33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Kota Seribu Air Terjun Sangat Dekat dengan Wisata Dieng Wonosobo

Curug Bajing Petungkriono, Pesona Air Terjun Negeri di Atas Awan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Pesona air terjun Curug Bajing Desa Telogopakis, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, sungguh sangat luar biasa. Tak heran jika kini menjadi primadona baru tempat wisata di Kabupaten Pekalongan. Keindahannya mampu membuat takjub dan menghipnotis setiap pengunjung yang berduyun-duyum tiap akhir pekan ini.

WISATA Curug Bajing Petungkriyono Kabupaten Pekalongan ini, terbilang cukup dekat dengan tempat wisata Dieng Wonosobo, hanya berjarak 25 kilometer melalui jalan beraspal mulus dan berkelok, serta jalan yang naik turun. Sehingga bisa dijadikan satu paket dengan satu perjalanan wisata dari arah tempat wisata Dieng. Dari arah Wisata Dieng, air terjun Curug Bajing sudah tampak dari jarak 5 kilometer, seperti air tejun yang keluar dari perut perbukitan Petungkriyono.

MASIH ALAMI : Dilihat dari lokasi saung peristirahatan pengunjung, tampak suasana udara sejuk dan tenang yang memperkuat pesona keindahan Curug Bajing.
MASIH ALAMI : Dilihat dari lokasi saung peristirahatan pengunjung, tampak suasana udara sejuk dan tenang yang memperkuat pesona keindahan Curug Bajing.

Namun jika perjalanan ditempuh dari arah Kota Pekalongan dan pengunjung tidak ingin repot mengemudikan mobil sendiri, dapat menggunakan angkutan pariwisata pegunungan dari Terminal Kecamatan Doro dengan tarif Rp 100 ribu pulang pergi (PP) untuk mengunjungi 4 lokasi wisata di Petungkriono. Yakni Curug Muncar, Curug Lawe, Curug Bajing dan Sungai Wello. Kendaraan roda empat atau roda dua, bisa dititipkan di Terminal Kecamatan Doro tersebut.

Perjalanan dari Terminal Kecamatan Doro ke lokasi wisata Curug Bajing, ditempuh selama dua jam perjalanan. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan alam pegunungan, sawah nan hijau, serta air terjun kecil yang jumlahnya sangat banyak. Tak heran, jika Petungkriono disebut sebagai kota seribu air terjun. Pengunjung juga dapat menjumpai hewan langka berupa Kera Owa Jawa, yakni kera yang mempunyai wajah putih dengan ekor yang panjang.

Satu jam perjalanan pertama, pengunjung akan menjumpai air terjun kembar, yang letaknya di tepi Jalan Raya Petungkriyono, warga menyebutnya Curug Sibedug. Di lokasi Curug Sibedug, pengunjung dapat beristirahat dan menikmati Kopi Petung serta jajanan pasar. Kopi Petung terkenal akan rasanya yang kuat dan khas, karena ditanam oleh petani pada ketinggian di atas 1100 dpl.

BERSIH DAN NYAMAN : Jalan setapak menuju Curug Bajing menjadikan pengunjung tak merasa lelah, karena sangat bersih, nyaman, serta dilengkapi fasilitas umum MCK yang bersih dan bagus serta gratis.
BERSIH DAN NYAMAN : Jalan setapak menuju Curug Bajing menjadikan pengunjung tak merasa lelah, karena sangat bersih, nyaman, serta dilengkapi fasilitas umum MCK yang bersih dan bagus serta gratis.

Dari lokasi Curug Sibedug untuk menuju Curug Bajing, masih berjarak 15 kilometer atau 45 menit perjalanan. Selama perjalanan ke Curug Bajing, banyak burung Elang Jawa dengan sayap besar, yang beterbangan mengitari lokasi hutan Petungkriyono. Pemandangan alam pegunungan dan sawah, serta udara yang cenderung dingin dan sejuk, membuat Petungkriyono menjadikan lokasi wisata alam yang harus dikunjungi.

Memasuki lokasi wisata air terjun Curug Bajing, terdapat parkir kendaraan yang sangat luas, bisa menampung lebih dari 200 kendaraan roda dua dan 100 kendaraan roda empat. Di lokasi parkir juga banyak ditemukan warung makan yang berjejer rapi, menyajikan makanan khas daerah Petungkriyono dengan harga yang murah. Para pedagang biasanya menampilkan daftar menu dan harga.

