33 C
Semarang
Minggu, 31 Mei 2020

Banjir Bandang Empat Tewas dan Dua Hilang

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

MUNGKID-Hujan deras yang melanda kawasan Gunung Merbabu sepanjang Sabtu sore (29/4) kemarin, menyebabkan banjir bandang di Hulu Sungai Elo Kabupaten Magelang. Banjir menerjang permukiman warga di Dusun Nipis Desa Sambungrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang. Tiga orang ditemukan meninggal dunia sementara dua lainnya masih dalam proses pencarian.

Banjir yang disertai lumpur itu menerjang permukiman warga hingga menyebabkan empat orang tewas dan dua lainnya masih dalam pencarian. Korban meninggal yang sudah ditemukan di antaranya Sutar 50, Sumisah, 60, dan Murah, 30. Satu korban lain adalah Aryanti yang ditemukan di dalam reruntuhan rumah. Aryanti merupakan bidan setempat yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara korban luka berat bernama Marwan, 30 dan Nanda, 13. Semua korban merupakan warga Dusun Nipis Desa Sambungrejo. “Informasi di lapangan masih ada dua lagi yang belum diketemukan. Mari kita berdoa semoga mereka dalam kondisi baik,” kata Komandan SAR Grabag, Budi Rahartono.

Hingga kini proses evakuasi dan pencarian masih terus dilakukan. Kondisi lokasi kejadian tidak menguntungkan karena hujan dan sudah mulai gelap.

Tim yang diturunkan dalam proses evakuasi terdiri atas TNI Polri, Satgas Penanggulangan Bencana, SAR Kabupaten Magelang, Damkar, Dinkes, DPU dan relawan kemanusiaan.

Menurut keterangan yang dihimpun dari sejumlah relawan banjir bermula dari hujan lebat yang terjadi di hulu Sungai Elo. Air kemudian meluap dan melewati tanggul sungai sekitar pukul 16.42. “Air masuk ke perkampungan tadi dengan cepat, arusnya deras sekali,” kata saksi mata bernama Slamet.

Luapan air menerjang apapun yang dilewatinya. Termasuk rumah-rumah warga. Beberapa warga yang sedang ada di sekitar lokasi hanyut terbawa arus banjir bandang tersebut.

Gema takbir bersahutan keluar dari mulut warga. Mereka tidak percaya bencana terjadi begitu cepat dan menerjang dusun mereka. “Allahu Akbar… Allahu Akbar…. Allahu Akbar…” katanya menirukan suara warga.

Kepala Basarnas Jateng Agus Haryono mengatakan sore ini satu Tim Siaga Basarnas Jateng telah diterjunkan ke lokasi kejadian yang nantinya akan bergabung dengan Tim SAR gabungan di lapangan. Dirinya juga berpesan agar tim tetap bekerja secara maksimal disamping tetap mengutamakan keselamatan. (vie/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Petualangan Matteo Nanni Berkendara dari Italia ke Indonesia

Matteo Nanni bertualang di atas motornya keliling dunia untuk membuktikan bahwa dunia adalah tempat yang indah. Pada touring-nya yang terakhir, dia berhasil menyelesaikan misi...

Siap Kirim Anggota Magang ke Jepang

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - PC GP Ansor Demak secara resmi telah melaunching Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Learning Centre Ashabi. Lembaga yang didirikan GP Ansor Pusat ini...

Asyiknya Wisata Air Kali Blandon

KENDAL— Dusun Krayapan, Desa Purwokerto, Kecamatan Kendal, memiliki objek wisata air yang apik. Yakni aliran Sungai Blandon. Meski kondisi airnya tidak begitu jernih, namun pemandangan...

Emas Harga Pabrik

SEORANG wiraniaga menunjukkan emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) di Expo Finance yang berlangsung di Mal Ciputra Semarang, kemarin (9/3). Di pameran ini...

Lebaran Tetap Buka

RADARSEMARANG.COM - Suasana Artos Mall Magelang dipadati pengunjung yang mencari kebutuhan Lebaran. Selama Lebaran, mal terbesar di Magelang ini tetap buka. Hanya saja di...

Tol Soker Siap Dilalui Pemudik

RADARSEMARANG.COM, SOLO - Memasuki pekan kedua Ramadan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memastikan kesiapan menjelang arus mudik dan balik Lebaran. Sejumlah fasilitas pun...