33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Hardiknas, Mahasiswa Unsiq Wonosobo Demo

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

WONOSOBO—Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Al-Imam Fakultas Tarbiyah Universitas Sains Al Quran (Unsiq) kemarin menggelar aksi damai di dalam kampus.

Unjuk rasa digelar untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei kemarin. Dalam aksinya, mereka menyampaikan beberapa aspirasi.

Yakni, menolak segala bentuk liberalisasi dan komersialisasi pendidikan, menuntut kepada segenap pemangku kepentingan untuk mengembalikan khitah pendidikan. Lebih tepatnya, pendidikan harus bersifat mencerdaskan dan tanpa diskriminasi.

“Kami masih melihat, banyak saudara kita yang tidak bisa melanjutkan. Bukan karena kesadaran masih rendah, tapi karena pendidikan masih dianggap mahal oleh sebagian masyarakat.”

Menurut mereka, di Wonosobo, banyak problem di pendidikan yang semestinya cepat dicarikan solusi. Di antaranya, masih banyak masyarakat yang belum melek huruf, belum meratanya pendidikan, dan maraknya anak usia sekolah justru pekerja di bawah umur.

Korlap aksi, Kamto juga menyebut, besarnya gelontoran dana di sektor pendidikan, sangat memungkinkan terjadinya korupsi jika tidak terus diawasi. “Yang paling menyesakkan, adanya praktik praktik korupsi di tubuh pendidikan, seharusnya tak ada toleransi kepada pelaku. Ini harus diusut tuntas.” (cr2/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Usulkan Stasiun Batang Difungsikan

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemkab Batang berharap Stasiun Kereta Api (KA) Batang kembali difungsikan, menyusul berdirinya PLTU di Batang dan banyaknya investor yang mendirikan perusahaan....

Perbanyak Bank Sampah, Sulap menjadi Produk Tas

RADARSEMARANG.COM - Tidak hanya mengajak membuang sampah pada tempatnya, Wisanggeni Damar Panuluh juga mengarahkan orang-orang di sekitarnya untuk memilah dan memanfaatkan sampah. Salah satunya...

Taj Yasin Minta Restu Ketua PCNU Kendal

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jateng nomor urut satu Taj Yasin (Gus Yasin) mulai melakukan kampanye dukungan. Rabu (28/2) kemarin, Wakil Cagub...

Rakus Lentil dan Kurma Mentah Beku

Oleh Dahlan Iskan Semua itu bermula di hari kedua saya berada di Madinah. Sehari sebelumnya kami tiba dari Surabaya setelah matahari tenggelam. Enam cucu yang...

5th Anniversary Backpacker Semarang

MERAYAKAN 5th anniversary, Backpacker Semarang menggelar “Njujug Semarang Ndaa..”, 2-3 Desember 2017 mulai pukul 07.00 di Masjid Baiturahman Semarang. Share cost Rp 90 ribu....

Konten Hoax soal Uighur Makin Menjamur

Dunia terus membicarakan kekejaman Tiongkok terhadap muslim Uighur. Pengakuan tentang adanya kamp penahanan dan kekerasan fisik menghiasi pemberitaan di berbagai media. Pada saat yang...