Dari area parkir, pengunjung harus jalan kaki menyusuri jalan setapak sejauh 300 meter. Jalan setapak yang terbuat dari batu ditata rapi, tampak bersih. Dilengkapi pula, toilet yang bagus dan bersih, bantuan dari CRS Bank Indonesia, serta tempat sampah banyak tersedia. Yang menarik, ada saung untuk beristirahat yang bisa menampung 30 orang.

Pemandangan air terjun Curug Bajing terihat sangat indah, dengan ketinggian lebih dari 1200 meter, cipratan air terjun Curug Bajing seperti embun, terasa sangat dingin ketika menerpa wajah. Jika sore hari, kabut akan menyelimut Curug Bajing, pesona air terjun negeri di atas awan semakin terlihat jelas.

Bagi pengunjung yang suka berselancar dengan ban, pengelola wisata juga menyediakan ban yang disewakan. Namun tidak disarankan jika hujan turun, karena air terjun akan sangat deras, untuk sekedar mandi dan menikmati embun dari Curug Bajing. Pengunjung dapat mendakinya dengan jembatan bambu yang ada di depan Curug Bajing.

PALING FAVORIT : Panggung Cinta Curug Bajing merupakan lokasi foto selfi yang paling favorit dengan latar belakang air terjun Curug Bajing.

Banyak lokasi untuk mengabadikan momen berfoto, yang disediakan oleh pengelola. Mulai dari gardu pandang dengan ketinggian 20 meter maupun saung tempat beristirahat. Namun, yang paling menarik dan disukai pengunjung, yakni berfoto pada panggung cinta, dengan latar belakang Curug Bajing yang mempesona.

Ada baiknya ketika i Desa Tlogopakis lokasi Curug Bajing, sebaiknya mampir ke wisata Lingga Yoni, Situs Gedong, Makam Syekh Maja Suta, Kolam Pancing, Curug Sriti, Agro Wisata, Curug Lawangan, dan Pertapaan Semar. Ke arah tenggara di Desa Tlogorejo ada Tlogo Mangunan, Gunung Kendali Sodo, Watu Belah. Di Desa Curug Muncar, ada Curug Muncar, Curug Tlaga Lembu, dan Air Panas, bahkan area perkemahan pun disediakan bagi pengunjung yang ingin berkemah. Homestay juga banyak disediakan oleh penduduk, dengan tarif Rp 75 ribu per kamar dan sarapan pagi. (thd/adv/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Prasmanan

RADARSEMARANG.COM - Seorang tamu hotel Grand Artos Hotel and Convention sedang memilih menu makan siang yang disediakan, Selasa (24/4). Selama April, manajemen GAHC menyediakan...

Pelayanan RUSD Harus Maksimalkan IT

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - RSUD Kota Salatiga harus bisa memaksimalkan pemanfaatan IT secara online dalam sisi pelayanan pasien di rumah sakit. Hal ini perlu dilakukan,...

Jelang Pilgub, Fraksi Dirombak

SEMARANG – DPW PKS Jateng merombak susunan Fraksi PKS DPRD Jateng. Berdasarkan surat DPW nomor 009/K/AK-PKS/VII/1438, Muhammad Rodhi ditunjuk sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD...

Telkom Santuni Anak Yatim

PEKALONGAN-Di bulan suci Ramadan ini, Telkom Witel Pekalongan kembali berbagi dengan anak yatim piatu di Pekalongan lewat Safari Ramadan. Selain berharap berkah, juga meminta...

Parfum Pisang Dikira Cairan Narkoba

JawaPos.com - Peristiwa seputar jajanan berbahaya di sekolah kerap menyebar dengan cepat. Kadang malah sengaja dimodifikasi dan disebarkan ke grup-grup WhatsApp yang beranggota emak-emak....

Jangan Sampai Terjerumus Radikalisme

SEMARANG - Ratusan siswa kelas X dan XI SMA Nasima Gandanegara antusias mengikuti kegiatan pesantren Ramadan. Kegiatan ini diselenggrakaan sejak Rabu (31/5) hingga Sabtu...