33 C
Semarang
Sabtu, 8 Agustus 2020

Ribuan Warga Meriahkan Kirab Budaya 2017

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BATANG-Ribuan warga di Kabupaten Batang tumpek blek di sekitaran pusat Kota Batang. Dalam rangka Kirab Budaya memperingati Hari Jadi Kabupaten Batang ke-51 (Kamis 27/4) kemarin. Kirab tahun ini, walaupun tidak ada undangan istimewa seperti tahun sebelumnya, tetap berlangsung meriah. Karena diikuti sekitar 100 rombongan peserta dari dari 15 kecamatan, instansi pemerintah, sekolah, UPTD Kecamatan, BUMD hingga instansi swasta di Kabupaten Batang.

Kirab budaya yang mengambil rute dari lapangan Dracik, Jalan Gajah Mada, Jalan Brigjen Katamso, menuju panggung kehormatan di Alun-Alun Batang dan finish di Jalan A Yani, dimeriahkan delapan kereta kencana. Yang ditumpangi oleh Pj Bupati Batang Siswo Laksono beserta Istri, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Wihaji dan Suyono, Sekda Batang Nasikin, Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha, Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, Pimpinan DPRD Kabupaten Batang dan Forkopimda lainnya.

Pj Bupati Batang Siswo Laksono mengatakan bahwa Kirab Budaya ini bertujuan memberikan hiburan yang sehat, edukatif dan bernilai kultural.

“Kemasan yang bagus dengan kearifan lokalnya, bisa menjadi daya tarik masyarakat luar untuk berkunjung ke Kabupaten Batang,” ucapnya.

Salah satu peserta kirab, Camat Limpung Windows Suradji mengatakan bahwa dalam kesempatan ini sebagai warga Batang yang baik, ingin turut nguri-nguri (menjaga) budaya asli Batang. “Untuk memeriahkan kirab ini, kami membawa sekaligus dua grup kesenian Tong Prek dari Desa Wonokerso,” ujarnya.

Ditambahkan Kades Sukorejo Kecamatan Limpung yang turut hadir, bahwa sebenarnya persiapan mereka dadakan, namun karena penuh semangat, jadinya tetap meriah. “Semua kades se-Limpung turut serta, kami mengenakan pakaian batik mBatangan, agar lestari,” ucapnya walaupun berkeringat.

Seperti diduga sebelumnya, walaupun belum sampai finish yang tentukan, yaitu di Jalan Dr Wahidin, hampir semua peserta sudah mengakhiri pawai di Jalan A Yani atau masih 1 kilometer menjelang Finish. (han/sct/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Petani Kesulitan Tebus Pupuk Bersubsidi

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Belum terdistribusinya Kartu Tani membuat para petani di Kabupaten Semarang kesulitan menebus pupuk bersubsidi. Anggota DPRD Kabupaten Semarang, Said Riswanto mengungkapkan hingga...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Gudang Jamu Ilegal Dibongkar

SEMARANG - Ribuan jamu ilegal berbentuk pil, kapsul dan serbuk disita aparat kepolisian Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng. Barang tersebut diamankan dari sebuah gudang...

Sampaikan Pesan Kepada Guru Lewat Wayang Orang

SEMARANG – Pesatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), mencoba menyampaikan pesan kepada pendidik di Indonesia untuk menjadi seorang pengajar yang baik demi menghasilkan generasi bangsa...

Saksi Pergi ke Eropa, Sidang Ditunda

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sidang dugaan penerimaan hadiah uang pengurusan hak atas tanah mencapai Rp 8,6 miliar dari pihak ketiga dengan terdakwa mantan Kepala Kantor Pertanahan Nasional...

Dua Pelaku Curas Diringkus

KAJEN - Kepolisian Resor Pekalongan melalui Sat Reskrim, akhirya berhasil mengungkap dan menangkap dua pelaku tindak pidana pencurian yang di sertai dengan kekerasan (curas)...