33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Tinggi, Kebutuhan SDM di Bidang Logistik

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Kemampuan lulusan perguruan tinggi di bidang soft skill dianggap masih rendah. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan industri sebagai user untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dengan keterampilan khusus.

Executive Director ASEAN AFFA, Iman Gandhi mengatakan kemampuan soft skill meliputi komunikasi, leadership, analysis, dan problem solving. Dia mencontohkan lulusan yang mengikuti pendidikan atau pelatihan ilmu logistik masih sangat kurang. ”Padahal kebutuhan industri di bidang ini cukup besar. Perlu kerja sama pemerintah, lembaga pendidikan, dan industri sehingga bisa memenuhi SDM yang dibutuhkan perusahaan,” katanya dalam seminar ”Menjawab Tantangan dan Peluang di Era Indonesia Darurat SDM Logistik Terampil”. Seminar tersebut digelar STIE Cendekia Karya Utama (CendekiaKu) di Hotel Horison, belum lama ini. Dia menambahkan, dibutuhkan SDM yang bisa mengantisipasi kebutuhan jasa pelayanan di masa depan. Juga memiliki eksposur regional dan global.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam sambutannya yang dibawakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng Whitono menyatakan apresiasinya terhadap seminar yang digelar.

Apalagi dalam upaya mencari cara untuk meningkatkan kualitas SDM. ”Jadi, kalau ada sinyalemen Indonesia sedang darurat SDM logistik, maka melalui seminar ini dapat dipikirkan dan dirumuskan agar SDM logistik bangsa makin ditingkatkan,” ujarnya.  Menurutnya, salah satu cara agar SDM logistik mampu bersaing dan berkualitas, yaitu dengan menerapkan sertifikasi yang berstandar nasional dan internasional.

Ketua Yayasan STIE CendekiaKu Moh. Dwi Kharis Rifai mengatakan pihaknya bertekad mewujudkan dan mendidik para mahasiswa agar dapat lulus sebagai generasi yang siap pakai. ”Bukan hanya berbekal Link and Match, tetapi Plug and Play,” katanya.

Pihaknya juga berharap adanya support dari instansi terkait seperti Kemenristek Dikti, Kemenko Perekonomian, Kemenhub dan Kopertis agar benar-benar dapat membantu mengatasi darurat SDM yang dimaksud.

Guna merealisasikan program tersebut, STIE CendekiaKu telah melakukan kerja sama dengan beberapa perusahaan swasta sektor logistik. Antara lain PT Kharisma Indah Lestari, PT Berkah Jaya Samudra, PT Sabdho Waskita Wijaya, PT Mahesa Bahari Internasional, PT Trigita Upaya Makmur dan PT Bahana Shipyard. (ric/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

4 Bulan, Kades Belum Gajian

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Sejumlah kepala desa (kades) di Kabupaten Magelang belum menerima penghasilan tetap (siltap) sampai bulan April ini. Padahal gaji tersebut biasanya diterima...

Uji Coba Satu Bulan, Belum Terapkan Sanksi

SEMARANG - Hari kedua diberlakukannya sistem satu arah, di Jalan MT Haryono Semarang masih ada pengendara motor, bahkan mobil yang sengaja melawan arus. Beberapa...

Rp 2 Miliar Untuk Renovasi Stadion

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang akan menggelontorkan dana Rp 2 miliar untuk merenovasi Stadion M Sarengat, yang juga akan menjadi homebase tim Persibat...

Gullid Diproyeksikan Ganti Peran Yunus

SEMARANG - Head coach PSIS, Subangkit, tampaknya belum puas dengan permainan anak asuhnya di lima laga ajang Liga 2 yang telah dijalani. Pelatih asal...

5.864 Desa Dilatih Buat Laporan

SEMARANG – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Jateng telah memberikan pelatihan pelaporan dana desa kepada 5.864 desa bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)....

KPID Harus Menjaga Netralitas

SEMARANG  - Anggota Komisi A DPRD Jateng, Amir Darmanto meminta Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) menjadi pengawas lembaga penyiaran publik agar selalu mengedepankan bahasa...