gagasan atau ide ke dalam bentuk tulisan, tetap akan kesulitan menulis. Karena kemampuan menulis, hampir sama dengan berlatih berenang. Teori saja tidak cukup, terpenting adalah praktik. Hal itu diungkapkan Redaktur Pelaksana Jawa Pos Radar Semarang, Ida Nor Layla saat memberikan materi pelatihan penulisan opini pendidikan di surat kabar yang digelar di aula lantai 1 kantor Jawa Pos Radar Semarang, Jalan Veteran No 55 Semarang, Sabtu (13/5). “Kunci sukses agar bisa menulis adalah yakin bisa menulis, senang menulis dan berusaha keras untuk tetap konsisten menulis,” ujar Ida

Kegiatan tersebut diikuti sedikitnya 72 guru tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK di Jateng. Di antaranya, berasal dari Kota Semarang, Ungaran, Cilacap, Slawi, Pemalang, Pati, Kendal, Demak, Grobogan, Kudus dan Rembang. Acara dibuka  oleh Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto.

“Kegiatan ini untuk memotivasi para guru untuk menulis opini di media cetak. Kebetulan Jawa Pos Radar Semarang memiliki rubrik Untukmu Guruku yang menampung tulisan karya para guru. Sehingga diharapkan para peserta pelatihan bisa mengisi rubrik tersebut, sekaligus untuk mempraktikkan ilmu yang diperoleh dalam pelatihan,” kata Arif Riyanto.

Ia menambahkan, tema opini pendidikan bisa berupa inovasi dalam pembelajaran, hasil riset atau eksperimen guru maupun pengalaman dalam mengajar. “Intinya memang harus berani mencoba menulis dulu. Karena dari tidak biasa, lama-lama akan terbiasa,” ujar pria yang akrab disapa Aro ini.

Pengelola Pusat Pelatihan Guru Jawa Tengah, Ardan Sirajuddin, mengatakan, perlu adanya dukungan serta rangsangan kepada guru untuk melakukan gerakan literasi sekolah melalui artikel yang dibuat oleh guru. “Gerakan literasi ini bisa dalam bentuk opini atau artikel yang memuat ide atau gagasan yang bisa dibaca orang lain atau minimal muridnya. Sehingga tulisan yang dibuat bisa memberikan pencerahan bahkan insiprasi bagi pembacanya,” katanya.

Ia mengakui, jika saat ini para guru seakan enggan menulis, padahal banyak ide atau gagasan yang mereka miliki bisa bermanfaat bagi banyak orang. Rasa enggan menulis tersebut, biasanya karena barbagai kendala. Salah satunya kesibukan dalam mengajar.

“Selain itu banyak yang tidak tahu cara menuangkan hasil pemikirannya melalui tulisan.  Kalau pun sudah coba menulis cenderung kaku dan terlalu ilmiah, sehingga ketika dikirimkan ke media massa tidak bisa dimuat,” ujarnya.

Ardan berharap, setelah mengikuti pelatihan, para guru akan lebih produktif dalam membuat tulisan opini pendidikan, sehingga bisa memberikan manfaat bagi orang lain. “Jika ide dan gagasannya bagus, tentu bisa dimuat di surat kabar. Sehingga menjadi contoh yang baik bagi siswa agar mau menulis,” harapnya.

Agung Setyo Wardhono, Guru Kimia SMAN 1 Gemuh, Kendal, mengatakan, pelatihan tersebut punya manfaat lebih bagi guru yang belum pernah menulis. Ia mengaku mendapatkan kiat-kiat menulis opini yang rencananya akan dijadikan sebagai karya nyata bagi masyarakat luas.

“Selama ini terkendala cara penuangan ide dalam bentuk tulisan. Setelah pelatihan ini, kami diminta untuk mencoba menulis opini dan katanya akan dikoreksi oleh tim Jawa Pos Radar Semarang. Jadi, saya bisa lebih tahu bagaimana cara penulisan yang benar,” ungkapnya. (den/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kapal Pesiar Volendam Bersandar di Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kapal pesiar MS Volendam bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, kemarin (6/1). Kapal yang memiliki GT (Gross Tonnage) 61.214 Ton dan...

Prostitusi Liar Rusak Citra Kopeng

UNGARAN – Praktik prostitusi terselubung membuat citra buruk Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Hal itu menjadikan wilayah tersebut sulit berkembang sebagai desa wisata. Kepala...

Jasad Mbah Zuhri Mengapung

DEMAK - Setelah hilang dan dicari secara intensif oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu Basarnas Jepara, dan warga, akhirnya jasad Mbah Zuhri,...

Cukup 2-3 Jam, Mobil Penyok Kembali Pulih

Di tengah maraknya bengkel modern, keberadaan bengkel Ketok Magic masih dibutuhkan banyak orang. Bahkan, bengkel yang cikal bakalnya berasal dari Blitar ini masih tetap...

Calon Perseorangan Belum Dilirik

TEMANGGUNG–KPU Kabupaten Temanggung belum menerima pendaftaran dari sosok atau tokoh yang mendaftarkan diri menjadi calon bupati/wakil bupati melalui jalur perseorangan alias independen. “Sampai saat...

Mudahkan Identifikasi Truk

SEMARANG – Sedikitnya 800 armada truk milik anggota Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) DPC Tanjung Emas akan ditempel stiker ber barcode. Penempelan tersebut bertujuan...