33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Opak Sili, Olahan Singkong Khas Desa Candisari

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

DEMAK-Ada banyak jenis aneka makanan yang terbuat dari singkong. Salah satunya adalah krupuk opak, salah satu panganan khas Desa Candisari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Memang selain opak, masih banyak panganan khas tradisional lainnya seperti, keripik singkong, gemblong, hingga legen, minuman khas dari siwalan yang banyak tumbuh di Desa tersebut.

Berbeda halnya dengan jenis makanan lainnya, bahwa kerupuk opak inilah yang menjadi unik dan bahkan menjadi identitas Desa Candisari karena banyak yang mengenal opak olahan masyarakat Candisari dengan sebutan Opak Sili.

Ya, Opak Sili, kata terakhir dimaksud merujuk nama sebuah dukuh yang hampir seluruh warganya berprofesi sebagai pembuat opak singkong ini. Jadi jangan heran, jika hampir di pelataran warga banyak dijumpai Deple Blarak (sebuah papan yang terbuat dari daun kelapa) yang digunakan untuk mengeringkan adonan opak yang masih basah.

Salah satu pembuat Opak Sili, Yuminah, 55, mengatakan bahwa semua warga Dukuh Sili berprofesi sebagai pembuat Opak Singkong yang sudah turun temurun. “Makanya dinamakan Opak Sili, karena mayoritas warga disini menjadi pembuat Opak Singkong. Bahkan, menurut cerita diperkirakan sudah ada sejak zaman wali,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (9/5) kemarin.

Menurutnya, pembuatan opak sedari dulu tidak pernah mengalami perubahan dalam proses pembuatan. Yakni, hanya menjadikan singkong menjadi adonan untuk digiling manual menjadi bentuk lingkaran hingga akhirnya dijemur sampai kering. Kendati demikian, dikatakan, Opak Sili tidak pernah ditinggalkan oleh pelanggan dan penikmatnya.

“Setiap hari bisa produksi 15-20 kg tergantung cuaca dan dijual Rp 20.000 opal mentah. Dan kalau sudah matang dijual Rp 30.000/kg, meskipun semua berprofesi sama tapi tidak pernah ada istilah tidak ada pembeli,” ujarnya.

Menyadari adanya potensi yang bisa digarap dan dikenalkan ke publik, Kepala Desa Candisari, Suratman, mengatakan bahwa nantinya akan dibuatkan branding agar Opak Sili tidak hanya dinikmati masyarakat bawah, namun bisa dikonsumsi oleh masyarakat perkotaan. “Sudah dialokasikan di anggaran desa yaitu dengan membuatkan kemasan-kemasan yang menarik agar nantinya bisa dijual di minimarket maupun pasar modern. Tentunya akan dikenal sebagai oleh-oleh khas Desa Candisari,” katanya.

Ditambahkan, pemasaran juga dilakukan secara online dengan mengundang pakar untuk memberikan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat. (mg28/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sejumlah Parpol  Baru Belum Jelas Kepengurusannya

DEMAK - Hingga hari terakhir penyerahan dokumen partai politik (parpol) tahap kedua kemarin, KPUD Demak masih belum dapat mengetahui alamat dan kepengurusan parpol. Setidaknya...

Demi Pembinaan, Perbanyak Pertandingan Skala Nasional

Atlet bulutangkis Kota Semarang semakin banyak mendapat kesempatan tampil pada berbagai ajang kejuaraan. Hal tersebut penting, selain untuk menggairahkan pembinaan juga untuk mematangkan bibit-bibit...

Hampir Saja Skenario By Pass di Leher

Oleh Dahlan Iskan Tidak ada jalan lain. Tindakan harus segera dilakukan. Pecahnya pembuluh darah utama saya harus segera diatasi. Saya pun bertanya. Kapan dokter James...

30 Pesepeda dari Sumatera Sampai Wonosobo

WONOSOBO - Pasukan Gowes Pesona 2017 Zona 1 yang berangkat dari Sumatera dengan tujuan akhir Magelang telah sampai di kota dingin Wonosobo, Jumat (1/9)....

Sembilan Wajib Pajak Terbaik Terima Penghargaan

Pemkot Magelang memberikan penghargaan bagi wajib pajak (WP) hotel, restoran, dan WP hiburan terbaik tahun 2017. Masing-masing kategori diambil tiga penerima. KATEGORI WP hotel terbaik...

Tingkatkan Kemampuan Penyelamatan

SEBANYAK 36 peserta perwakilan dari dari tim SAR di Jawa Tengah mengikuti pelatihan penyelamatan air di pantai Marina, Kota Semarang, Jumat (19/5). Pelatihan tersebut...