33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Siksa Bagi Mayat yang Tidak Dikubur

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Bapak DR KH Ahmad Izzuddin, M Ag di Jawa Pos Radar Semarang yang saya hormati dan dimuliakan oleh Allah SWT. Seringkali saya mendengar pernyataan dari para tetangga jika ada orang yang meninggal bertepatan hari Jumat, kebanyakan mereka mengeluarkan statemen bahwa si mayit adalah orang yang beruntung. Apakah benar bahwa si mayit aman dari siksa kubur? Kemudian berkaitan dengan siksa, saya ingin meminta penjelasan mengenai orang yang matinya tidak di kubur. Apakah orang yang meninggal tidak dikubur tidak mendapatkan siksa?

Demikian pertanyaan saya, terima kasih atas penjelasan dan jawaban bapak. Wassalamu’alaikum Warahmatullah.

Eka Fitriana, di Tembalang 087834457xxx

Jawaban :

Wa’alaikumussalam Warahmatullah Ibu Eka Fitriana di Tembalang yang saya hormati dan juga dirahmati Allah SWT. Sangatlah beruntung apabila kita jauh dari azab kubur dan dekat dengan nikmat kubur. Imam Abdus as-Salam al-Laqoni menjelaskan, di antara nikmat kubur adalah diluaskan tempat kuburnya, diberikan lentera di pusaranya, dibukakan jendela surga yang masuk ke pintu kuburnya, kuburnya semerbak bau harum, kuburnya dijadikan taman surga.

Berbeda dengan azab kubur, dalam kitab al-Mu’taqadat karya Syaikh Abu al-Mu’in al-Nasafi al-Hanafi diterangkan, kalangan Ahli Sunnah wal Jamaah berpendapat bahwa azab kubur itu memang benar adanya.

Ketika menghadapi kondisi ini, orang mukmin terbagi atas dua kondisi, apabila dia adalah mukmin yang taat, maka dia tidak akan memperoleh siksa dan tetap mendapat impitan kubur dan kengeriannya. Jika seorang mukmin itu bermaksiat, maka dia akan memperoleh siksa dan tetap mendapat impitan kubur. Tetapi perlu diketahui, bahwa siksa kubur tersebut akan terhenti sampai hari dan malam Jumuah, lalu siksaan itu tidak terulang kembali sampai hari kiamat. Dan jika ia mati pada hari atau malam Jumuah maka ia mendapat siksaan itu sesaat dan impitan kubur, lalu siksaan itu terhenti.

Mengenai siksa kubur, sebenarnya kata ini merupakan istilah yang memandang umumnya orang meninggal itu dikuburkan. Sebab setiap mayit yang dikehendaki disiksa oleh Allah SWT, pasti akan mendapatkan siksa. Semua orang kafir dan juga orang mukmin yang durhaka pasti mendapat siksa kubur. Baik ia dikuburkan atau tidak, disalib, dimakan binatang, ditenggelamkan di lautan atau dibakar sehingga menjadi debu yang terbang. Semua tetap mendapatkan siksa sesuai dengan apa yang dikehendaki Allah SWT.

Demikian jawaban yang dapat saya sampaikan semoga ada manfaatnya dan barokah. Amin. Wallahu a’lam bishshowab. (*/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Foto Polisi Dukung Prabowo Sandi, Mabes Polri: Hoax

JawaPos.com - Polri kembali terserang berita bohong alias hoax. Kali ini, mereka dikabarkan berpihak mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2,...

Yaris Angkat Semangat Anti-KKN

SALATIGA- Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga Yuliyanto-Muh Haris (Yaris) terus menggelar konsolidasi. Pekan lalu, pasangan ini menggelar pertemuan dengan partai...

Polres  Persempit Gelombang Unjuk Rasa

DEMAK - Jajaran Polres Demak kemarin malam melakukan razia dibeberapa titik jalan Pantura dan daerah  perbatasan. Razia yang dipimpin Kabagops Kompol Sutomo ini dilaksanakan untuk...

Target Jumlah Pemilih Tak Terpenuhi

BATANG - Tingkat partisipasi pemilih Pilkada Batang hanya berkisar 74 persen, kurang 3 persen dari yang ditargetkan yaitu 77 persen. Namun dalam pelaksanaannya, masih...

PT KAI Tetap Teruskan KA Pelabuhan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tingginya beban jalan raya terutama dari sektor angkutan barang, selain membuat kemacetan juga memiliki potensi kerusakan jalan. Hal inilah yang membuat...

Sopir Bus Jalani Tes Urine

SALATIGA – Puluhan sopir bus yang melintas di Terminal Tingkir, Rabu (14/6), diturunkan dari armadanya. Mereka diminta untuk melakukan tes urine sekaligus diperiksa kesehatannya...