33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Buket Bunga Raksasa dari Seribu Roti dan Keju

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Buket bunga dengan ukuran raksasa menghias atrium Mal Paragon, kemarin. Uniknya, buket tersebut terbuat dari rangkaian seribu roti dan keju berbentuk bunga. Sebanyak 300 kilogram tepung dan 220 kilogram keju digunakan untuk membuat buket berdiameter 2,3 meter dan tinggi 3 meter ini. Berbagai macam bentuk serta ragam warna bunga roti ditata menyerupai buket asli.

”Proses pembuatannya membutuhkan waktu selama sebulan oleh lima orang. Bahan-bahan tersebut diproses menjadi roti kemudian dikeringkan dan diberi warna. Begitu juga kejunya. Sedangkan perakitan dan penataan hanya satu malam,” jelas salah seorang penggagas ide buket raksasa, Agrippina Aileen, kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Rangkaian bunga dipilih selain cantik dan unik, juga memberikan hal yang berbeda dari 6 gelaran Fortune Baking Festival sebelumnya. Selain cantik dipandang, roti-roti ini juga bisa dimakan. ”Tiap tahun kami selalu bikin kue yang bisa dimakan. Tahun ini, kami bikin berupa roti kering, bisa dimakan dan dicelup ke dalam teh atau kopi,” ujarnya.

Alhasil, keunikan buket bunga raksasa itu pun menarik perhatian sejumlah pengunjung yang melintas. Tak sedikit yang mengabadikannya melalui kamera ponsel. ”Saya pernah lihat buket bunga dari kue juga, tapi ini yang paling besar. Cantik dan kreatif,” kata Intan, salah seorang pengunjung.

Penggagas Fortune Baking Festival lainnya, I Fen, menambahkan, dunia pastry makin berkembang. Rangkaian bunga dari roti dan keju yang ditampilkan kali ini merupakan sedikit dari banyak hal yang bisa dikreasikan dalam bidang tersebut. ”Kami membuka kesempatan berbagi ilmu tentang baking kepada semua pengunjung mal sini. Yakni, dengan demo dari sejumlah chef yang kompeten,” ujarnya. (dna/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jalur Menuju Watumalang Retak

SEMENTARA itu, hujan deras yang mengguyur wilayah Wonosobo, kemarin (20/2), menyebabkan jalan penghubung Wonosobo ke Kecamatan Watumalang rusak. Tepat di Desa Kuripan, jalan sepanjang...

Efek Mahalnya Tiket Pesawat bagi Klub Sepak Bola

Jangankan ke Batang yang ada di Jawa, ke dan dari Pekanbaru yang sama-sama di Sumatera pun, Persiraja Banda Aceh harus ke Kuala Lumpur dulu...

Seriusi Pelihara Perkutut

DISELA kesibukan sebagai dosen Fakultas Hukum Universitas Semarang dan memimpin Pengcab PBSI Kota Semarang, Doddy Kridasaksana masih punya waktu untuk menyalurkan hobi memelihara burung...

Soroti Prasarana Samsat yang Terbatas

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD Jateng meminta Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Grobogan menambah sarana dan prasarana agar bisa melayani wajib pajak dengan lebih...

Masih Banyak Proyek Belum Dikerjakan

SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mendesak segera dilakukan evaluasi program pembangunan infrastruktur yang dilakukan setiap dinas atau Organisasi Perangkat daerah...

Bantu Pengobatan Warga Bukit Menoreh

MAGELANG-Kebutuhan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, terbantu dengan hadirnya program Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan Massal yang digelar Djarum...