33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Upah Rendah Belum Tentu Investasi Tinggi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Pemerintah daerah didesak tak menjual upah buruh murah sebagai daya pikat kepada investor. Sebab, upah buruh yang rendah tak selalu berkorelasi dengan banyaknya investasi yang masuk.

Anggota Fraksi PAN DPRD Jateng Ahsin Maruf mengatakan upaya pemerintah daerah menarik investor dengan mengiming-imingi upah murah sangat menyakitkan bagi buruh. Menurutnya, nasib buruh, khususnya di Jateng masih memprihatinkan. Indikasinya adalah masih rendahnya besaran UMK di Jateng.

”Melihat besaran UMR di Jateng dengan UMR di provinsi Jabar dan Jatim sangat njomplang. Padahal dengan upah lebih rendah, investasi di Jateng tidak lebih baik dari Jabar dan Jatim,” ujarnya dalam seminar dalam rangka Hari Buruh Internasional bertema ”Antara Perjuangan dan Perayaan May Day untuk Memperoleh Hak-hak Politik dan Ekonomi Kaum Pekerja/Buruh”. Acara digelar di kantor DPW PAN Jateng, belum lama ini.

Sekretaris DPW PAN Jateng Umar Hasyim menyatakan pihaknya siap memberikan wadah dan mengadvokasi para buruh dalam memperjuangkan nasibnya. ”Kami akan membuka kantor DPW PAN Jateng ini sebagai Rumah Buruh. Mereka dapat langsung menyampaikan aspirasi kepada kami,” ujarnya.

Tindak lanjutnya adalah dengan menginstruksikan kepada anggota dewan dari Fraksi PAN baik di DPRD Jateng dan DPR RI untuk mengawal aspirasi buruh. ”Misalnya, para buruh saat ini sedang menentang PP 78 tahun 2015 karena dinilai bertentangan dengan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. PAN akan mengawalnya,” katanya.

Deputy Vice President DPP FSPMI Obon Tabrobi menyatakan besaran UMK di kabupaten/kota di Jateng masih cukup memprihatinkan. Sebab masih jauh di bawah Jatim dan Jabar. Ini menjadi persoalan yang harus terus diperjuangkan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para buruh.

Menurutnya, masih banyak persoalan yang harus diperjuangan oleh buruh. Selain UMK yang masih rendah, ada masalah lain yaitu seperti persoalan magang kerja, tenaga kerja asing, BPJS, dan pengawasan tenaga kerja. ”Seperti BPJS, belum semua perusahaan sudah mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS bidang kesehatan. Padahal  kesehatan itu penting, apalagi biaya kesehatan memang mahal,” paparnya dalam seminar yang dimoderatori Kabid Buruh Tani dan Nelayan DPW PAN Jateng Aris Septiono tersebut. (ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jelang Lawan Persis, Satu Pemain PPSM Mundur

MAGELANG – Di saat PPSM Sakti Magelang bersiap menghadapi Persis Solo, Kamis (20/7) lusa, satu pemain senior berposisi gelandang bertahan, Eko Budi Santoso mengundurkan diri....

Kampung Hebat Lombakan 7 Kategori

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang bersama Jawa Pos Radar Semarang akan menggelar lomba Kampung Hebat 2018-2019 di Kota Semarang. Tujuannya, untuk meningkatkan pemerataan pembangunan...

Bawa Sabu, Dituntut 14 Tahun

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Nekat membawa dan menjual narkotika golongan I jenis sabu sebesar 113,341 gram, warga Karangroto, Genuk, Semarang, Bandot Winoto, dituntut pidana 14 tahun penjara...

Waspadai Titik Rawan Banjir dan Ambles

SEMARANG –Datangnya musim penghujan membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) memetakan beberapa titik rawan banjir dan longsor yang ada di wilayahnya. Salah satunya dilakukan...

Bentuk Kelompok Ekonomi Desa

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Jadi pilot project Desa Berdaya, Desa Purworejo, Kecamatan Ringinarum mulai melakukan perencaan pemberdayaan masyarakat dengan memaksimalkan potensi lokal desa. Yakni melibatkan...

Pendaftar Perangkat Desa Meningkat

KENDAL - Selama sepekan terakhir, permintaan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Kendal meningkat. Setiap hari bisa ratusan orang yang mengurus SKCK ke...