33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

Kini, Gringsing Miliki Kampung KB

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

BATANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, turut menyukseskan program Keluarga Berencana (KB) yang dihidupkan lagi oleh pemerintah pusat, dengan mencanangkan Kampung KB. Karena itulah, untuk mendekatkan pelayanan KB kepada masyarakat dilakukan launching Kampung KB di Dukuh Siklayu, Desa Sidoarjo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Rabu (10/5) kemarin.

Dalam launching tersebut, turut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Gringsing, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang, Kepala KUA Gringsing, Kepala UPT Disdikbud dan tokoh masyarakat setempat. Juga dihibur oleh kelompok seni lokal, Binaan Keluarga Remaja yang pernah maju ke tingkat nasional.

Camat Gringsing Rusmanto mengungkapkan bahwa tujuan dicanangkannya Kampung KB oleh pemerintah pusat adalah untuk masa depan bangsa.

Dijelaskan, tujuan Kampung KB ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang KB, meningkatkan peserta KB aktif, ketahanan dan kesehatan keluarga dan meningkatkan kualitas generasi. Selain itu, untuk menurunkan jumlah KDRT. Untuk itu, hilangkan budaya kuno, Banyak Anak Banyak Rezeki, karena sudah tidak relevan lagi. “Keberhasilan Kampung KB ini, tidak lepas dari peran serta semua pihak,” kata Rusmanto usai menggunting pita dan menandatangani prasasti dimulainya program Kampung KB.

Kades Sidorejo Witono mengakui jika warganya masih kurang dalam hal Keluarga Berencana. Karena mayoritas penduduk Dukuh Siklayu adalah nelayan dan minat ikut KB masih sangat kurang. Tapi dengan dicanangkannya Kampung KB di sini, pihaknya berharap masyarakat menyadari pentingnya pembatasan kelahiran.

“Mayoritas warga kami nelayan, minat dengan KB juga kurang. Tapi tadi alhamdulillah, sudah ada 30 orang yang pasang implan,” kata Witono yang dibenarkan oleh Kadus Siklayu Toni.

Menurut Koordinator PLKB Kecamatan Gringsing, Supartini, pencanangan Kampung KB di Kecamatan Gringsing memang terhitung tepat. Karena Gringsing jauh dari pusat Pemerintahan Kecamatan dan pelayanan lain.

Terlebih untuk Dukuh Siklayu diambil karena memenuhi beberapa kriteria, di antaranya berada di daerah pantai yang jauh dari pusat pelayanan KB, pencapaian akseptor KB masih rendah, penduduknya padat dan memiliki jumlah keluarga pra sejahtera di atas rata-rata desa. “Semoga dengan adanya Kampung KB ini, membuat warga disini lebih sadar dalam membangun keluarga yang lebih baik. Dengan mengontrol ledakan jumlah penduduk,” tandasnya. (han/sct/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Desa Wisata Pelopor Pancasila

RADARSEMARANG.COM, GETASAN – Desa Jetak dihuni oleh penduduk dengan berbagai latar belakang agama. Meskipun dari latar belakang yang bermacam-macam, warga hidup secara berdampingan dan rukun,...

Kejurkab Seri Kedua Gelar 12 Partai Pertandingan

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Para atlet bulutangkis di Kabupaten Wonosobo bakal berlaga dalam kejuaraan bertajuk Djarum Foundation Kejurkab PBSI Cup XVI Wonosobo, yang mulai digelar...

Siswa Ngaku Senang Ikut Hizbul Wathan

MUNGKID – Sebanyak 475 siswa kelas VII dan VIII SMP Muhammadiyah Muntilan, Kabupaten Magelang, siap membela Tanah Air. Saat ini, mereka sedang mempersiapkan diri...

Optimistis Rekomendasi Jatuh ke Petahana

TEMANGGUNG- Jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Temanggung mulai merapatkan barisan untuk bisa memenangi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)...

Korek Cucu Bakar Rumah Kakek

WONOSOBO–Rumah tinggal milik Nur Kotib Al Sajidin, 60, warga Dusun Bomerto RT 4/RW 1 Desa Bomerto, Wonosobo, Senin (5/6) siang, dilalap si jago merah....

260 Jamaah Abutours Gagal Umrah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kepala Cabang Abutours dan Travel Semarang, Al Habibi, diperiksa penyidik Polrestabes Semarang, kemarin. Pemeriksaan ini terkait penundaan keberangkatan para calon jamaah umrah...