33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Seleksi Perades Tunggu Proses Harmonisasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

DEMAK– Penundaan tahapan seleksi perangkat desa (Perades) di Demak hingga kini masih membuat galau kalangan kepala desa (kades).

Mereka resah karena sampai sekarang tidak ada kejelasan kapan tahapan seleksi Perades tersebut dilanjutkan. Seperti diketahui, proses revisi perda masih belum selesai dan diprediksi membutuhkan waktu lama.

Saat ini, revisi perda masih menunggu harmonisasi dengan DPRD setempat. Untuk mensikapi masalah ini, kemarin, para kades yang tergabung dalam Paguyuban Demang Bintoro menghadirkan langsung para narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Kegiatan yang dikemas dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi kades se Demak ini khusus menyoroti masalah regulasi peraturan perundang-undangan yang ada.

Hadir dalam kesempatan ini, Kasubdit Produk Hukum Kantor Kementerian Hukum dan HAM Jateng, Tri Junianto, Asisten 1 Setda Pemkab Demak AN Wahyudi, Kabag Pemerintahan Edi Suntoro, dan Kepala Kesbangpolinmas Taufik Rifai.

Tri Junianto dari Kemenkum dan HAM, menegaskan, ada dua hal yang dapat dilakukan oleh para kades, utamanya yang desanya hendak melakukan seleksi perangkat desa. Yaitu, mempercepat proses pengisian perangkat desa dengan cara mendorong proses harmonisasi dengan DPRD. Dengan demikian, perda yang baru dapat segera dilaksanakan atau diundangkan serta memastikan pasal peralihan ada agar proses pengisian dapat berjalan.

Harmonisasi adalah mencocokkan dengan peraturan perundangan sehingga segera dapat diberi nomor registrasi (noreg) dan perda dapat dilaksanakan.

“Kalau ingin cepat, maka kawal proses harmonisasi di DPRD dan tidak perlu diadakan publik hearing sehingga perda lekas disahkan. Tapi, kalau (tahapan seleksi) mau tetap jalan terus juga tidak apa-apa. Hanya saja, ada ketentuan lain yang mengaturnya terkait keputusan desa (peraturan desa),” jelasnya.

Asisten 1 Setda, AN Wahyudi mengatakan, pemkab kini sedang menunggu proses harmonisasi dengan DPRD terkait perda kades dan perangkat desa. “Kita menunggu proses harmonisasi,” ujarnya.

Bendahara Paguyuban Demang Bintoro, Bambang Untoro menegaskan, sebetulnya tahapan seleksi Perades dapat dilanjutkan. Apalagi, perda dan perbup belum dicabut.

“Kecuali telah dicabut dan keluar aturan baru. Kita harus tahu bahwa yang mengerti kebutuhan desa adalah para kades,” katanya.

Ketua Paguyuban Demang Bintoro, Agus Puryoto mengatakan,  kegiatan tersebut digelar dalam rangka belajar dan menerima arahan narasumber terkait regulasi peraturan perundangan di Demak, khususnya soal revisi perda pengisian perangkat desa.  “Semua bisa ditanyakan dalam forum ini,” katanya. (hib/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hanura Dukung Cagub yang Potensi Menang

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Partai Hanura melakukan roadshow Jawa Bali. Kemarin, rombongan yang dipimpin Ketua Bidang Pertahanan Intelijen Luar Negeri dan Kominfo DPP Hanura, Obrien...

Hati-Hati Vote dan Like Paslon

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Sebagai pengawas penyelenggara pemilihan umum, Panitia Pengawasan Pemilihan Kabupaten/Kota (Panwaskab) dituntut untuk melakukan keterbukaan informasi. Pasalnya, dengan menjalankan keterbukaan informasi merupakan...

Tim SS Tuding KPU Memperlambat APK

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Meskipun sempat diprotes dan ramai diberitakan di media massa, persoalan Alat Peraga Kampanye (APK) tak kunjung cepat diselesaikan oleh Komisi Pemilihan...

Masyarakat Diminta Awasi Pilgub Jateng

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Masyarakat Jawa Tengah harus melakukan pengawasan agar tak terjadi kecurangan dalam Pilgub Jateng 27 Juni mendatang. Sebab, potensi kecurangan terlihat dengan...

Mitsubishi Kenalkan 3 Jagoan Bisnis

WONOSOBO – Kabupaten Wonosobo merupakan daerah potensial di sektor pertanian dan transportasi dari ujung utara Dieng sampai dengan ujung selatan Wadaslintang. Wonosobo merupakan pangsa...

Pedagang Eks Pasar Tarumanegara Direlokasi

MAGELANG – Sebanyak 265 pedagang eks Pasar Tarumanegara, Kota Magelang mulai menempati blok L, lantai 2 Pasar Rejowinganun sisi timur, kemarin. Tak ada gejolak...