33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Belum Ada Standar Tes, Sekolah Favorit Dilema

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

WONOSOBO—Bagi SD favorit, bak makan buah simalakama saat datang masa pendaftaran siswa baru. Sebab, ketika SD favorit diserbu pendaftar (calon siswa baru), sisi lain kuota kelas terbatas. Kepala SD Al-Madina, Muhammad Arifin, menyampaikan, pihak sekolah tidak diperkenankan menolak siswa. “Aturan dari kementerian seperti itu. SD tidak diperbolehkan menolak siswa.”

Satu sisi, jika sekolah favorit habis kuota—namun pendaftar terus berdatangan selama waktu pendaftaran belum tutup—maka untuk menyatakan bahwa siswa A diterima tapi siswa B tidak diterima, juga belum ada aturan pasti.

Sisi lain, seleksi dalam bentuk ujian untuk melihat kompetensi siswa, tidak diperbolehkan. Juga belum memungkinkan. “Di PAUD juga tidak ada raport. Anak diminta nulis juga belum bisa. Nah, ini yang terkadang membingungkan. Standarnya apa juga susah,” kata Arifin.

Karenanya, khusus bagi SD Al-Madina, diberlakukan seleksi dengan model penjajakan menggunakan matrikulasi sederhana. Contoh, calon siswa diminta menghitung gambar, menjumlah gambar, ditanya soal ayah, dan kakek-nenek. Setiap pertanyaan memiliki skor yang telah ditentukan. Model semacam itu, diyakininya cukup untuk melihat kompetensi siswa. Sekaligus, sebagai jawaban yang bisa diterima pihak orang tua ketika putra-putrinya mereka belum bisa diterima di sekolah favorit.

“Kami tahu penjajakan seperti itu tidak bisa seratus persen menjamin bahwa yang skornya baik berarti cerdas yang skornya kurang berarti kurang cerdas. Tidak demikian. Cuma itu model yang paling memungkinkan dalam seleksi siswa SD,” ucap pria yang pernah menjadi kepala SD 1 Wonosobo itu.

Guru PAI SD Al-Madina yang duduk menemani kepala sekolah saat wawancara, Zaid Mudhofar, menambahkan, matrikulasi dimaksudkan untuk meneliti kemampuan dasar siswa. Misalnya, dengan menghitung buah dalam gambar, hewan dalam gambar dan sebagainya. Pertanyaan masih seputar matematika sederhana. Juga dijajaki pemahaman ilmu sosial siswa. Seperti pemahaman terhadap orang orang di sekeliling siswa. “Makanya pertanyaan nama bapak, nama ibu, jadi penting untuk mengetahui pemahaman sosial siswa.” (cr2/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dekatkan Pemimpin dengan Rakyat

WONOSOBO - Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo menggelar tarawih keliling ke desa-desa selama bulan puasa. Ada 8 kelompok silaturahmi Pemkab yang melaksanakan...

BRI Syariah KCP Demak Beri Reward

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Bank BRI Syariah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Demak memberikan penghargaan (reward) kepada 5 jamaah calon haji (calhaj) asal Demak. Yaitu, dengan...

Wisma Tumapel, Gedung Bersejarah yang Penuh dengan Misteri

Di antara beberapa gedung bersejarah yang ada di Kota Malang, Wisma Tumapel adalah salah satu yang bentuk aslinya masih terjaga hingga sekarang. Bangunan kuno...

Najwa Shihab Sapa Mahasiswa Baru UKSW

SALATIGA - Najwa Shihab memeriahkan rangkaian Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) pada Jumat (25/8) siang, dalam acara bertajuk Najwa Shihab...

’’Rumah” dari Mas Didi untuk Yang di Suriname, di Timor, di Mana Saja (11)

Rasa Kedaulatan yang Dinyanyikan dengan Bahagia Hanya sedikit orang yang bisa mengerti keinginan atau rasa banyak orang. Didi Kempot di antara yang sedikit itu yang...

Siswa SMP Dianiaya Anjal

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Ferdy, siswa kelas 7 SMP Negeri 5 Salatiga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan sejumlah anak jalanan, Selasa (2/1) lalu. Polres Salatiga...