33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

E-Commerce dan Jual Beli Online Dongkrak Omzet JNE

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Pelaku e-commerce Usaha Kecil dan Menengah (UKM), adalah sektor potensial jika digarap dengan serius untuk meningkatkan jasa pengiriman. JNE membidik para pelaku UKM ini serta jasa jual beli online untuk meningkatkan omzet pengiriman jasa pengiriman di Semarang dan Jawa Tengah. JNE mencatat, hampir 60-70 persen dari barang yang dikirim melalui JNE adalah dari jual beli online serat e-commerce UKM.

“Sekarang perkembangan pelaku jual beli online serta e-commerce UKM di Semarang dan Jawa Tengah luar biasa dalam memanfaatkan media sosial untuk menjual produknya. JNE siap melayani mereka dengan baik,” ujar Branch Manager JNE Semarang, Murah Lestari, saat berkunjung ke kantor redaksi Jawa Pos Radar Semarang bersama jajarannya, kemarin.

Selain membidik UKM, JNE juga terus membenahi layanan serta terus berinovasi untuk jasa layanannya. Menurut wanita yang akrab disapa Tari ini, JNE cukup mendapat kepercayaan dari pengguna layanan pengiriman barang di Semarang. Terbukti dari adanya 75 titik layanan JNE di seluruh Kota Semarang saat ini. “Kita sangat mengutamakan pelayanan, memperbaiki SDM dan mati-matian mempertahankan performa layanan,” tandasnya.

Tari yang didampingi Public Relation JNE Regional Jateng Widiana Khalis serta Head of Sales Marketing JNE Semarang Said Budi Nugroho ini juga memaparkan, saat ini JNE mempunyai tujuh produk layanan andalan, yang bisa dipilih konsumen sesuai kebutuhan. Di antaranya adalah Super Speed (SS), PESONA (Pesanan Oleh-oleh Nusantara), YES (Yakin Esok Sampai), REG (Regular), OKE (Ongkos Kirim Ekonomis), JESIKA (Jemput ASI Seketika) serta PELIKAN (Pengiriman Lintas Kawasan). Di tengah persaingan berbagai perusahaan jasa pengiriman, JNE Semarang mampu menguasai 18 persen pasar dengan volume 20.000 pengiriman serta menerima 30.000 kiriman per hari. (smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jadi Penceramah, Sejak di Bangku MTs

RADARSEMARANG.COM - NAMA Dr Arikha MAg, sudah tidak asing di kalangan para ustad maupun ustadzah sebagai penceramah. Istri Wakil Rektor Universitas Islam Negeri (UIN)...

Inovasi Pendidikan, Ganjar Terima Penghargaan Mendikbud

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerima Anugerah Kihajar 2017 tingkat utama yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penghargaan Kihajar atau Kita...

Perayaan HUT RI, Ribuan Warga Antre Beras

TEGAL-Ribuan warga Kota Tegal memadati pintu masuk Balai Kota Tegal untuk mengantre pengambilan beras yang dibagikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal sebagai hadiah Jalan Sehat...

Kampung Bandeng Angkat Perekonomian

Warga Kampung Bandeng Jalan Dorowati Kota Semarang merapikan ikan bandeng sebelum dimasukkan ke mesin presto, Kamis (30/11). Setelah Pemkot Semarang menetapkan wilayah tersebut sebagai...

Manipulasi SKTM, 500 Pendaftar SMA Dicoret

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemerintah benar-benar serius menindak tegas penyalahgunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMA negeri. Hingga kemarin,...

Rita Pasaraya Berhenti Operasi

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Mulai hari ini, Senin (12/2), Rita Pasaraya harus menghentikan aktivitasnya di Gedung Pasar Plaza Wonosobo lantai 2 dan 3. Pemkab Wonosobo...