33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Sehari, 422 Pengendara Ditilang

Operasi Patuh Candi 2017

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas dinilai masih rendah. Terbukti, masih banyaknya pengendara roda dua maupun roda empat yang terjaring Operasi Patuh Candi 2017, Kamis (11/5) kemarin. Dalam operasi sehari itu, polisi menindak sebanyak 422 pengendara motor dan mobil. Pelanggaran terbanyak didominasi kelengkapan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Jumlah tersebut merupakan giat operasi yang digelar secara serentak Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang di empat lokasi, kemarin. Empat titik lokasi tersebut, yakni Jalan Letjend Suprapto dengan jumlah penindakan E-Tilang 102 pelanggar. Terdiri atas pelanggaran STNK sebanyak 69, Surat Izin Mengemudi (SIM) berjumlah 29, dan kategori ranmor 4 sepeda motor.

Di lokasi Sam Poo Kong menindak sebanyak 89 pelanggar, terdiri atas 67 pelanggaran STNK dan 22 kelengkapan SIM. Di Jalan WR Supratman menindak 60 pelanggar, terdiri atas  50 kelengkapan STNK, SIM 8, dan ranmor 2 sepeda motor. Pada hari yang sama, razia juga digelar di Jalan Arteri Soekarno-Hatta, jumlah penilangan sebanyak 171 lembar. Terdiri atas tilang STNK 135 lembar, SIM sebanyak 33, dan ranmor 3 sepeda motor.

”Semua pengendara yang melanggar kita tindak tegas. Kita berikan E-Tilang (surat tilang) lembaran warna biru,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Catur Gatot Efendi saat memimpin Operasi Patuh Candi 2017 di Jalan Arteri Soekarno-Hatta kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (11/5).

Catur mengatakan, Operasi Patuh Candi 2017 digelar sejak 9 hingga 22 Mei 2017 mendatang. Sasaran dari kegiatan ini semua kendaraan baik roda dua, roda tiga maupun roda empat.

”Banyak sasarannya roda dua menggunakan knalpot tidak standar (brong), tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat, dan tidak memakai helm. Jadi, kita periksa semuanya,” katanya.

Titik sasaran operasi berada di lokasi jalan yang rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, lokasi yang rawan pelanggaran adalah Jalan Pamularsih dan Jalan Majapahit. Sedangkan yang rawan kecelakaan berada di Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Kaligawe yang banyak dilewati kendaraan kecil maupun besar.

”Itu yang menjadi prioritas kita. Lokasi yang menjadi aksi balap liar juga menjadi atensi kita. Jadi, Operasi Patuh ini semua tempat yang di situ rawan. Waktunya juga fleksibel, bisa dilakukan 24 jam,” bebernya.

Menanggapi jumlah pelanggaran pada 2017 ini dibandingkan 2016, Catur mengatakan seiring dengan peningkatan populasi kendaraan, tidak menutup kemungkinan jumlah pelanggaran juga meningkat. Namun demikian, pihaknya dengan tegas berkomitmen melakukan tindakan tegas bagi pengendara yang melanggar aturan tertib lalu lintas. ”Memang terlihat masih banyak pelanggaran, utamanya pengendara roda dua. Baik kelengkapan STNK maupun SIM. Tak hanya itu, sejumlah remaja dan anak-anak  masih kedapatan tidak mengenakan helm,” ujarnya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seni Aji menambahkan, Operasi Patuh selalu digelar beberapa saat menjelang puasa sekaligus untuk pengamanan Operasi Ketupat saat arus mudik dan balik Lebaran. Karenanya, dilakukan Operasi Patuh untuk cipta kondisi agar saat pelaksanaan puasa dan Hari Raya Idul Fitri berjalan lancar.

”Kami mengimbau kepada masyarakat luas, tertib berlalu lintas dan patuh hukum harus terus dilakukan setiap harinya. Patuh dan tertib ini juga diharapkan tidak hanya dilakukan pada saat adanya operasi-operasi yang digelar oleh pihak kepolisian,” tegasnya. (mha/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kejar Target Pengecoran Jalan

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 Kodim 0714/Salatiga melanjutkan kegiatan fisik yang berupa pengecoran jalan di malam hari...

Pilih Lomba Lari daripada Masak

MAGELANG—Memperingati Hari Ibu, jajaran Polres Magelang Kota dan Bhayangkari, Jumat (15/12) kemarin, menggelar lomba memasak. Pesertanya, Kapolres, Waka Polres, dan para kepala satuan (Kasat)...

MUI dan Tokoh Agama di Demak Tolak Aksi ‘People Power’

RADARSEMARANG.COM, DEMAK– Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta sejumlah tokoh pemuka agama di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menilai ajakan aksi "people power" meresahkan masyarakat. Ajakan aksi...

Siapkan BRT Rute Bandara Baru-Meteseh

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Menyambut terminal baru Bandara International Ahmad Yani Semarang yang tak lama lagi dioperasionalkan, Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang juga telah...

Guru Harus Melek Teknologi

MAGELANG – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito meminta kepada 43 kepala sekolah yang baru saja dilantik untuk membuat gebrakan baru di dunia pendidikan yang...

Bangkai Kapal Dharma Kencana II Tak Ditemukan

SEMARANG- Keberadaan bangkai Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Kencana II yang mengalami musibah kebakaran hingga kini tak diketahui rimbanya. Tim pencarian yang melibatkan TNI...