33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Tak Kapok Terkepung Bentrok

Elsa Putri Damayanti

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

MENONTON Langsung pertandingan sepak bola di Stadion bagi sebagian perempuan dianggap hal yang cukup asing. Namun tidak bagi Elsa Putri Damayanti, Stadion baginya seperti rumah kedua yang harus dikunjungi. Apalagi ketika menyaksikan tim kebanggaannya, PSIS Semarang berlaga. Dara kelahiran 10 Juni 1997 itu seperti mendapat panggilan jiwa untuk datang mendukung langsung tim Mahesa Jenar berlaga di Stadion Jatidiri.

“Saya sampai sekarang juga kurang paham kenapa bisa suka nonton PSIS bahkan di antara ribuan laki-laki. Jadi bagi saya mendukung PSIS ke stadion itu wajib,” beber Elsa ditemui kemarin.

Tidak hanya laga kandang, pentolan Ladiesnex itu mengaku juga kerap memberikan dukungan langsung kepada Johan Yoga dkk di beberapa laga away meski beberapa kali dia mengaku terjebak dalam situasi yang cukup menegangkan. “Jadi waktu itu saya menjadi satu-satunya cewek yang terjebak dalam situasi menegangkan karena sempat terjadi keributan antarsuporter di Kota Cilacap. Yang jelas itu bukan pengalaman yang berkesan, tapi saya tak kapok,” sambungnya.

Atas dasar hal itulah dia berharap semua kelompok suporter di Indonesia bisa bersikap dewasa untuk meminimalisir atau bahkan menghilangkan bentrok antar suporter yang menurutnya cukup merugikan semua pihak. “Semua pasti dirugikan kalau sudah bentrok. Apalagi bagi cewek pastinya akan menimbulkan rasa trauma kalau terjebak dalam situasi yang menegangkan, makanya saya berharap hal-hal seperti itu sudah tidak terjadi lagi,” beber Elsa.

Tentang tim kebanggaannya, Elsa berharap musim ini tim Mahesa Jenar bisa kembali menunjukkan tajinya untuk menjadi yang terbagi di kompetisi kasta kedua hingga akhirnya promosi ke Liga 1 musim depan. “Pasti akan lebih seru kalau PSIS besok bersaing dengan tim-tim besar di Liga 1. Ke Stadion juga jadi tambah bersemangat. Makanya saya berharap musim ini PSIS benar-benar serius untuk bisa menembus Liga 1,” pungkasnya. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

Pembiayaan BRI Syariah Tumbuh Signifikan

SEMARANG – BRI Syariah Kantor Cabang Semarang menargetkan pembiayaan tahun ini dapat menembus hingga Rp 500 miliar, meningkat dari penyaluran tahun sebelumnya yang sebesar...

Kekeringan di Demak Meluas

DEMAK- Musim kemarau menyebabkan kekeringan di Demak meluas. Di Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar misalnya, warga mengalami kesulitan air bersih lantaran sumur warga mengering. Untuk mengatasi...

Berwirausaha Butuh Ilmu dan Teknik Khusus

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Berwirausaha itu membutuhkan ilmu dan teknik tersendiri. Tidak boleh asal nekat berwirausaha. Marketing, produksi dan keuangan jadi tiga dasar yang harus dikuasai...

Bagikan 100 Sepatu

WONOSOBO - Komunitas Wonosobo Mengajar sedekahkan 100 sepatu untuk anak yatim piatu di wilayah Kejajar dan Kalikajar. Kegiatan bagi-bagi sepatu dilangsungkan di gedung PKK...

Kakek Terseret Arus Sungai

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO — Diduga terperosok hingga terbawa arus sungai, membuat sebuah keluarga di Dukuh Kalitepus, Desa Kesawen, Kecamatan Pituruh, kalang kabut. Mereka mencari keberadaan...

Dua Kali Ditahan, Tak Terbukti Korupsi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dua kali didudukkan sebagai terdakwa kasus korupsi, mantan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Rakyat Desa (Parade) Nusantara Jateng,  Eko Tjiptartono akhirnya memperoleh keadilan....