33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Rumah Kepala Puskesmas Dirampok

Pembantu Korban Sempat Ditodong Pistol

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

KENDAL – Seorang perampok berpistol beraksi di rumah Kepala Puskesmas Kaliwungu Selatan, dr Hesti Sulistyoningsih, warga Desa Plantaran, Kaliwungu, Kendal, Senin (8/5) siang. Pelaku seorang diri masuk lewat pintu belakang dan menodongkan  pistol ke arah pembantu rumah korban, Robiyatun, 40, sambil mengancam akan menembak jika berteriak minta tolong.

Robiyatun menceritakan, aksi perampokan itu terjadi sekitar pukul 11.00, sepulang dirinya menjemput sekolah putra bungsu majikannya, Azizan. ”Saya pergi meninggalkan rumah untuk menjemput Azizan sekitar 1 jam. Sampai di rumah, saya masuk lewat pintu belakang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang..

Namun saat itu, Robiyatun terkejut melihat pagar besi warna oranye itu sudah terbuka. Ia pun bergegas masuk ke dalam rumah. Namun dari dalam rumah, perampok langsung menodongkan pistol ke arahnya. Perampok itu juga mengancam wanita yang akrab disapa Mbak Tun itu agar tidak berteriak minta tolong. ”Saat saya masuk rumah, perampok itu keluar membawa tas hitam. Dia langsung menodongkan pistol dan mengancam akan menembak saya jika  berteriak minta tolong,” ujarnya.

Karena ketakutan, Robiyatun pun mundur untuk memberi jalan perampok itu. Ia juga terus mendekap anak majikannya  agar tidak dilukai. Saat itu, pelaku yang hanya seorang diri langsung kabur mengendarai sepeda motor warna hijau. ”Setelah pelaku kabur, saya baru berani berteriak minta tolong,” katanya.

Namun kondisi kampung itu sepi, karena itu Robiyatun kemudian meminta tolong suaminya yang tinggal di kampung sebelah. Saat dilakukan pengecekan rupanya pelaku masuk dengan mencongkel engsel pagar tersebut.

Pembantu berkerudung itu mengaku, saat melihat pintu pagar terbuka, ia sempat menduga anak sulung majikannya, Rara, telah pulang sekolah lebih dulu. Karena itu, ia sempat berteriak memanggil nama Rara, dan meminta akan pintu pagar ditutup kembali.

”Ternyata Mbak Rara belum pulang. Yang saya lihat, seluruh ruangan terutama kamar majikan saya acak-acakan,” ujarnya. Saat dilakukan pemeriksaan, diduga pelaku membawa kabur sejumlah uang, perhiasan, laptop dan telepon seluler (ponsel) milik majikannya

Robiyatun sendiri kurang tahu persis ciri-ciri fisik perampok tersebut. Sebab, ia sangat ketakutan, dan hanya bisa tertunduk sambil melindungi anak majikannya agar tidak dilukai. ”Saya sampai gemeteran, jadi gak tahu persis. Setahu saya, orangnya berkulit hitam, dan tidak mengenakan penutup wajah. Kalau dipertemukan, saya masih ingat,” katanya.

Robiyatun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke majikannya yang kemarin tengah mengikuti seminar di Jogja. Selanjutnya, bersama suaminya, Robiyatun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kaliwungu.

Kapolsek Kaliwungu AKP Nanung Nugraha mengatakan, dari hasil pelacakan sinyal handphone yang dirampok, diketahui pelaku kabur ke arah Semarang. ”Dari keterangan saksi, pelaku hanya satu orang. Tapi polisi masih mengembangkan kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi lain di sekitar rumah korban,” ujarnya.

Dikatakan, untuk sementara ini, barang berharga yang dibawa pelaku, yakni laptop, handphone, perhiasan, dan sejumlah uang tunai. ”Total kerugiannya berapa, kami masih menunggu keterangan dari pemilik rumah yang masih di luar kota,” terang kapolsek.

Hingga kemarin, kasus perampokan ini masih dalam penanganan aparat Polsek Kaliwungu dan Satuan Reskrim Polres Kendal. ”Kami akan berusaha maksimal, sehingga pelaku bisa segera ditangkap,” katanya.

Sebelumnya, aksi perampokan terjadi di kantor gudang distributor rokok, Senin (1/5) lalu. Dalam aksinya, pelaku yang juga bersenjata api menggasak uang tunai Rp 140 juta yang disimpan dalam brankas. Para pelaku sempat menyekap satpam dengan mengikat kaki dan tangan, serta membekap mulut menggunakan lakban. (bud/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...