33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Marwan Dipastikan Dapat Rekom

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengusung Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar untuk maju Pilgub Jateng 2018 mendatang. Hal itu dibeberkan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar saat Rapat Koordinasi seluruh DPC se-Jateng di Patra Jasa Semarang Convention Hotel, Kamis (4/5).

Cak Imin –saapaan akrab Muhaimin—menjelaskan, meski Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB belum resmi melakukan deklarasi, pihaknya sudah yakin akan membawa nama Marwan Jafar sebagai bakal calon Gubernur Jateng. ”Pasti dapat rekom. Saat ini kami masih terus memasarkan ke para ulama dan masyarakat. Semoga mendapat respons baik,” terangnya.

PKB pun terus berkomunikasi dengan parpol lain demi kepentingan koalisi. Sebab, PKB hanya punya 13 kursi dan tidak bisa maju sendiri tanpa koalisi dengan parpol lain. ”Semua partai kami rayu, semoga mau berkoalisi dengan kami mengusung Marwan Jafar,” harapnya.

Dijelaskan, rakor kali ini merupakan konsolidasi untuk mempercepat gerakan mesin partai terutama strukturalisasi pengurus hingga tingkat desa untuk menghadapi Pilgub dan Pilkada 2018 serta Pileg 2019. Posko di tingkat desa pun bakal menjadi prioritas. ”Kami telah mengumumkan kepada seluruh aktivis PKB untuk mulai menggerakkan kekuatan di desa-desa,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Cak Imin pun memotivasi DPW dan seluruh DPC yang hadir dalam rakor tersebut untuk mengejar dominasi PDIP di Jateng. Dia berharap, rakor ini bisa merancang strategi untuk mewujudkannya. Salah satunya mengumpulkan suara Nahdlatul Ulama (NU) yang selama ini terpecah. Bahkan hanya sebagian kecil yang masuk ke PKB.

”Penyebaran suara NU memang dipengaruhi banyak faktor, seperti persepsi, perilaku pemilih, dan lain sebagainya. Kita harus bisa memotret dengan jelas untuk mementukan langkah-langkah efektif dan strategis mengumpulkan suara NU,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta PKB untuk bergerak di media sosial (medsos). Menurutnya, medsos cukup efektif mengingat separuh dari penduduk Indonesia mengakses internet setiap hari. Meski begitu, Cak Imin menyadari sebagian pendukung PKB tidak kenal socmed. ”Jadi serangan darat jangan ditinggalkan. Seperti kegiatan ibadah yang sudah rutin kami lakukan,” bebernya.

Ketua DPW PKB Jateng, Yusuf Chuldori menambahkan, Marwan Jafar merupakan kader terbaik yang pantas menyandang predikat sebagai bakal calon Gubernur Jateng 2018-2023. ”Sudah saatnya santri kader PKB memimpin Jateng,” tegas pria yang akrab disapa Gus Yusuf ini.

Menurutnya, seluruh kader PKB harus bisa mulai kerja keras dan kerja cerdas karena ada dua pesta demokasi di 2018 mendatang. Dia pun berharap muncul kader-kader di tujuh daerah yang bakal menggelar Pilkada 2018, yaitu di  Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Kudus, Kabuapten Temanggung, Kabupaten Magelang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal.

Sementara itu, Marwan Jafar yang hadir dalam rakor ini, belum bersedia berkomentar. Ia menyerahkan sepenuhnya pada Cak Imin. Dalam rakor ini, hadir pula Sekjen DPP PKB Abdul Kadir Karding, Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jateng KH Munif Zuhri, Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman, dan pengurus PKB Jateng lainnya. (amh/ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...