33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Kejurprov Sebaiknya Tidak di Semarang atau Solo

Ajang Seleksi Atlet Popnas dan Pemanasan Pra Porprov

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Rapat Kerja tingkat Provinsi (Rakerprov) Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Tengah Rabu (10/5) di Hotel Grand Candi Semarang menghasilkan beberapa keputusan penting baik dari sisi pembinaan prestasi maupun organisasi. Di antaranya Rakerprov memutuskan untuk menggelar Kejuaraan tingkat Provinsi (Kejurprov) Taekwondo baik untuk tingkat junior maupun senior. Kejurprov direncanakan berlangsung awal Agustus mendatang di Semarang atau Solo.

Namun Pembina Pengprov TI Jateng Master Alex Harijanto meminta agar kejurprov tidak dilaksanakan di Semarang atau Solo. Meski Alex mengakui, pusat kekuatan taekwondo terbesar di Jateng sekarang ini memang masih berada di Kota Semarang dan Solo. “Tapi itu bukan berarti kalau ada event besar harus di Semarang atau Solo. Kalau taekwondo Jateng ingin besar, kita harus juga memberi kepercayaan kepada daerah lain. Cilacap, Brebes, atau barangkali Kudus, asal punya gedung yang memadai untuk menggelar kejurprov dan pengurus setempat mampu menggelarnya, kenapa tidak?,” tegas Master Alex.

Dia mengingatkan, dua peraih medali emas untuk Jateng di PON 2016 lalu juga daerah. Yakni Nabila Amalia Umu Aiman dari Kabupaten Semarang dan Syamsul Hilali dari Brebes.

Tanu Kismanto, Plt Ketua Umum Pengprov TI Jateng, mengatakan, Kejurprov tersebut, sangat penting sebab akan menjadi ajang seleksi serta promosi dan degradasi untuk penentuan atlet Jateng yang akan diturunkan dalam Pekan Olahraga Nasional (Popnas) yang akan berlangsung di Semarang, September mendatang. “Kita masih belum menentukan atlet untuk tampil di Popnas, meski kerangkanya pasti dari atlet di PPLP. Namun atlet PPLP sekarang hanya 14 orang, sementara kebutuhan atlet untuk tampil di Popnas berjumlah 23 orang. Kita butuh Sembilan atlet lagi yang akan kita pantau dari Kejurprov khususnya untuk kategori yunior,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Tanu, bagi atlet senior yang tampil di kejurprov, sekaligus menjadi ajang pemanasan sebelum tampil di Pra Porprov. Untuk babak kualifikasi Porprov sendiri belum ditentukan waktunya, sebab Porprov masih akan berlangsung tahun depan. (smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jual Miras di Medsos, 3 Pemuda Ditangkap

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Menjual minuman keras (miras) produk luar negeri lewat media sosial (medsos) facebook (FB), tiga warga Demak ditangkap aparat Reskrim Polres Demak....

Setelah 17 Tahun Laga Divisi Teratas Absen dari Bandar Lampung

Berbagai kelompok suporter bersatu dalam satu tribun, sementara satu stadion kompak bernyanyi sepanjang laga. Tiket Badak Lampung FC yang sama sekali tak dijual on...

Pohon Natal dari Kue Sus

Chef merangkai Pohon Natal yang terbuat dari choux pastry atau kue sus di lobi Hotel Crowne Plaza Semarang, Jumat (8/12). Pohon Natal setinggi 3...

Laporan Keuangan BKK Susukan Hanya Formalitas

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Semarang, Said Riswanto menilai kepemimpinan Dirut BKK Susukan yang lama membuat kondisi perusahaan daerah tersebut...

Ganjar Tidak Kesulitan ‘Nyekrup’ dengan Gus Yasin

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Petahana Ganjar Pranowo optimistis tidak akan kesulitan membangun chemistry dengan wakilnya, Taj Yasin atau Gus Yasin. Pasalnya, putra kyai kondang asal...

Trend Batik Lukis

Pekerja sedang membuat batik lukis di Kampung Batik Rowosari Kota Semarang, Kemarin (2/11). Teknik pembuatan batik lukis menghasilkan kain batik bernilai seni tinggi saat...