33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Masih Banyak yang Unas Pakai Kertas

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

DEMAK-Ujian nasional (Unas) tingkat SMP/MTs di Demak yang dimulai sejak kemarin masih banyak yang menggunakan sistem naskah soal ujian dengan model kertas dan pensil (UNKP). Sedangkan, yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputerisasi (UNBK) relatif sedikit.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Demak disebutkan bahwa untuk sekolah dan siswa yang memakai sistem UNKP jumlahnya lebih besar dibandingkan UNBK. Untuk UNKP jumlah sekolah SMP ada 76 unit sekolah dengan jumlah siswa peserta ujian sebanyak 6.954. kemudian, untuk sekolah yang menggunakan sistem UNBK ada 7 sekolah SMP dengan siswa 1.255 orang. Dari jumlah itu, SMP yang UNBK mandiri hanya SMPN 2 Demak. Lainnya, masih ndompleng UNBK di sekolah lainnya, termasuk nunut ujian di SMAN 1 dan SMKN 1 Demak. Sedangkan, untuk MTs di Demak, ada 119 sekolah yang pakai UNKP dengan 8.550 siswa. Kemudian, yang UNBK ada 9 sekolah dengan 1.420 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan, Anjar Gunadi mengungkapkan, meski terbilang lancar, namun ujian tersebut juga diwarnai keprihatinan. Sebab, di SMPN 3 Guntur kondisi ruang kelas sekolahnya sudah retak-retak dan perlu rehab. Retakan gedung sekolah tersebut membuat siswa tidak nyaman untuk mengerjakan soal ujian. “Butuh pengurukan. Sebab, dulu lahannya bekas sawah,” katanya.

Menurut Anjar, masih banyaknya sekolah yang menggunakan sistem UNKP lantaran masih belum memiliki fasilitas komputerisasi yang siap untuk ujian. Karena itu, meski ada sekolah yang ndompleng UNBK di sekolah lainnya, mereka tetap ingin menjaga prestis serta menaikkan pamor sekolah.

“UNBK itu bagi sekolah prestis. Apalagi, yang UNBK mandiri. Kalau yang UNBK tidak mandiri mereka tetap membiayai penggunaan komputer, beban listrik maupun tekhnisi yang stand by 24 jam,” katanya.

Terkait dengan pelaksanaan UNBK, pihaknya telah kerjasama dengan PLN Demak. Ini agar aliran listrik tidak mati ditengah pelaksanaan ujian. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tak Ada Remisi Bagi Napi Terlibat Narkoba 

SEMARANG – Kementrian hukum dan hak asasi manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah akan mencabut remisi bagi narapidana yang terlibat peredaran atau pengendali narkoba di dalam...

Mobil Aktivis KP2KKN Dibakar

BOYOLALI - Aksi menebar teror oleh oknum tak bertanggung jawab, ditujukan kepada Eko Haryanto, warga Dusun Dadan, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Sabtu dini hari...

Tempat Karaoke Nekat Beroperasi

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Meski sudah dilakukan penyegelan, namun sejumlah tempat karaoke masih tetap nekat beroperasi. Kondisi ini diketahui, setelah dilakukan pengecekan dilapangan secara langsung...

Kenaikan Harga Bertahan 10 Hari

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Menjelang Lebaran harga daging sapi merangkak naik. Kenaikan harga berkisar antara Rp 5-10 ribu per kilonya. Harga daging sapi segar naik...

100 Siswa Ma’had Akan Divaksin Difteri

RADARSEMARANG.COM - DINAS Kesehatan Kota Semarang dijadwalkan akan memberikan vaksin difteri kepada 100 siswa Ma’had Ta’zhiimus Sunnah di Kelurahan Genuksari, Sabtu (21/7) hari ini....

Lagi, WS Basuki Gugat Partai Nasdem

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Anggota DPRD Kota Semarang, Windu Suko Basuki (WSB) kembali mengugat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Dewan Pimpinan Daerah...