31 C
Semarang
Kamis, 13 Mei 2021

Gadis Italia Nikahi Pemuda Batang

BATANG – Desa Tragung, tepatnya di rumah Dzulkifar kembali geger. Rumah tersebut sejak sebulan lalu ramai dengan warga yang penasaran dengan kedatangan sosok gadis bule asal Italia. Namun Kamis (11/5) terasa berbeda. Jika selama ini sempat tertutup, bahkan menjauh dari warga dan media massa, kini kedua pasangan tersebut membuka diri. Kemarin, mereka resmi menikah di muka umum.

“Saya sangat senang dan bahagia karena sudah secara resmi menikah dengan Ilaria,” kata Dzulfikar saat ditemui setelah akad nikah di rumahnya. Proses pernikahan keduanya, dilaksanakan secara sederhana namun penuh khidmat. Hanya dihadiri oleh keluarga dan sanak saudara serta tetangga dekat rumahnya saja. Dikabarkan pula, saat berita ini ditulis orang tua Ilaria dalam perjalanan menuju Batang.

Dzulfikar yang mengenakan sarung dan jas warna hitam serta peci layaknya manten khas Batang lancar dalam membacakan akad nikah di hadapan Kiai Nahrowi asal Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.

Begitu juga dengan Ilaria Bianco yang terlihat cantik saat prosesi akad nikah. Kini dirinya mengenakan pakaian pengantin muslim, dengan berhijab warna putih. “Pernikahan ini sudah mendapatkan restu dari orang tua Ilaria Branch (Aleksander Michael Angelo Monte Bianco), begitu juga dengan kepindahan agamanya menjadi muslimah,” kata Dzulfikar.

Sebelumnya Ilaria Bianco sudah melafalkan kalimat syahadat sebagai prasyarat menjadi seorang muslim. Proses pindah keyakinan tersebut dibantu dengan bimbingan KH Zainul Irokhi, pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, tepatnya pada 1 Mei 2017 lalu.

Lebih lanjut, terkait untuk pernikahan ini memang terlihat tergesa – gesa atau terlihat cepat, karena mengantisipasi manakala ada anggapan dari masyarakat yang tidak baik, karena mereka sudah serumah sejak sebulan ini. Sehingga diputuskan untuk menikah secara agama Islam dulu.

Pengurusan pernikahan secara negara juga mengikuti pengurusan perpindahan kewarganegaraan Ilaria. Karena harus mengurus di Kedutaan Italia.

Ismoyowati, ibunda Dzulfikar sangat bersyukur sekali atas pernikahanya anaknya. Walau hanya kenal melalui media sosial facebook dengan beda agama dan negara namun bisa disatukan melalui pernikahan. “Kebahagiaan ini tidak bisa saya sampaikan dengan kata-kata karena segala sesuatu kejadian hanya karena Allah,” kata Ismoyowati.

Selama ini katanya, Ilaria Bianco sudah dianggap anak sendiri karena sudah beberapa minggu bareng dengan keluarganya. Jadi sudah ada kecocokan baik makanan dan kesehariannya. Bahkan kerap membantunya dalam membereskan rumah. (han/ric)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here