33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Normalisasi Usai, Kali Kembali Penuh Sampah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

DEMAK-Meski sudah dipasang spanduk larangan buang sampah, namun kondisi kali di sepanjang Jalan Raya Mranggen-Onggorawe kembali dipenuhi sampah. Padahal sungai tersebut baru selesai dilakukan normalisasi melalui bantuan Gubernur Jawa Tengah.

Kepala Dusun Waru, Komsahadi, mengaku jika tumpukan sampah terbanyak di wilayahnya, tetapi kondisi itu bukan semata dilakukan oleh warga setempat. Melainkan juga oleh warga dari luar desa yang sengaja membuang sampah ke kali. Di sisi lain, keberadaan Pasar Waru yang berada dekat dengan aliran kali otomotis membuat pedagang membuang sampah sembarangan. “Sudah sering diperingatkan, bahkan banyak pengendara motor yang sengaja membuang karung-karung sampah ke kali,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (1/5) kemarin.

Komsahadi menyayangkan perilaku warga, padahal bantaran kali khususnya di Desa Waru menjadi penyebab utama banjir. Sehingga perlu ada tanggung jawab bersama bukan hanya warga dan Pemerintah Desa (Pemdes) Waru saja, meskipun diakui lahan pembuangan sendiri sangat minim. “Harus menjadi kesadaran bersama, apalagi normalisasi sendiri sudah dilakukan. Jadi seterusnya, lingkungan yang bersih harus menjadi tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Ketua Komunitas Pecinta Lingkungan Desa Waru, Iskhak, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu realisasi tempat-tempat pembuangan akhir dari permohonan yang telah diajukan ke Pemkab Demak. Namun demikian, pihaknya masih akan terus melakukan aksi bersih-bersih desa setiap 2 minggu sekali.

Dikatakannya, kebiasaan masyarakat adalah kunci utama agar Desa Waru bebas dari langganan banjir. “Sudah rutin dibersihkan, bahkan kami siap mengumpulkan sampah warga untuk seterusnya dibakar, meskipun saat ini belum optimal karena keterbatasan alat penujang dan fasilitas yang seadanya,” ujarnya. (mg28/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bupati Asip Raih Penghargaan Dari Kemendagri

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Kinerja perjalanan dua tahun kepemimpinan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dan Wakil Bupati Arini Harimurti mendapatkan apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)...

Sehari, Pacu Semangat Guru Menulis

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Seharian kemarin (15/4), sebanyak 85 guru dari Kota Salatiga dan sekitarnya mengikuti pelatihan menulis artikel populer di media massa yang diselenggarakan...

Andeka Raih Gelar Doktor

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Disertasi berjudul Peralihan Mata Pencaharian di Daerah Rawan Bencana : Studi Kasus Pariwisata di Kinahrejo Kabupaten Sleman Yogyakarta, mengantarkan Andeka Rocky...

SSB Putra SSS Semarang Lolos 12 Besar

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Sebanyak 25 tim sepakbola kelompok usia 10 tahun mengikuti turnamen sepakbola Piala Wali Kota Salatiga 2018, Jumat (30/03) kemarin. Turnamen sepakbola yang...

Koran Berbahasa Inggris, Bukan Koran Inggris

JawaPos.com - Foto koran berbahasa Inggris dengan narasi yang mengkritik pemerintah berseliweran di Facebook dan Twitter kemarin (7/2). "Koran Inggris semprot Ngaciro. BUMN ngutang...

Kubur Sabu, Tandai dengan Asbes

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Penjual mainan anak yang kerap mangkal di Simpang Lima, dibekuk Satresnarkoba Polreatabes Semarang. Warga Sawah Besar, Gayamsari, bernama Ari Setiyawan, 33,...