33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Rp 1,2 T untuk Tangani Rob Banjir Daerah Timur

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Tahun ini Pemkot Semarang tengah fokus menangani permasalahan banjir dan rob di wilayah timur. Anggaran Rp 1,2 triliun telah digelontorkan untuk menuntaskan persoalan klasik tersebut.

Selain melalui program penanggulangan banjir dan rob yang telah dirancang pemkot, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar. Salah satunya dengan menggelar resik-resik kali.

”Kegiatan ini (resik-resik kali) tidak akan serta-merta menjadikan permasalahan rob dan banjir tuntas, namun dengan adanya kegiatan resik-resik kali maka dapat tercipta lingkungan yang bersih dan sehat,” tegas wali kota, saat menggelar resik-resik kali di Kelurahan Gebangsari, Genuk, Jumat (5/5).

Kegiatan diikuti berbagai unsur, mulai dari Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) pemkot, TNI, Polri, dan masyarakat. Wali kota berharap, gerakan resik-resik ini, dapat ditularkan sebagai gerakan bersama sehingga menjadi gaya hidup yang tumbuh menjadi kesadaran. ”Dengan kesadaran yang muncul, maka gerakan bersih-bersih secara otomatis akan berjalan tanpa komando sekalipun,” ujarnya.

Dengan resik-resik kali maka saluran sekunder akan terjaga kebersihannya, dan masyarakat otomatis mendukung keberhasilan berbagai proyek penanganan banjir yang akan berlangsung hingga 2 tahun ke depan, khususnya di wilayah timur.

Pemerintah, baik kota, provinsi hingga pusat, lanjut wali kota kota sangat fokus, support dan concern terhadap penyelesaian masalah rob banjir di wilayah timur. Tiga proyek besar meliputi pembuatan embung Trimulyo, Kaligawe-Sawah Besar, dan Karangroto serta peninggian parafet Kali Tenggang dan Sringin telah berjalan dan direncanakan selesai dalam 2 tahun anggaran. Selain itu, normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT) pun telah memasuki proses lelang untuk pelaksanaan di 2017 ini.

”Ketiga proyek yang menelan biaya total Rp 1,2 triliun ini Insya Allah akan rampung pada tahun 2018 dan segera dilanjutkan dengan megaproyek tol Semarang Demak yang juga akan berfungsi untuk tol laut,” ungkap wali kota.

Dengan rampungnya berbagai proyek besar ini, lanjutnya, akan menyelesaikan permasalahan rob dan banjir di kawasan timur. PR selanjutnya adalah kebersihan saluran-saluan sekunder yang ada.

”Kami akan terus komit untuk menyelesaikan berbagai PR yang ada. Untuk itu, teruslah menyampaikan saran masukan guna perbaikan ke depan. Sampaikan langsung kepada pak lurah, pak camat atau langsung pada saya,” tegas Hendi, sapaan akrab wali kota. (amu/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Menarif Mahal, Ditagih Mahal

Saya agak telat tahu ini: seorang dokter di Singapura pernah menagih pasiennya Rp 300 miliar. Untuk selama empat tahun perawatan. Lalu jadi kasus hukum. Minggu...

Jago Taekwondo yang Senang Menari

RADARSEMARANG.COM - Bripda Aisyah Sekar Ayuningrum merupakan salah satu Polwan Polda Jateng yang murah senyum. Namun di balik penampilan perempuan 19 tahun ini, ia...

Ngabuburit, Ganjar Gowes Mampir Panti Asuhan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Gubernur Jateng Nonaktif, Ganjar Pranowo menghabiskan dua hari pertama bulan Ramadan dengan istirahat dari aktivitas kampanye. Pada Jumat sore (18/5) kemarin, Ganjar ngabuburit...

Rawat 150 Ekor Anjing dan 2 Kucing

KEPEDULIAN Rachel Eirene dan suaminya Kelik Yuswantoro terhadap hewan, sudah tertanam sejak masih anak-anak. Apalagi keduanya adalah teman sekelas sejak SD hingga SMP. Pengelola HOPE...

Bermodal Ikhlas, Tak Takut Rugi Malah Untung

Sudah sejak 10 tahun silam, pemilik warung soto ini rutin menggratiskan sebagian dagangannya setiap Jumat. Anehnya, bukannya merugi, tetapi pedagang ini justru mengaku untung....

PRESS FOR PROGRESS, Selamat Hari Perempuan Internasional 2018!

Lalu, bagaimana perayaan Hari Perempuan Internasional seharusnya dilakukan? Dilansir dari The Sun, Kamis (8/3), hari perempuan ini menyatukan pemerintah global, organisasi wanita, bisnis, dan badan...