33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Warga Diminta Lanjutkan Pembangunan Jalan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BATANG – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I Tahun 2017 di Tingkat Kabupaten Batang digelar di Desa Wonokerso Kecamatan Limpung, kemarin. Kegiatan diwujudkan dengan membangun jalan yang menghubungkan dua dukuh, yakni Mraji dan Pungangan, Desa Wonokerso, Limpung. Dari hasil tersebut, pemerintah dan TNI berharap agar diteruskan lagi oleh masyarakat menjadi jalan yang lebih bagus.

“Kami mohon kepada warga Desa Wonokerso untuk saling menjaga dan merawat bangunan jalan ini, agar tidak rusak. Dan ke depan semoga bisa melanjutkan pembangunan jalan tersebut dengan dibeton,” ucap Pj Bupati Batang, Siswo Laksono.

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut bukan hanya tanggung jawab Kades saja. Namun tanggungjawab semua masyarakat Desa Wonokerso. Sehingga diminta keikhlasan untuk saling merawat bangunan jalan yang telah jadi, sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Kapten Inf Supirno selaku pelaksana dalam laporannya mengatakan kegiatan TMMD Sengkuyung I Tahun Anggaran 2017 di Desa Wonokerso, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, dengan sasaran fisik terdiri dari sasaran pokok yakni Telford/makadam jalan sepanjang 750 m x 2,5 m. Pembuatan gorong-gorong plat beton 4 unit, pembuatan tebing penahan jalan panjang 400,3 m dengan tinggi rata-rata 125 cm dan lebar 40 cm. Dan untuk sasaran non fisik yakni penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan KB kesehatan, penyuluhan narkoba, penyuluhan tentang undang-undang perkawinan dan penyuluhan Wasbang, Belneg dan Balatkom serta penyuluhan tentang kamtibmas dan terorisme.

Untuk pelaksanaan selama 30 hari terhitung mulai tanggal 5 April 2017 sampai dengan 4 Mei 2017. Adapun sumber dana dari APBD Provinsi Jawa Tengah yakni material Rp 130.000.000 SST Rp 42.200.000  upacara buka Rp. 5.000.000 kemudian dari APBD Kabupaten Batang yakni Material Rp 145.000.000 upacara tutup Rp 5.000.000 dengan jumlah total Rp 327.200.000.

Dandim 0736 Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha menambahkan, sebagaimana diketahui bersama, bahwa program TMMD dimulai sejak tahun 1980-an dengan sebutan program ABRI masuk Desa (AMD).

“Setelah melalui berbagai evaluasi dan penyempurnaan program TMMD terus diselenggarakan secara intensif dengan lingkup kerjasama yang semakin luas dengan kementerian-kementerian terkait,” katanya.

Pada kesempatan kemarin, Dandim 0736 Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha dan Pj. Bupati Batang Siswo Laksono meresmikan jalan yang selesai dibuat. Peresmian turut disaksikan Wakapolres Batang, camat limpung Windu Suriadji dan Kades Wonokerso Muhamidin.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahkan bantuan kursi roda dan uang pembinaan kepada warga sekitar. Dilanjutkan hiburan Singo Barong dengan cerita Babad Alas tentang pembukaan lahan. Juga ada hiburan lain, yaitu Marching Pling dari warga lokal dan panggung musik. (han/sct/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Samsat Masih Miskin Inovasi dan Kreasi

SEMARANG - Kinerja Unit Pelaksana Teknis (UPT), khususnya Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) milik Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Jateng yang tersebar di kabupaten/kota...

Gatot: Mental Juara Masih Perlu Dibangun

SEMARANG - Sebanyak 52 peserta dan 53 pembimbing kontingen Jawa Tengah diberangkatkan dalam Lomba Keterampilan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK) oleh Kepala Dinas...

Pembentukan Satgas Saber Pungli Terkendala Juknis

UNGARAN – Belum terbentuknya Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) wilayah Kabupaten Semarang disebabkan belum adanya petunjuk teknis (juknis) yang jelas....

Penghargaan Anugerah Jawa Pos Radar Kedu-Radar Semarang 2017 Pacu Kinerja Jajaran Pemda untuk Berinovasi dalam Mengembangkan Pariwisata Petungkriyono.

BUPATI Pekalongan Asip Kholbihi menerima Anugerah Jawa Pos Radar Kedu-Radar Semarang 2017 sebagai Bupati dengan Program Inovatif Pengembangan Pariwisata Berbasis Alam (Regent with Innovative...

Kembangkan 8 Wisata Alam dan 12 Wisata Budaya

KAJEN–Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkab Pekalongan melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar), akan mengembangkan 8 objek wisata alam, 12 wisata budaya,...

Sepekan Dua Kali Ngaji Entrepreneur

WONOSOBO--Pondok Pesantren Ar-Ridwan di Jalan Banyumas KM 8 Binangun Wonosobo, semakin serius mencetak santri-santri enterpreneur. Selain ragam motivasi usaha yang selalu disampaikan oleh pengasuh...