33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Wanita Tewas, Diduga Dibunuh

Dimasukkan Karung Ditenggelamkan di Sungai

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

DEMAK-Warga Desa Bungo, Kecamatan Wedung, kemarin dikejutkan dengan penemuan karung putih berisi mayat di Sungai Wulan. Diduga, jasad perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut korban pembunuhan. Karung berisi mayat ini ditemukan warga didekat sandaran perahu nelayan.

Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan melalui Kabagops Kompol Sutomo mengatakan bahwa kejadian bermula ketika seorang nelayan bernama Hasyim, 32, warga Desa Bungo RT 5 RW 8, Kecamatan Wedung dan Subandi, 54, warga RT 3 RW 7 hendak memperbaiki perahu mereka yang ditambatkan di tepi sungai tersebut. Ketika itu, banyak anak yang sedang bermain di pinggir sungai. Anak-anak kecil yang bermain itu menarik karung putih yang tersangkut didekat perahu nelayan. Namun, setelah didekati, ternyata karung menyebarkan bau tidak sedap. Setelah dibuka ternyata ada sesosok mayat perempuan yang diperkirakan berusia 17 tahun. Kejadian itu langsung ditangani Polsek Wedung. “Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga untuk otopsi,” jelasnya.

Korban memiliki ciri ciri, kulit sawo matang, rambut hitam lurus panjang sebahu, tinggi sekitar 155 sentimeter, perawakan badan sedang, mengenakan motif lurik warna ungu terong, BH warna putih, dan tali BH warna merah. Korban juga masih mengenakan celana warna biru putih motif kotak kotak, SD warna krem, sarung putih hitam motif kotak, serta jilbab hitam. Polisi juga mengamankan 2 buah batu di dalam karung, jilbab yang dikenakan untuk menjerat korban, lipstik, dan karung warna putih untuk membungkus korban. “Saat ditemukan, celana pendek dan celana dalam sudah dipisahkan dibungkus dengan kantong plastik,” katanya.

Menurutnya, dari hasil sementara pihak dokter dan kepolisian, dimungkinkan korban sebelum tewas dianiaya dulu. Sebab, ada tanda bekas penganiayaan berupa jeratan di leher yang masih menempel. Selain itu, pelipis kanan memar, dubur dan anus mengeluarkan darah, dan lidah menjulur keluar. “Kemungkinan setelah meninggal, baru dimasukkan dalam karung dan diberi beban 2 buah batu dengan maksud agar karung berisi tubuh korban ini bisa tenggelam di sungai,” jelasnya. Untuk mengetahui kepastian penyebab kematian korban ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi Dokkes Polda Jateng. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Kunjungi SMPN 17, David Beckham Disuguhi Getuk

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Siswa SMP Negeri 17 Semarang dikejutkan kehadiran salah satu legenda sepak bola dunia, David Beckham. Kehadiran mantan pemain sepak bola asal Inggris...

TNI, Polri dan Pemda Harus Tetap Bersinergi

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Letkol Kav Henry Rudi Judianto Napitupulu resmi menjadi Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0736/Batang menggantikan Letkol Inf Fajar Ali Nugraha yang...

Poster Anti Pancasila Gemparkan Undip

SEMARANG - Poster dan spanduk bergambar Garuda Pancasila dengan tulisan ”Garuda Ku Kafir” menggemparkan Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro...

Dorong Miliki Ikon Alat Musik Tradisi

UNGARAN–Kabupaten Semarang hingga kini belum memiliki alat musik khas tradisi. Anggota Komite Seni Kreatif Dewan Kesenian Kabupaten Semarang (DKKS) Muhammad Fajar Afiatno mengatakan hal...

Tanpa Izin, Pemilik Genset Terancam Pidana 5 Tahun

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Banyak pemilik genset yang kurang mengetahui bahwa kepemilikan genset harus dilengkapi dengan Izin Operasi (IO) dan Sertifikat Laik Operasi (SLO) bagi tenaga operator...

Di SMKN 7, Nilai 18 Geser Nilai 35

RADARSEMARANG.COM - SKTM yang dipakai guna mendaftar PPDB di Kota Semarang masih menuai protes di kalangan wali murid. SKTM dinilai merampas jatah siswa pintar...