33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Kasi SMP Dituntut 2 Tahun Penjara

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Kepala Seksi (Kasi) Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten non-job, Suramlan, dituntut dua tahun penjara dan denda Rp 50 juta oleh penuntut umum (PU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), atas perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait kenaikan jabatan.

PU KPK menganggap terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana Pasal 5 ayat 1 huruf a dan atau pasal 13 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

”Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Suramlan dengan pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp 50 juta, subsider 3 bulan kurungan,” kata PU KPK, Dodi Sukmono dalam tuntutannya di hadapan majelis hakim yang dipimpin, Antonius Widijantono.

Mendengar tuntutan itu, terdakwa Suramlan bergegas langsung berkoordinasi untuk menentukan sikap setelah diminta majelis hakim. Tak berapa lama kuasa hukumnya, Andreas akan mengajukan pembelaan atas perkara itu. Kemudian majelis hakim menunda sidang dan akan dibuka kembali pada 17 Mei mendatang dengan agenda pembelaan.

Dalam dakwaan PU KPK, dijelaskan sejak November 2016, Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Kebumen Bambang Teguh Satya telah membicarakan pergantian struktur jabatan di perangkat daerah Disdik Klaten. Pembicaraan itu juga menawarkan kepada para pihak yang hendak menduduki jabatan tertentu. Untuk mendapatkan jabatan tertentu, syaratnya harus memberikan setoran kepada Bupati Klaten, Sri Hartini.

Kronologi pemberian suap itu pada 12 Desember 2016 misalnya, Bambang mencarikan pinjaman kepada saksi Dandy. Dandy lalu menyanggupi, namun tidak bisa dipenuhi semua Rp 200 juta. Dua hari kemudian, yaitu pada 14 Desember 2016, Bambang bertemu Dandy menyerahkan uang Rp 50 juta sebagai uang pinjaman. Bambang Setya membawa Rp 50 juta, lalu bertemu Sri Hartini. (jks/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PTUN Kabulkan Gugatan Lina

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Perjuangan Lina Hidayati untuk menduduki jabatan Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kaliwungu akhirnya terijabah. Pasalnya, gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara...

Budaya Tetap Ada, Jika Kaum Muda Peduli dan Mau Merawatnya

RADARSEMARANG.COM - Seni budaya peninggalan nenek moyang, Barongan Blora selama ini kerap diidentikkan dengan kaum tua. Untuk mematahkan kesan tersebut, A Eko Yulianto dan...

Komunitas Perkuat Penjualan Mobil

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tingginya penjualan produk Mitsubishi yakni Xpander di Semarang, ternyata 10 persennya disumbang oleh komunitas. Lewat komunitas ini, calon pembeli mencari informasi...

Pasar Smartphone Indonesia Melimpah

SEMARANG – Pasar Smartphone di Indonesia begitu melimpah. Peluang penjualan berbagai merek telepon pintar ini terbuka luas, untuk berbagai segmen mulai bawah hingga premium....

350 Personel Siap Amankan Eksekusi Tol

KENDAL—Sebanyak 350 personel akan diterjunkan untuk mengamankan rencana eksekusi 98 bidang lahan di Desa Wungurejo dan Tejorejo, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal yang terdampak pembangunan...

Luasan Berubah, Warga Minta Kejelasan

KENDAL—Ratusan warga yang terdampak pembangunan tol Semarang-Batang dari berbagai desa melakukan unjuk rasa di depan kantor Bupati Kendal, Jumat (19/5). Mereka menuntut kejelasan harga...