33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Kelurahan Kuningan Jadi Kampung Ramah Anak

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Setelah Kampung Anggrek, Kampung Bandeng dan Kampung Jawi, Semarang kini memiliki Kampung Ramah Anak, tepatnya di Jalan Tambra RT 2 RW 9, Kelurahan Kuningan Kecamatan, Semarang Utara. Sebelum disulap menjadi kampung ramah anak, dulunya kampung ini merupakan kawasan kumuh padat penduduk dengan puluhan anak yang putus sekolah dan tidak memiliki aktivitas positif lainnya.

Namun, setelah dicanangkannya program kampung tematik Ramah Anak, wilayah dengan luas 14,515 hektare tersebut mulai bersolek dan memperlihatkan sebuah kampung yang benar-benar menarik. Pembangunan talut dan saluran, kanstin jalan dicat warna-warni, pot-pot tanaman juga tertata dengan rapi di pinggir jalan, ditambah sarana permainan anak-anak yang sekelilingnya ada tempat duduk yang menarik. Hal ini diapresiasi oleh Wali Kota Hendrar Prihadi pada saat menyambangi kampung tersebut, Selasa (9/5).

”Anak adalah salah satu aset yang harus kita rawat. Maka didiklah dan ajari mereka serta penuhilah hak-hak anak. Jangan sampai mengeksploitasi anak secara berlebihan,” tutur Hendrar Prihadi.

Hendi, sapaan akrab wali kota, menjelaskan, didirikannya Kampung Ramah Anak ini, karena di Semarang belum ada tempat untuk anak menyalurkan aktivitas sosial, seperti bermain, belajar, berkumpul dengan teman sebaya, dan lain-lain. ”Banyaknya gadget membuat anak-anak kerap kehilangan waktu bermain dengan teman sebayanya. Sehingga diperlukan tempat khusus yang dapat untuk bermain dan berkumpul bersama kedua orang tuanya maupun teman sebaya,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Kuningan Joko Sumarno menambahkan, selain taman bermain anak, pihaknya menyediakan gedung perpustakaan dengan ratusan koleksi buku bacaan fiksi maupun nonfiksi, dan setiap Minggu mengadakan bimbingan belajar dengan pengajar dari karang taruna dan warga sendiri yang berprofesi sebagai guru. (amu/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bawaslu Ingin Netizen Ambil Peran Awasi Pilkada

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah gencarkan kampanye berperilaku baik di media sosial (medsos) atau internet. Pihaknya menyadari bahwa peran medsos...

Perusahaan Pembuat Aguaria Pailit

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PT Indotirta Jaya Abadi, perusahaan air minum dalam kemasan merek Aguaria mengalami pailit ditangan salah satu krediturnya, Setefan Djimin melalui kuasa hukumnya Bambang...

Sajikan Nasi Jagung Mirip di Desa

SULASTRI, pemilik Kedai Aprilia yang berlokasi di dekat jembatan Semagung, atau berhadap-hadapan dengan SMK Informatika, pantas disebut sebagai pekerja keras. Ia pernah dikenal sebagai...

Antar Pelanggan Gojek, Sepanjang Jalan Hafalkan Alquran

RADARSEMARANG.COM - Tak ingin merepotkan orang tua dan keluarga, Auliya Hijri Al-Faqih, mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang,...

Rekahan Meluas hingga Kebun Kopi

UNGARAN - Penurunan tanah di Desa ‎Candi Garon, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang semakin meluas. Setidaknya rekahan tanah sudah menjalar hingga ke lahan perkebunan kopi...

Pelayanan Tidak Terganggu

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Hari pertama masuk usai libur Idul Fitri dil ingkungan Pemkab Demak dan Pemkab Kendal diisi dengan halal bihalal. Para aparatur sipil negara (ASN)...