33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

BJL 2000 Berharap Happy Ending

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Tim futsal BJL 2000 Semarang akan melakoni laga terakhir Grup B ajang Pro Futsal League (PFL) versus Kaimana FC di GOR Unesa Surabaya Minggu (7/5) siang nanti. Laga tersebut sekaligus menjadi laga pamungkas bagi BJL di PFL tahun ini lantaran tim asuhan Wahyudin ‘Kocoy’ dipastikan sudah tidak melaju ke babak final four.

Meski tak punya peluang lolos final four, manajemen BJL 2000 meminta para pemainnya bersikap profesional. Bahkan manajemen menargetkan menang di pertandingan terakhir tersebut. “Tentunya kami berharap happy ending meskipun gagal lolos ke final four. Makanya kami meminta kepada seluruh elemen tim tetap bekerja keras di laga terakhir besok (hari ini, Red) kata owner BJL 2000, Suyatno.

Sementara di laga perdana seri terakhir kemarin (6/5) BJL berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas SFC Planet Sleman dengan skor 5-1. Laga berlangsung sengit sejak awal laga dengan kedua tim silih berganti melakukan serangan. BJL akhirnya berhasil unggul 2-0 dibabak pertama melalui sepakan Fariza Yodhanata dan Moses Kernel 15′.

Pada babak kedua, BJL kembali menambah keunggulan melalui Johan Rafsanjani menit ke-25. SFC sempat memperkecil melalui Falentinus Simori menit ke-26. Tapi, dua gol dari Santoso Aji menit ke-30 dan Primandita Tommy (39′) membawa BJL meraih kemenangan atas SFC dengan skor 5-1.

Namun sayang kemenangan BJL atas SFC kemarin harus dibayar mahal, pemain BJL Eko Setiawan harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami patah kaki kiri diatas engkle  suyatno dihubungi kemarin mempertanyakan kepemimpinan wasit karena pelanggaran yang kejadian yang menyebabkan Eko patah kaki tidak mendapat pelanggaran bahkan kartu. “Pelanggaran begitu keras bahkan Eko harus mengalami patah kaki tapi tidak ada pelanggaran dan kartu untuk pemain SFC, tentunya ini menjadi catatan buruk bagi pengadil lapangan,” sambung Suyatno kemarin. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Benarkah Semua Produk/Jasa Wajib SNI?

Ibu Dini S Purwono, saya adalah pemilik salah satu butik pakaian. Beberapa waktu lalu, saya berurusan dengan polisi karena ada produk baju yang saya...

Natal dan Tahun Baru, Stok Darah PMI Aman

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Petugas di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Temanggung memastikan permintaan darah dari sejumlah rumah sakit di Temanggung hingga...

Underpass Karangsawah Segera Digarap

BREBES-Pembangunan underpass perlintasan KA Karangsawah jalan nasional Tegal-Purwokerto wilayah Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes mulai direalisasikan. Satker Pelaksana Jalan Nasional wilayah I Dirjen...

Naik Peringkat 6, Masih Banyak PR

SEMARANG - Tahun ini, Universitas Diponegoro (Undip) masuk ranking 6 secara nasional. Sebelumnya Undip menempati peringkat 9. Kenaikkan ini didukung oleh jumlah penelitian pada...

Menanam Pohon Berbuah Yaqut di Surga

JIKA pernah berkunjung ke Puncak Bogor beberapa tahun lalu tentu kondisinya belum sepanas seperti sekarang ini. Ataupun jika melihat langit Jakarta selalu mendung tapi...

Gelar Kampanye Anti Bullying ke Siswa SD

SEMARANG – Mahasiswa D3 Hubungan Masyarakat Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mengadakan kegiatan edukasi kepada siswa SD mengenai bullying dengan tema Be A Buddy Not...