33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

Kembangkan Kota Lama, Sinergi dengan BUMN

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEJUMLAH Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki aset di kawasan Kota Lama Semarang tergelitik untuk ikut membantu Pemkot Semarang demi mewujudkan kawasan penginggalan Kolonial Belanda tersebut menjadi destinasi wisata dunia.

General Manager Telkom Witel Semarang, Toni Agusman, mengaku ‘menyumbangkan’ dua aset bangunan milik Telkom untuk dikelola Pemkot Semarang. Rencananya, gedung milik Telkom di Jalan Letjen Soeprapto No 7 itu akan digunakan untuk ruang pamer UMKM dan Dekranasda Kota Semarang.

Toni menjelaskan, ada dua gedung di Kota Lama yang kurang dioptimalkan Telkom. Kedua gedung tersebut hanya difungsikan sebagai gudang penyimpanan saja.

“Saya rasa kurang optimal kalau dari segi fungsi. Soalnya biaya perawatannya juga tidak murah,” terangnya.

Daripada mubazir, pihaknya memutuskan untuk merelakan dua aset tersebut menjadi bagian dari sejarah Kota Lama. Untuk barang-barang yang kini berada di gudang tersebut, rencananya akan dipindahkan ke gedung milik Telkom yang berada di Gombel atau Johar.

“Kami sudah putuskan, barang-barang yang di Kota Lama akan dipindah segera. Telkom sebagai BUMN, harus bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan stakeholder dan pemerintah daerah untuk membangun Semarang Hebat,” tegasnya.

Gedung milik Telkom itu dulu bernama De Javasche Bank. Yakni, kantor bank yang mengedarkan sirkulasi uang dan berkaitan dengan bisnis komersial perusahaan-perusahaan di Hindia Belanda. Pernah juga menjadi kantor telegraf. Saat ini, bangunan tersebut telah direhab dengan biaya dari Bank BNI.

“Jadi, ini sinergi kami dengan BUMN. Bangunannya milik Telkom, tapi biaya rehabnya ditanggung Bank BNI. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Eben (CEO Bank BNI Wilayah Semarang, Eben Eser Nainggolan, Red),” kata Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu. (amh/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mengenal Komunitas Ketimbang Ngemis Semarang

Sekelompok anak muda dari berbagai profesi tergabung dalam Komunitas Ketimbang Ngemis Semarang. Mereka memiliki tujuan yang mulia. Yakni, ingin mengajak dan membantu warga agar...

Siapkan KUR Rp 40 M

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - BNI KC Temanggung tahun ini siap mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 40 miliar. Dana KUR diprioritaskan untuk petani tembakau....

Bidan Digendam, Rugi Rp 50 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Nasib apes dialami Hj Suryanti, warga Jalan Gedungsongo Raya, Kelurahan Manyaran, Semarang Barat.  Ia menjadi korban kejahatan dengan modus gendam. Akibatnya,...

Go Food Festival Semarang

RADARSEMARANG.COM - SEJAK Senin, 21 Mei 2018, manajemen Gojek membuka GO-FOOD Festival Semarang selama setahun ke depan di area Food Court Pasaraya Sri Ratu...

3.675 Orang Gugat Cerai

RADARSEMARANG.COM, SLAWI - Memasuki akhir tahun 2017, angka perkara gugatan cerai yang masuk di Pengadilan Agama (PA) Slawi kelas I B meningkat, dibanding tahun...

Masalah Pelik Sampah Elektronik

RADARSEMARANG.COM - LIHAT berbagai data dan angka di atas cukup bikin kamu terkejut nggak? Yep, selama ini perhatian kita tercurah buat mengatasi masalah sampah...