32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Pecah Kaca Mobil, Gagal Bawa Uang

MAGELANG – Kawanan perampok spesialis pecah kaca mobil beraksi di depan sebuah minimarket Jalan Pahlawan Kecamatan Magelang Tengah, Jumat (12/5) sekitar pukul 13.00 WIB. Pelaku yang diduga berjumlah empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor telah memecah kaca mobil Honda Brio dengan nopol B 1061 TRF. Namun kawanan tersebut tidak berhasil menggasak harta korban, seorang pengusaha cabai asal Kabupaten Magelang.

Korban Vina, 40, warga Pirikan Tegalrejo Kabupaten Magelang menjelaskan, saat itu ia sedang berhenti di minimarket untuk membeli makanan dan minuman. Tas miliknya ditinggal dalam mobil. Ketika berada di dalam minimarket, ia mendengar teriakan orang-orang di luar minimarket. “Saya langsung keluar. Ternyata kaca mobil depan sebelah kiri sudah pecah dan saya melihat 4 orang dengan mengendarai 2 sepeda motor kabur jenis Suzuki dan motor laki-laki,” jelas Vina di Mako Polres Magelang Kota, kemarin.

Pengusaha ini menuturkan, ia merasa sudah dikuntit sejak di BCA saat mengambil uang senilai Rp 100 juta. “Untung setelah dari BCA saya langsung memasukkan ke rekening BRI. Misal tidak ke BRI, mungkin uang 100 juta lenyap. Saya sudah merasa dikuntit sejak di BCA. Mungkin perampok itu tahunya saya ambil uang di BCA terus ambil lagi di BRI, jadi tahunya di mobil ada banyak uang,” ungkap Vina.

Vina mengaku masih shock dan trauma dengan kejadian tersebut. Apalagi sehari-hari ia selalu bertransaksi di bank untuk kepentingan bisnis cabai yang dikirimnya ke luar pulau Jawa. “Ini kaki saja masih lemas tapi saya paksakan untuk melaporkan ke polisi,” ucapnya.

Rekan korban, Sudarsono S Saputra saat mendampingi Vina mengatakan, kemungkinan korban sudah diincar dan diikuti karena‚Äč kesehariannya berhubungan dengan bank.

Terpisah Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo melalui Kasubag Humas AKP Esti Wardiani membenarkan kejadian tersebut. “Kami baru menerima berkas laporannya. Kasus ini masuk dalam pencurian dengan pemberatan. Nanti akan kami kembangkan,” beber Esti.

Esti mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati dalam membawa barang berharga ketika naik mobil. “Apabila memang membawa barang berharga, jangan diletakkan atau ditinggal di dalam mobil,” tegas Esti. (cr3/ton)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here