33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Pemkab Magelang Wajib Jamin Ketersediaan Pupuk dan Menyiapkan Produk Unggulan

Hasil Pembahasan Pansus II Tentang Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dan Usaha Peternakan

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

Pansus II DPRD KabupatenMagelang telah menyelesaikan pembahasan Raperda Perlindungan dan Pemberdayan Petani dan Usaha Peternakan. Dua perda tersebut dinilai sangat strategis untuk mendorong daerah melakukan pemberdayaan dan peningkatan produksi pertanian serta menjaga iklim usaha peteranakan.

Ketua Pansus II Miftahul Huda mengatakan semangat perda perlindungan petani adalah untuk memberikan perlindungan kegiatan pertanian. Mengingat petani sebagai pelaku utama dalam pembangunan secara faktual telah banyak memberikan kontribusi bagi kelangsungan hidup dasar.

Yakni, katanya, melalui pemenuhan kebutuhan pangan. Namun selama ini masih belum mendapatkan perlindungan yang sistematis dan berkelanjutan.

Salah satu yang harus dilakukan Pemkab Magelang, katanya, adalah bertanggung jawab menyediakan dan mengelola jaringan irigasi tersier. Juga memberikan subsidi kepada petani, menjamin ketersediaan pupuk bagi petani dan membantu proses pembentukan kelompok-kelompok tani. Juga pemasaran produk.

Pemkab Magelang juga harus menyediakan dan membentuk lembaga penyuluh untuk mendampingi petani. Penyuluh bisa dari unsur masyarakat, perguruan tinggi, pelaku usaha dan instansi yang bergerak di bidang penyuuhan. ”Menyediakan satu penyuluh di satu desa,” katanya.

Dalam Perda itu, katanya, juga mengamanatkan perlindungan aset pemerintah di bidang pertanian. Supaya tidak dirusak atau digunakan tidak sesuai peruntukannya. Dalam perda ini juga diatur tentang sanksi pidana dan administrasi

Pemkab Magelang juga harus menyiapkan produk unggulan pertanian yang bernilai strategis. Sehingga bisa dijadikan unggulan untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan. Jenis komoditas pertanian juga diasuransikan sesuai keputusan bupati.

Sekretaris Pansus II Bagyo Widi Nugroho mengatakan Perda tentang Usaha Peternakan dinilai perlu dilakukan melihat perkembangan cukup baik dalam usaha di bidang ini. Sektor ini juga jadi salah satu potensi unggulan di Kabupaten Magelang. Untuk itu diperlukan regulasi supaya pengusaha terlindungi secara hukum dan lingkungan masyarakat terjaga.

Perlindungan terhadap pelaku usaha ini diberikan melalui perlindungan kegiatan usaha di lokasi yang telah diberikan izin. Diharapkan dapat memberikan kepastian hukum terhadap usaha peternakan yang sudah berdiri tanpa terganggu oleh perkembangan permukiman masyarakat.

Lebih lanjut, dia berharap Pemkab Magelang segera menyusun peraturan bupati untuk menindaklanjuti secara teknis peraturan daerah tersebut. Juga segera mensosialisasikan kepada masyarakat. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Perburuan Pemain Masih Alot

SEMARANG – Perburuan pemain untuk melengkapi skuad PSIS di musim kompetisi mendatang cukup sengit. Latihan beberapa hari ini tak optimal karena hanya diikuti oleh...

Polisi ‘Serbu’ Tempat Ibadah

MAGELANG – Sekitar 300 personel Polres Magelang Kota, Jumat (9/6) pagi, 'menyerbu' tempat-tempat ibadah di wilayah Kota Magelang. Serbuan tersebut bukan dalam rangka pengamanan...

Reaktivasi Rel KA Tawang-Tanjung Emas

Proyek reaktivasi rel kereta api penghubung Stasiun Tawang-Pelabuhan Tanjung Emas  Semarang hingga kini masih mandeg. Meski saat ini telah diambilalih oleh pemerintah pusat, yakni...

Hanura Jateng Konsolidasi Tingkat Ranting

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Jateng akan melakukan konsolidasi organisasi, terutama pembentukan pengurus di 5 Dewan Pimpinan...

Bacaleg Banjiri RSUD

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Ratusan bakal calon legislatif (caleg) dari berbagai daerah di pantura dari Batang hingga Pekalongan melakukan medical check up (MCU) di Rumah...

Hotel Andalkan Promo Buka Puasa

SEMARANG – Saat bulan Ramadan, okupansi hotel di Kota Semarang biasanya mengalami penurunan yang cukup drastic, rata-rata mencapai 20 persen. Untuk mengangkat omzet, pihak...