33 C
Semarang
Sabtu, 30 Mei 2020

Yudis Tundukkan Unggulan Pertama

Kejuaraan Bulutangkis Kejurkot V Salatiga 2017

Another

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

SALATIGA – Kejutan terjadi di kelompok usia tunggal putra utama saat memasuki fase empat besar Djarum Foundation Kejuaraan Bulutangkis Kejurkot V Salatiga 2017. Pemain non unggulan dari PB Surya Gemilang Salatiga (SGS), Yudis, berhasil melangkah ke babak empat besar setelah menundukkan unggulan satu, Putra dari PB Mahkota. Sedangkan unggulan dua Restu dari PB Glory, sukses mengamankan tiket semifinal dengan mengalahkan Resa dari PB SGS 21-18, 21-9.

Yudis mampu memetik kemenangan dua set langsung. Pada gim pertama, pertemuan dua pemain ini saling berkejaran angka. Keduanya agresif saling menyerang. Bahkan sempat mencatat poin sama 16-16. Kemenangan Yudis mulai tampak setelah mencatatkan 17-20. Meski sempat dikejar, pemain andalan PB SGS ini menyudahi dengan angka 18-21.

Berbekal satu kemenangan, Yudis tampak makin percaya diri dan mampu mengatasi serangan Putra saat memasuki gim kedua. Meski kerap melakukan kesalahan pengembalian bola, Yudis akhirnya mampu mengatasi gim kedua, hingga akhirnya mengakhiri aga dengan angka 13-21. Selain Yudis dan Restu, dua semifinalis lainnya direngkuh oleh Betrand (PB Glory) dan Rasky (PB SGS).

Pelatih PB SGS, Joko Kace, mengungkapkan, Yudis punya semangat tinggi untuk mencari setiap angka. “Tekniknya bagus, hanya kadang kurang konsentrasi sehingga kehilangan angka karena pengembalian bolanya tidak tepat,” ujarnya.

Sementara di partai tunggal pemula putra, PB SGS mampu mendominasi hasil empat besar. Unggulan satu Kieky, serta non unggulan Yudan dan Ramanda, memastikan diri tampil di semifinal. Satu tempat tersisa disabet oleh Rafael, ungulan dua dari (PB Berkat Abadi). Menilik dari bagan pertandingan, laga empatbesar akan mempertemukan Kieky dengan Yudan, sedangkan Ramanda akan ditantang Rafel.

Joko Kace cukup puas dengan pencapaian atlit binaan di kelompok tunggal pemula putra. “Persaingannya (tunggal pemula putra) cukup ketat karena paling banyak peertanya. Hasil ini sudah baik. Harapan kita anak-anak menampilkan permainan terbaikanya di pertandigan berikutnya,” ujarnya.

Partai tunggal remaja putra, PB Rajawali membuka peluang untuk menguasai babak final, setelah dua pemain binaannya yang menempati seeded unggulan maju semifinal. Yakni Nadifan sebagai unggulan satu dan Andi di posisi unggulan dua. Laga semifinal akan mempertemukan Nadifan dengan Rayharavi (PB Domas), dan Andi bertemu Farid dari PB SGS.

KEJUTAN: Pemain pradini putri Angelice Quinsha Helena (PB Berkat Abadi) yang tampil di tunggal anak putri madya, sukses masuk final setelah di babak semifinal mengalahkan rekan satu klubnya, Cindy. (TAUFIQ R/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KEJUTAN: Pemain pradini putri Angelice Quinsha Helena (PB Berkat Abadi) yang tampil di tunggal anak putri madya, sukses masuk final setelah di babak semifinal mengalahkan rekan satu klubnya, Cindy. (TAUFIQ R/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Sementara, Pemain usia pradini putri Angelice Quinsha Helena (PB Berkat Abadi) yang tampil naik tingkat di kelompok tunggal anak-anak putri madya, tanpa diduga mampu melangkah ke final. Di babak delapanbesar Helena menghentikan langkah Inggrit PB Eben Haezer 21-3, 21-5, dan semifinal mengalahkan Cindi, rekan satu klubnya. (fiq/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

More Articles Like This

Must Read

Penyedia Jasa Harus Taat Kontrak 

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG –  Penyedia jasa yang beroperasi di Kabupaten Temanggung diminta taat pada kontrak kerja. Dengan taat kontrak kerja, diharapkan pekerjaan jasa konstruksi bisa...

Ketika PCNU Luncurkan Rumah Pangan Kita

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Temanggung menggandeng Bulog mencanangkan pendirian Rumah Pangan Kita (RPK). RPK dilaunching oleh Bupati Bambang Karno bersama Ketua PCNU...

IAIN Salatiga Tambah Profesor

SALATIGA – Prof Dr H Zakiyuddin Baidhawy MAg menambah jumlah guru besar di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga. Saat ini IAIN Salatiga memiliki...

APBD Jateng Harus Pro Perempuan

RADARSEMARANG.COM, REMBANG - Bakal calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah berziarah ke makam RA Kartini di Rembang. Bersama suaminya, Taufik Abdullah, Ida berdoa...

Pengguna Ayla Kumpul di Salatiga

SALATIGA - Ratusan pengguna mobil Daihatsu Ayla mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) ke-2 Ayla Community yang dilakukan di lapangan Tlogo Resort, Tuntang Kabupaten Semarang, akhir...

Kreatif Ciptakan Koreografi Tari dan Musik Pengiring

Untuk melestarikan budaya Jawa, sejumlah mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian Jawa (KJ). Mereka menciptakan beragam koreografi tari dan...