33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Penjualan Daihatsu Naik 3 Persen

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SOLO – Manajemen Daihatsu optimistis mampu melampaui target pangsa pasar penjualan sebesar 16 persen hingga akhir 2017. Hal itu melihat kondisi pasar otomotif nasional dan kinerja penjualan mobil Daihatsu sepanjang Januari hingga April 2017. “Secara nasional, penjualan retail otomotif turun 4 persen, tetapi penjualan Daihatsu ternyata malah naik 3 persen,” ujar Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk- Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso, di sela  acara Daihatsu Setia di Astra Daihatsu Solo Baru, Selasa (9/5).

Hadir pada acara itu Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra,  Regional Head PT AI-DSO Jawa Tengah David Gunawan, Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor Anjar Rosjadi, dan delapan pemilik mobil Daihatsu yang memenangkan program Daihatsu Setia. Program itu merupakan pemberian apresiasi kepada konsumen dengan merekondisi mobil lama mereka hingga baru seperti saat dibeli.

Hendrayadi melanjutkan, sepanjang Januari hingga April 2017, penjualan ritel otomotif nasional sebanyak 331.000 unit atau 96 persen dari periode yang sama tahun lalu. Sepanjang periode itu, Daihatsu mencetak penjualan 59.075 unit atau naik 3 persen dari periode serupa tahun lalu. Pangsa pasar (market share) Daihatsu juga naik 1,25 persen menjadi 17,8 persen dan menempati posisi kedua penjualan otomotif nasional di bawah Toyota. “Posisi nomor dua ini sudah diraih Daihatsu selama delapan tahun berturut-turut. Kami optimistis bisa mempertahankannya tahun ini,” tambah Hendrayadi.

Dikatakan, pihaknya tidak pernah menargetkan pencapaian dalam jumlah unit, tetapi dari sisi pangsa pasar. Targetnya pun, kata Hendrayadi, tidak pernah muluk-muluk. Tahun ini, hanya menargetkan bisa mencapai pangsa pasar minimal 16 persen, tergantung dari angka penjualan nasional.  “Seandainya seperti tahun lalu, kami menargetkan 15 persen, ternyata bisa meraih 17,9 persen dengan total penjualan 192.410 unit, itu Alhamdulilah. Makanya, kami optimistis tahun ini target bisa dicapai, bahkan bisa lebih tinggi lagi, sama seperti tahun lalu,” papar dia.

Keyakinan besar itu juga melihat potensi besar di semester kedua. Saat itu akan hadir wajah baru lima produk Daihatsu di ajang pameran GIIAS 2017 yang bertepatan dengan HUT ke-110 tahun Daihatsu. Lima produk itu, Xenia, Terios, Sigra, Luxio, dan Sirion. Berdasarkan catatan, pada 2017 ini, Gaikindo menargetkan penjualan ritel otomotif nasional sebesar 1,05 juta unit. Target itu di bawah pencapaian tahun lalu yang sebesar 1,072 juta unit.

Amelia Tjandra mengatakan, peningkatan penjualan Daihatsu karena konsumen semakin mengenal Daihatsu sebagai mobil berkualitas yang bandel, kuat, dan hemat BBM.  “Lihat saja bemo yang sudah ada di Jakarta sejak 1962, hingga kini masih beroperasi, mesinnya kuat,” ujar dia.

Makanya, bertepatan ulang tahun 110 tahun Daihatsu di dunia, pihaknya memberikan apresiasi kepada konsumen setia pemilik Daihatsu. “Tahun ini, akan ada 110 pemilik Daihatsu yang memenangkan program Daihatsu Setia,” katanya.

Kemarin, delapan pemenang dari Jateng menerima mobil mereka yang sudah direkondisi seperti baru kembali. Biaya rekondisi sekitar Rp 80 juta per unit ditanggung Daihatsu. Pemilik mobil Daihatsu yang beruntung itu adalah H Santoso (Ungaran), Ary Budiarti (Semarang) dan Selamet Sulistyo (Semarang), ketiganya pemilik mobil Xenia. Selain itu, Suharno (Rembang), Abdul Harris (Semarang) dan Dadang Wahyu (Kudus), ketiganya pemilik mobil Terios. Dua lainnya, Annita Rachmawati (Semarang) pemilik mobil Serion dan Tanti Damayanti (Solo) pemilik mobil Luxio.

H Santoso, pemenang asal Ungaran, Kabupaten Semarang  mengatakan, Daihatsu Xenia dipilih karena harganya yang terjangkau. Pensiunan PNS Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Jogja ini sering bekerja ke luar kota. “Saya memilih Xenia, karena terbukti menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia, karena Xenia adalah mobil sejuta umat yang terbukti andal dan irit,“ tuturnya.

David Gunawan mengatakan, pihaknya optimistis dengan berbagai apresiasi itu, masyarakat akan semakin mengenal Daihatsu. Menurut dia, program itu merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan, jadi memang targetnya bukan untuk jualan. Tetapi, ia yakin, dengan citra Daihatsu yang semakin menguat, penjualan juga akan meningkat. Saat ini, penjualan Daihatsu di Jateng memberi kontribusi 9 persen bagi Daihatsu secara nasional. “Tahun ini, kami menargetkan bisa meraih penjualan 19.177 unit,” katanya. (aro/bis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dinilai Tak Pro Investasi, Dua Perda Dihapus

SEMARANG–Dua Peraturan Daerah (Perda) di Kota Semarang dihapus dan secara otomatis tidak diberlakukan lagi. Kedua Perda tersebut adalah Perda nomor 2 tahun 2013 tentang...

Antisipasi Gendam dan Upal 

RADARSEMARANG.COM, KEBUMEN – Toko emas merupakan salah objek vital yang ada di wilayah Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen. Tempat ini merupakan salah satu wilayah yang...

Fokus Penambahan Fasilitas Perpustakaan

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Guna membangun budaya literasi, Pemkab Semarang akan fokus untuk pembenahan perpustakaan daerah (perpusda). Bupati Semarang Mundjirin mengatakan penambahan sejumlah buku untuk...

Pesawat di Langit Warna Kuning di MCC

Oleh: Dahlan Iskan Saya mencermati satu layar ke layar lain. Yang banyak ditempelkan di dinding. Di salah satu layar terlihat satu kotak kecil: warna kuning....

Dorong Sudirman Dampingi Prabowo

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Para relawan Sudirman Said di Pilgub Jateng 2018 berkomitmen untuk terus mendukung keputusan Sudirman dalam politik. Bahkan, sejumlah relawan menyatakan, Sudirman pantas mendampingi...

BJL 2000 Evaluasi Total

SEMARANG – Peluang tim BJL 2000 Semarang menembus babak final four ajang Pro Futsal League (PFL) 2017 sudah tertutup, menyusul hasil buruk dalam laga...