33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Olah Rebung Jadi Kuliner Khas Desa

Menelisik Potensi Desa Banyumeneng

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Tak banyak yang tahu, jika tunas muda yang tumbuh dari akar bambu atau yang lebih familiar dengan sebutan rebung dapat diolah menjadi berbagai aneka jenis makanan. Hal itulah yang dilakukan oleh Karang Taruna Malwapati, setelah mendapati potensi di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, belum dimanfaatkan dengan baik oleh warga desa setempat.

AHMAD ABDUL WAHAB

DI tangan kreatif para pemuda itulah, rebung diolah menjadi makanan dan cemilan khas Desa Banyumeneng. Ketua Karang Taruna Malwapati, Burhanuddin menuturkan, jika ide tersebut muncul lantaran stok rebung melimpah ruah, selalu ada dan tidak terpengaruh oleh musim. Oleh masyarakat hanya dijual ke pasaran untuk dijadikan lauk makanan saja.

Melihat kondisi itu, maka sejak 4 tahun lalu, Karang Taruna Malwapati mencoba menciptakan sebuah inovasi yaitu dengan mengkreasikan rebung menjadi makanan yang khas nan lezat. “Hasilnya muncul kerupuk rebung dan aneka jenis makanan lainnya,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (4/5) kemarin.

Dengan adanya inovasi itu, dikatakan, peluang usaha di desa tersebut terus mengalami peningkatan. Sebab, mayoritas penduduk setempat berprofesi sebagai petani karena letak desa tersebut berada di kawasan pegunungan. Diperkuat dengan keterlibatan masyarakat dalam berbagi tugas dengan Karang Taruna adalah salah satu contohnya. “Kini pengolahan dilakukan oleh sebagian masyarakat. Sedangkan pemasarannya masih kami yang pegang, karena ada yang dijual langsung ke pasar maupun lewat online,” katanya.

Aneka olahan rebung oleh Malwapati ini sudah variatif. Terdiri atas berbagai macam olahan, yaitu Kerupuk Rebung, Bakso Rebung, Lumpia, hingga Puding Rebung yang dikemas dengan Brand OREMA, yaitu kepajangan dari Olahan Rebung Karang Taruna Malwapati.

Menurutnya, dengan adanya olahan tersebut, diharapkan selain wisatawan dapat menikmati pesona wisata yang ada, kuliner khas Banyumeneng juga dapat dibeli sebagai oleh-oleh desa yang berbatasan dengan Kabupaten Ungaran ini. “Nantinya akan ada cemilan-cemilan lain sebagai kuliner khas desa. Di samping itu, masyarakat akan lebih tahu jika rebung tak sebatas diolah dan dijadikan lauk pauk saja,” pungkasnya. (*/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kartu Tani Jangan Hanya Simbolis

SEMARANG - DPRD Jateng meminta agar penggunaan kartu tani sesuai aturan dan jangan sampai ada penyelewengan. Jika terjadi penyelewengan, pemprov diminta memberikan sanksi tegas,...

Tunggu Putusan Final Kementerian Pendidikan

DEMAK-Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Demak hingga kini masih menunggu keputusan final Kementerian Pendidikan terkait pelaksanaan sekolah 5 hari atau full day school (FDS). Kepala Dinas...

Keluar Penjara, Pecandu Sabu Diringkus

MAGELANG–Petugas Polres Magelang Kota menangkap empat tersangka tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Barang bukti yang diamankan 7.5 gram sabu. Dua di antaranya, residivis...

Magersari Jadi Wakil Jateng

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kelurahan Magersari Kota Magelang akan mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk maju ke tingkat nasional tahun 2018 mengikuti dua jenis lomba berbeda....

Kembangkan Inovasi Pengelolaan Perkebunan

Direktur Utama (Dirut) PT. Tambi, Agus Wibowo, memiliki banyak inovasi selama mengelola perusahaan plat merah tersebut. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Wonosobo yang...

Pemprov Nomor duakan Anggaran Pendidikan

SEMARANG – DPRD Jateng menyorot kebijakan pemerintah yang membolehkan sekolah untuk menarik SPP. Hal itu membuktikan jika komitmen pemerintah terhadap pendidikan gratis dan wajib...